Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Farhat Abbas Segera Menangani Permasalahan Pembunuhan di Lampung Tengah
Lampung (PelalawanPos.co)-Pengacara Farhat Abbas akan temui langsung keluarga korban pembunuhan Alm. Rahmad, di Kecamatan Anak Tuha Lampung Tengah. Hal tersebut dipastikan setelah Bendahara JMSI Pusat Herwan Acong menemui secara langsung di Jakarta.
Sebelumnya viral di media sosial soal permintaan pihak keluarga korban, meminta keadilan dan memohon bantuan kepada seluruh pihak terkait untuk mengungkap kasus pembunuhan anaknya. Karena diduga kasus kematian anaknya merupakan kasus pembunuhan berencana.
Setelah bertemu langsung dengan Farhat Abbas, Herwan Acong mengatakan bahwa akan segera turun langsung ke rumah korban untuk mendalami kasus tersebut.
"Kami telah bertemu langsung dengan beliau, dan beliau bersedia membantu dan akan cek langsung ke rumah korban untuk mendalami kasus tersebut," ujarnya (5/2/2025).
Diketahui korban ditemukan warga setempat tersangkut di pinggir sungai dengan kondisi masih mengenakan pakaian sekolah lengkap dan masih mengenakan tas, di Sungai Way Waya Bumi Aji, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah pada Kamis 30 Januari 2025
penemuan jasad pelajar itu bermula ketika pihak keluarga tak bisa menemukan keberadaan RK sepulang sekolah dan tidak ada kabar hingga pukul 15.15 WIB.
Kemudian, kata Andik, ibu korban pun melakukan pencarian pada pukul 16.30 WIB dan bertanya kepada teman sebaya RK.
Dari situ, orangtua korban mendapat informasi dari salah satu teman RK yang juga bersekolah di SMAN 1 Anak Tuha bahwa korban pulang bersama Rafly Kurniawan.
Singkat cerita, keluarga dibantu warga dan jajaran Polsek Padang Ratu pun melakukan pencarian dan penyisiran.
Keberadaan korban pun akhirnya ditemukan warga di Sungai Way Waya Bumi Aji dengan kondisi sudah tak bernyawa.
Tangis keluarga pun tak terbendung dan menduga Rahmad menjadi korban pembunuhan oleh teman sekolahnya. Meskipun pelaku sudah tertangkap namun pihak keluarga meminta untuk mendapatkan keadilan yang seadil-asekolahnya. ***
Kejari Pelalawan Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Pupuk Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp34 Miliar
Pelalawan (PelalawanPos.co)-Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan kemba.
Polres Pelalawan Musnahkan Lebih 20 Ton Bawang Ilegal di TPA Desa Kemang
Pelalawan (PelalawanPos)– Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan memus.
Paman di Pelalawan Ditangkap atas Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Keponakan
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)- Bejat, mungkin ungkapan itu tepa.
Untuk Ketiga Kalinya, Masjid Ar Razzaq Pangkalan Kerinci Dibobol Maling
PANGKALAN KERINCI (Pelalawanpos) - Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di Masjid Ar Razzaq .
Penyuluh Pertanian Dinilai Rentan Dikaitkan Kasus Pupuk Subsidi, Pemerhati Minta Penegakan Hukum Menyentuh Akar Masalah
Pekanbaru (PelalawanPos.co)— Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) kera.
Kasus Batin Muncak Rantau Viral, Polemik Hukum Adat dan Hukum Positif Kembali Mengemuka di Riau
Pekanbaru (PelalawanPos.co)-Viralnya kasus Jasman selaku Batin Muncak.








