Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
KAMMI Pelalawan Dukung Satgas PKH Tertibkan Kawasan TNTN
PELALAWAN (Pelalawanpos) — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Pelalawan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis yang dilakukan oleh Satuan Tugas Penyelamatan Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam menertibkan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Provinsi Riau.
Dalam pernyataannya, Ketua KAMMI Komisariat Pelalawan, Wahyu Widodo, menegaskan bahwa TNTN merupakan kawasan konservasi yang memiliki peran penting sebagai paru-paru dunia, habitat satwa langka, serta kawasan penyangga ekosistem yang harus dilindungi dari praktik ilegal.
"Kami mendukung sepenuhnya langkah tegas Satgas PKH dalam upaya menyelamatkan TNTN dari aktivitas perambahan dan kebun sawit ilegal. Tindakan ini adalah bentuk keberpihakan nyata terhadap lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam Indonesia,” Ujar Wahyu
KAMMI juga mengapresiasi keterlibatan langsung pemerintah pusat melalui pembentukan Satgas PKH yang berkoordinasi dengan Kementerian, TNI, Polri, dan Kejaksaan.
"Penertiban terhadap ribuan hektare kebun sawit ilegal serta penyitaan alat berat dinilai sebagai langkah penting untuk mengembalikan fungsi konservasi TNTN yang telah rusak parah akibat pembukaan lahan ilegal,"imbuhnya
Selain itu, KAMMI Pelalawan menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap mafia lahan dan pihak-pihak yang menerbitkan sertifikat kepemilikan di kawasan konservasi.
“KAMMI Pelalawan mendesak agar aparat penegak hukum memproses pihak-pihak yang terlibat dalam penerbitan SHM atau izin palsu di dalam TNTN, agar ada efek jera dan tidak terulang kembali,” tegasnya.
KAMMI juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa di Pelalawan, untuk ikut serta dalam gerakan penyelamatan lingkungan dan menolak aktivitas eksploitasi yang merusak hutan.
“Menjaga TNTN bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab moral kita sebagai anak bangsa. Biarkan hutan tetap menjadi hutan,” tutupnya.
Putra dari Desa Sering Kecamatan Pelalawan ini berharap agar langkah-langkah penyelamatan TNTN terus dikawal secara transparan, adil, dan mengedepankan prinsip keadilan ekologis demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
"Harapan kita, TNTN bisa jadi rumah untuk semua makluk hidup, dan terjaga kelestariannya,"pungkas Wahyu***
Deru Ketinting Menghidupkan Sungai Kampar, Harapan Baru Pariwisata Pelalawan
Pelalawan (PelalawanPos)– Deru mesin ketinting memecah keheningan S.
JMSI Riau dan Agrinas Palma Nusantara Gaungkan Sawit Berkelanjutan, Akademisi hingga Mahasiswa Antusias Berdiskusi
PEKANBARU (PelalawanPos)– Komitmen mewujudkan industri kelapa sawit.
Mengabdi dengan Hati, Bupati Zukri Raih Amanah Leadership Award JMSI Riau 2026
PEKANBARU (PelalawanPos.co)– Malam puncak peringatan Hari Ulang Tah.
Kompak Cegah Karhutla, APP Gruop Dukung Basis Tata KelolaAir Gambut
PELALAWAN (Pelalawanpos) - Korporasi Hutan Tanaman Industri (HTI) dibawah APP Group melalui unit .
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Terima Pin Emas JMSI Riau, Apresiasi Kemitraan Media dalam Menjaga Kebangsaan
PEKANBARU (PelalawanPos)– Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam).
UAS Terima JMSI Award 2026, Dinobatkan sebagai "Voice of the Ummah"
Pekanbaru (PelalawanPos)– Pendakwah kondang nasional, Ustadz Abdul .








