Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Biadab, Bocah 4 Tahun Dicabuli di Pangkalan Kerinci, Orangtua Korban Minta Kawal JMSI Pelalawan
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co) -Kasus pencabulan anak dibawah umur kembali terjadi di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Kali ini dialami anak berinisial PG anak dari seorang ibu Ria Irawati (35). Pasalnya, Ibu Korban sudah melaporkan ke pihak Polres Pelalawan pada tanggal 2 September 2024, namun hingga saat ini pelaku masih bebas berkeliaran.
Ria Irawati didampingi Chandra Yoga Adiyanto SH MH sebagai pengacara dari unit UPTD PPA Kabupaten Pelalawan meminta bantuan pengawal terkait kasus kliennya kepada Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Pelalawan, Rabu (25/9/2024).
Hal itu langsung disambut Ketua JMSI Pelalawan Erik Suhenra S. I. Kom didampingi Ketua Suara Independen Jurnalis Indonesia (SIJI) Kabupaten Pelalawan Amri Koto dalam menyuarakan keadilan bagi korban pencabulan anak dibawah umur.
"Kami datang ke Kantor JMSI Pelalawan meminta dukungan dan pengawal dari rekan rekan media terkait kasus pencabulan yang dialami klien kami," ucap pengacara Chandra Yoga Adiyanto SH MH dari unit UPTD PPA Kabupaten Pelalawan.
Lebih lanjut pria disapa Candra ini menjelaskan, dirinya berharap perkara ini menjadi atensi Kapolres Pelalawan, mengingat bahwa perkara anak yang masih bocah perempuan berumur 4,5 tahun yang diduga dicabuli.
"Perkara ini sudah dilaporkan klien kami pada tanggal 2 september 2024 di Polres Pelalawan. Namun sampai hari ini terlapor belum juga ditangkap, terlebih kedua orang tua korban sudah di periksa, tetangga juga sudah diperiksa, anak korban sudah di visum dan anak korban sudah dilakukan konseling oleh psikolog," terang Candra.
Selain itu, Candra menambahkan bahwa terlapor ini merupakan tetangga anak korban, sangat akrab dengan kedua orang tua anak korban, sering membantu, dan juga memang sering bermain dengan anak korban, sering dibawa kerumahnya.
"Sekali lagi kami meminta bantuan JMSI Pelalawan agar bersama sama mengawal perkara ini dan berharap terlapor dapat di proses dan ditangkap kemudian di adili berdasarkan hukum yang berlaku agar orang tua anak korban mendapatkan keadilan," tegasnya.
Sementara itu, Ketua JMSI Kabupaten Pelalawan Erik Suhenra S. I. Kom menyambut kedatangan Ibuk Ria Irawati bersama pengacaranya Chandra Yoga Adiyanto SH MH dari unit UPTD PPA Kabupaten Pelalawan.
"Insya Allah, kita akan bersama mengawal kasus ini, agar Ibu Korban Pencabulan anak dibawah umur mendapatkan keadilan, mengingat Hukum adalah Panglima Tertinggi di Negara ini. Untuk itu, kita akan bersama sama mengawal kasus pencabulan anak dibawah umur ini, kita juga akan berkoordinasi dengan pihak Polres Pelalawan agar pelaku secepatnya ditahan," pungkas Erik. ***
Kejari Pelalawan Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Pupuk Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp34 Miliar
Pelalawan (PelalawanPos.co)-Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan kemba.
Polres Pelalawan Musnahkan Lebih 20 Ton Bawang Ilegal di TPA Desa Kemang
Pelalawan (PelalawanPos)– Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan memus.
Paman di Pelalawan Ditangkap atas Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Keponakan
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)- Bejat, mungkin ungkapan itu tepa.
Untuk Ketiga Kalinya, Masjid Ar Razzaq Pangkalan Kerinci Dibobol Maling
PANGKALAN KERINCI (Pelalawanpos) - Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di Masjid Ar Razzaq .
Penyuluh Pertanian Dinilai Rentan Dikaitkan Kasus Pupuk Subsidi, Pemerhati Minta Penegakan Hukum Menyentuh Akar Masalah
Pekanbaru (PelalawanPos.co)— Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) kera.
Kasus Batin Muncak Rantau Viral, Polemik Hukum Adat dan Hukum Positif Kembali Mengemuka di Riau
Pekanbaru (PelalawanPos.co)-Viralnya kasus Jasman selaku Batin Muncak.








