Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Kejari Pelalawan Sampaikan Perkembangan Penyidikan Dugaan Tipikor Penyimpangan Penyaluran Pupuk Subsidi Tahun 2019-2022
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)- Kejaksaan Negeri Kabupaten Pelalawan merilis perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam kegiatan penyaluran pupuk subsidi tahun anggaran 2019 hingga Tahun Anggaran 2022 di Kabupaten Pelalawan.
Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pelalawan, Azrijal SH, MH kepada awak media, Jum'at (11/7/2025) melalui pesan rilisnya.
"Sejumlah saksi telah diperiksa diantaranya 2 Produsen, 8 Distributor, 4 Tim verval Kabupaten, 6 Tim Verifikasi dan Validasi Kecamatan Bunut, 7 Tim Verifikasi dan Validasi Kecamatan Bandar Petalangan dan 4 Tim Verifikasi dan Validasi Kecamatan Pangkalan Kura," kata Azrijal.
Sambung Kejari yang dikenal tegas ini, sedangkan untuk Kelompok Tani sudah diperiksa sebanyak 41 Kelompok Tani pada Kecamatan Bunut dengan Anggota Kelompok kurang lebih sebanyak 300 orang. Dan 36 Kelompok Tani pada Kecamatan Bandar Petalangan dengan Anggota Kelompok kurang lebih sebanyak 200 orang. Terakhir 46 Kelompok Tani pada Kecamatan Pangkalan Kuras dengan Anggota Kelompok kurang lebih sebanyak 500 orang.
"Nanti kita kembali melakukan pemanggilan terhadap Ketua dan Anggota Kelompok Tani yang sudah dilakukan pemanggilan namun yang tidak menghadiri panggilan penyidik kembali untuk dilakukan pemeriksaan," terang dalam rilis diterima media ini.
Lanjut Azrijal, proses pengajuan perhitungan kerugian keuangan negara dilakuin oleh auditor. Dalam sprindiknya dilakukan pada 3 Kecamatan diantaranya Kecamatan Bunut, Kecamatan Bandar Petalangan Kecamatan Pangkalan Kuras.
"Dilakukan penyidikan 3 Kecamatan terlebih dahulu dikarenakan keterbatasan SDM Dik Kejaksaan Negeri Kabupaten Pelalawan. Untuk perkembangan penyidikan akan kembali diinformasikan" jelas Kejari Pelalawan.***
Kejari Pelalawan Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Pupuk Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp34 Miliar
Pelalawan (PelalawanPos.co)-Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan kemba.
Polres Pelalawan Musnahkan Lebih 20 Ton Bawang Ilegal di TPA Desa Kemang
Pelalawan (PelalawanPos)– Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan memus.
Paman di Pelalawan Ditangkap atas Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Keponakan
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)- Bejat, mungkin ungkapan itu tepa.
Untuk Ketiga Kalinya, Masjid Ar Razzaq Pangkalan Kerinci Dibobol Maling
PANGKALAN KERINCI (Pelalawanpos) - Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di Masjid Ar Razzaq .
Penyuluh Pertanian Dinilai Rentan Dikaitkan Kasus Pupuk Subsidi, Pemerhati Minta Penegakan Hukum Menyentuh Akar Masalah
Pekanbaru (PelalawanPos.co)— Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) kera.
Kasus Batin Muncak Rantau Viral, Polemik Hukum Adat dan Hukum Positif Kembali Mengemuka di Riau
Pekanbaru (PelalawanPos.co)-Viralnya kasus Jasman selaku Batin Muncak.








