Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Siswa SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci Diduga Dikeroyok Hingga Mengalami Geger Otak
Pekanbaru (PelalawanPos.co)-Bagaimana Orangtua tidak sedih melihat buah hati nya diduga menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan dalam pertandingan futsal antar pelajar di Pekanbaru.
Korban yang bernama Afif siswa SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci itu terpaksa di rawat Rumah Sakit Pekanbaru mengiat kondisi siswa yang sangat memprihatinkan yang diduga mengalami geger otak.
Diduga Kejadian pemukul dan pengeroyokan itu terjadi pada hari Sabtu tanggal 25 Febuari 2023 sekira pukul 18.00 WIB di Lapangan futsal Jidane Sport Pekanbaru.
Pasalnya, kasus pemukulan dan pengeroyokan siswa SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci tersebut sudah ditangani pihak berwajib Polresta Pekanbaru.
Hal ini disampaikan Orangtua korban, Desmiyanti bahwa anaknya Afif pada hari Sabtu tanggal 25 Febuari 2023 mengikuti pertadingan futsal dengan membawa nama sekolahnya SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci melawan SMK Hasanah yang bermain dilapangan futsal Pekanbaru dalam ajang turnamen futsal antar Pelajar.
"Pada saat itu, anak saya di babak Kedua mendapatkan serangan dari pihak lawan. dan seketika itu, anak saya dikeroyok dan dianiaya lebih dari 10 orang pelajar. Lalu, anak saya dilarikan kerumah sakit dan mengalami gegar otak dan kini dirawat di Rumah Sakit," ucap Orangtua korban.
Sambung Desmiyanti, yang membuat hati ini miris, ketika Afif dianiaya dan dikeroyok oleh pelajar SMK Hasana, informasi dari teman-temannya, pihak panitia tidak ada yang melerai atau membela pada saat kejadian, padahal itu turnamen futsal resmi.
"Afif ini korban penganiayaan dan pengeroyokan bukan satu lawan satu. Jadi, hati ini selaku Orangtua sangat sedih dan sakit melihat kejadian yang menimpa anak saya," ungkap Desmiyanti dengan nada sedih.
"Kami sudah laporkan ke Polresta Pekanbaru, karena ini sungguh tindakan penganiayaan dan pengeroyokan yang sangat keji. Sampai anak kami mengalami geger otak dan masih dirawat dirumah sakit sampai saat ini," lanjutnya.
Ditambahkan Desmiyanti, agar para pelaku pengeroyokan dan penganiayaan ini ditangkap dan disanksi pihak sekolah agar tidak ada lagi kekerasan-kekerasan antar pelajar.
Hal senada juga disampaikan, Yuni Elfa selaku kakak Afif (korban) menambahkan sangat menyesalkan pihak panitia yang tidak langsung menghubungi dan tidak ada etikad baik terkait peristiwa yang menimpa adiknya tersebut.
"Saat kejadian, pihak panitia tidak ada menghubungi kami, malah kami yang menghubungi pihak panitia. Dan saat mengetahui adik saya (Afif) menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan saat turnamen futsal antar pelajar tersebut, pihak panitia malah meminta agar kami mendatangi dan berdamai dengan pihak sekolah yang melakukan penganiayaan dan pengeroyokan. Kan Etika pihak panitia ini tidak ada dan sangat kami sesalkan," kata Yuni.
Pertandingan futsal ini resmi, yang diselenggarakan oleh Dispora Provinsi Riau dan Dinas Pendidikan. Jadi, ini bukan turnamen futsal ada penanggung jawab yaitu panitia.
" Ini pertandingan resmi dan diposting di media sosial. Namun, ketika adik saya (Afif) menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan, pihak panitia tidak melerai dan memisahkan saat kejadian yang membuat adik saya menjadi korban dan masuk rumah sakit," singkatnya.
Sementara itu, Anggota Dewan Pendidikan Provinsi Riau H Herman Maskar S.Pd, M.Si sangat menyesalkan hal itu bisa terjadi.
"Saye sudah koordinasi dengan ketua dewan Pendidikan Riau, besok pagi saye langsung ke SMA 1 Pangkalan kerinci. Selain itu, Dewan Pendidikan Riau besok akan menjumpai pihak panitia," ujar Anggota Dewan Pendidikan Riau ini.***
Predator Anak Berkedok Guru Les dan Pelatih Bola di Pelalawan, Divonis 15 Tahun Penjara
PELALAWAN (PelalawanPos.co)– Upaya penegakan hukum terhadap kejahat.
Sadis! Kasir PT MPT Ditusuk 22 Kali Demi Rp76 Juta, Pelaku Dibekuk Kurang dari 12 Jam
PELALAWAN (PelalawanPos.co)– Aksi perampokan sadis yang nyaris mere.
Polres Pelalawan Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Pencabulan Anak 7 Tahun Diamankan Warga dan Polisi
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos) – Aksi cepat warga dan aparat kepo.
Sadis! Remaja Penolong Dibunuh Demi Motor, Polisi Kejar Pelaku Hingga Banten
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)– Aksi keji yang merenggut nyawa se.
Pemkab Pelalawan Gandeng Kejari, Perkuat Pengawasan dan Pendampingan Hukum Pemerintahan
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)-Pemerintah Kabupaten Pelalawan resmi.
Baru 14 Hari Hirup Udara Bebas, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Pelalawan
PELALAWAN (PelalawanPos)– Baru 14 hari menghirup udara bebas usai k.








