• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 21676 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 21093 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 31230 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 34723 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 36890 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Meranti

Penutupan Panglong Arang Guncang Ekonomi Warga Pesisir, Bupati Meranti Minta DPR RI Turun Tangan

Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 18:48:38 WIB
Cetak
Penutupan Panglong Arang Guncang Ekonomi Warga Pesisir, Bupati Meranti Minta DPR RI Turun Tangan

MERANTI (PelalawanPos)– Penutupan sejumlah panglong arang di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai memicu keresahan di tengah masyarakat pesisir. Ribuan warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas pengolahan arang kini terancam kehilangan sumber penghasilan. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI ikut turun tangan mencarikan solusi yang berpihak kepada masyarakat tanpa mengabaikan aspek hukum dan kelestarian lingkungan.

Permintaan itu disampaikan langsung saat Bupati Asmar menerima audiensi Anggota DPR RI Dapil Riau Fraksi PKB, Iyet Bustami, di Ruang Rapat Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (18/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Asmar menegaskan bahwa dampak penutupan panglong arang tidak hanya dirasakan para pekerja, tetapi juga memukul roda ekonomi masyarakat pesisir secara luas. Aktivitas pencarian kayu bakau, pengolahan arang, distribusi, hingga perdagangan hasil produksi mendadak terhenti.

“Banyak warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas pencarian bakau, pengolahan arang, hingga aktivitas distribusi dan perdagangan, kini kehilangan mata pencaharian,” ujar Asmar.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak, termasuk Bantuan Pangan Non Tunai bekerja sama dengan Bulog. Namun, menurut Asmar, bantuan tersebut hanya bersifat sementara dan belum mampu menjawab persoalan utama masyarakat.

“Yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini adalah solusi jangka panjang yang mampu menjaga keberlangsungan ekonomi rakyat tanpa mengabaikan aspek hukum dan kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Bupati Asmar menegaskan, pemerintah daerah memahami bahwa langkah penertiban dilakukan demi penegakan hukum dan perlindungan kawasan mangrove serta kehutanan. Namun di sisi lain, kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisir yang telah puluhan tahun hidup dari sektor arang juga tidak bisa diabaikan begitu saja.

Karena itu, ia berharap adanya komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, DPR RI, aparat penegak hukum, hingga seluruh pemangku kepentingan agar lahir solusi yang manusiawi dan berkeadilan.
“Kami berharap lahir solusi yang bijaksana, manusiawi, dan berkeadilan bagi masyarakat,” katanya.

Tak hanya meminta solusi jangka pendek, Asmar juga mendorong DPR RI memperjuangkan regulasi yang memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Menurutnya, tata kelola mangrove berkelanjutan, pembinaan usaha rakyat, hingga penyediaan alternatif lapangan kerja perlu menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Kepulauan Meranti Khalid Ali menyebut persoalan perizinan panglong arang memang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Meski demikian, ia menilai keseimbangan antara penegakan hukum, kelestarian lingkungan, dan ekonomi masyarakat harus tetap dijaga.

Sementara itu, Anggota DPR RI Iyet Bustami mengatakan kedatangannya ke Kepulauan Meranti bertujuan mendengar langsung kondisi masyarakat terdampak agar informasi yang diterima pemerintah pusat benar-benar sesuai fakta di lapangan.

“Barangkali ini bisa menjadi informasi yang akurat untuk saya sampaikan ke pusat,” ujar Iyet.

Ia juga menegaskan bahwa penindakan terhadap aktivitas yang merusak lingkungan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2025. Namun, menurutnya, pemerintah tetap harus memperhatikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat kecil.

“Insyaallah, sambil menunggu data, saya akan berkoordinasi dengan rekan-rekan di Komisi IV DPR RI untuk melakukan audiensi bersama Kementerian Kehutanan dan kementerian terkait lainnya guna mencari solusi agar masyarakat bisa kembali bekerja,” ungkapnya.

Usai audiensi, rombongan langsung meninjau panglong arang di Desa Batin Suir, Kecamatan Tebingtinggi Timur. Dalam kesempatan itu, turut disalurkan sebanyak 100 paket sembako kepada para pekerja yang terdampak penutupan panglong arang.

Bagi masyarakat pesisir Meranti, harapan kini tertuju pada hadirnya solusi nyata yang tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memastikan dapur warga tetap mengepul.(Bom) 


 Editor : Rh

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Progres Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Polres Meranti Tuntas 80 Persen.

Ahad, 17 Mei 2026 - 18:50:59 WIB

MERANTI (PelalawanPos)– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Ta.

Daerah

Doa dan Harapan Iringi Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Sungai Emas

Senin, 18 Mei 2026 - 18:42:03 WIB

Kuala Kampar (PelalawanPos)– Harapan baru bagi masyarakat Desa Sung.

Daerah

Hangatkan Kebersamaan, HimAgrotek Gelar Family Gathering Meriah di Alam Mayang

Senin, 18 Mei 2026 - 12:01:00 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)-Suasana penuh kehangatan dan kebe.

Daerah

Ratusan Warga Terdampak Penutupan Panglong Arang di Meranti Terima Bantuan Pemkab

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:31:36 WIB

SELATPANJANG (PelalawanPos)– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Daerah

Zukri Pimpin Apel Siaga Satgas Anti Narkoba, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Bandar Narkoba di Pelalawan

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:04:49 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)– Pemerintah Kabupaten Pelalawan me.

Daerah

Akses Ekonomi Warga Terganggu, Pemkab Pelalawan Usulkan Perbaikan Jalan Provinsi

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:42:44 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) - Merespon keluhan masyarakat di Kecamatan Pelalawan terkait rusak parah.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Penutupan Panglong Arang Guncang Ekonomi Warga Pesisir, Bupati Meranti Minta DPR RI Turun Tangan
18 Mei 2026
Doa dan Harapan Iringi Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Sungai Emas
18 Mei 2026
Hangatkan Kebersamaan, HimAgrotek Gelar Family Gathering Meriah di Alam Mayang
18 Mei 2026
Progres Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Polres Meranti Tuntas 80 Persen.
17 Mei 2026
800 Anak TK-PAUD Meriahkan Hardiknas di Ukui, Guru Disebut Garda Terdepan Bentuk Generasi Hebat
17 Mei 2026
Ratusan Warga Terdampak Penutupan Panglong Arang di Meranti Terima Bantuan Pemkab
15 Mei 2026
Sudah Mampu Tapi Belum Berkurban? Simak Peringatan Rasulullah
15 Mei 2026
Menahan Diri di Era yang Serba Meledak Oleh : Iswadi M.Yazid
15 Mei 2026
Baru 14 Hari Hirup Udara Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Pelalawan
15 Mei 2026
Ribuan Karung Arang Bakau Ilegal Tujuan Malaysia Diungkap Kejari Meranti
14 Mei 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 800 Anak TK-PAUD Meriahkan Hardiknas di Ukui, Guru Disebut Garda Terdepan Bentuk Generasi Hebat
  • 2 Kasus Korupsi Pupuk Subsidi Pelalawan Naik Tahap II, Empat Tersangka Diserahkan
  • 3 Uang Transfer Supplier Raib, Mandor Veron Sawit Dilaporkan ke Polisi
  • 4 Zukri Matangkan Arah Pembangunan Pelalawan 2027 Lewat Rakortekbang
  • 5 Portal KM 55 Pangkalan Kerinci Roboh Dihantam Truk Ekspedisi
  • 6 Zukri dan Husni Tamrin Ikuti Launching Pendidikan Antikorupsi, Siapkan Generasi Pelalawan Berintegritas
  • 7 “Kembalikan Tanah Kami!” Warga Pangkalan Gondai Demo PT PSJ

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media