Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Tausiyah Menyentuh Hati, Ustadz Wandi Ingatkan Kemuliaan Tak Diukur dari Harta
PELALAWAN (PelalawanPos)– Tausiyah yang disampaikan Ustadz Wandi Syaputra dalam sebuah majelis keagamaan di Kabupaten Pelalawan sukses menggugah hati para jamaah. Mengangkat tema “Kemiskinan Bukan Penghalang Kemuliaan”, ceramah tersebut menjadi pengingat kuat bahwa nilai seseorang tidak diukur dari harta, melainkan dari iman dan akhlaknya.
Dengan gaya penyampaian yang lembut namun penuh makna, Ustadz Wandi mengajak masyarakat untuk tidak minder menjalani hidup dalam keterbatasan ekonomi. Ia menegaskan, banyak orang sederhana justru memiliki derajat mulia di sisi Allah SWT karena kesabaran dan keteguhan imannya.
“Jangan pernah malu menjadi orang miskin. Yang membuat manusia mulia bukan hartanya, tetapi ketakwaannya,” ujar Ustadz Wandi di hadapan jamaah.
Suasana majelis pun mendadak hening ketika ia mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara. Menurutnya, kekayaan bukan jaminan kebahagiaan, sedangkan kemiskinan bukan berarti kehinaan.
“Banyak orang hidup sederhana tetapi tenang, dicintai masyarakat, dan dekat dengan Allah. Sebaliknya, tidak sedikit orang kaya yang hidupnya gelisah karena jauh dari keberkahan,” tuturnya.
Dalam tausiyah tersebut, Ustadz Wandi juga menyinggung pentingnya menjaga harga diri meski hidup dalam kesulitan. Ia mengajak masyarakat untuk tetap bekerja keras, jujur, dan tidak mengambil jalan yang salah demi memenuhi kebutuhan hidup.
“Lebih mulia makan hasil keringat sendiri meski sedikit, daripada hidup mewah dari cara yang haram,” tegasnya yang langsung disambut anggukan para jamaah.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan masyarakat yang diberi kelebihan rezeki agar lebih peduli kepada kaum dhuafa, anak yatim, dan mereka yang sedang berjuang menghadapi tekanan ekonomi.
Menurutnya, kemuliaan seseorang justru terlihat dari sejauh mana ia mampu membantu sesama tanpa memandang status sosial.
Tausiyah yang berlangsung penuh kehangatan itu membuat banyak jamaah terharu. Beberapa di antaranya mengaku mendapatkan semangat baru untuk tetap bersyukur dan tidak menyerah menghadapi kerasnya kehidupan.
Melalui tema “Kemiskinan Bukan Penghalang Kemuliaan”, Ustadz Wandi Syaputra berharap masyarakat semakin kuat secara spiritual dan menjadikan iman sebagai pegangan utama dalam menghadapi berbagai ujian hidup.***
“Keberkahan dalam Keterbatasan” Tausyiah Ustad Wandi Saputra
PelalawanPos.Co – Dalam kehidupan yang serba cepat dan penuh tuntut.
Kisruh Dana Zakat untuk Z-Park Memanas, Alumni UIN Suska: Sudah Sesuai Fatwa MUI
Pelalawan (PelalawanPos)-Polemik pemanfaatan dana zakat untuk investa.
Shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Al-Kiram Bandar Seikijang Berlangsung Khidmat, Khatib Ajak Jaga Nilai Ramadhan
Bandar Seikijang (PelalawanPos)— Suasana penuh khidmat dan kebersam.
Bupati Zukri dan Wabup Husni Tamrin Sholat Idul Fitri Bersama Masyarakat di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)– Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., M.
Masjid Al-Hidayah 131 Pangkalan Kerinci Gelar Sholat Idul Fitri Perdana Besok
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co) – Masjid Al-Hidayah 131 yang be.
Menjemput Idul Fitri: Momentum Rekonsiliasi dalam Keluarga Muslim
PelalawanPos.co- Ramadhan perlahan mendekati penghujungnya. Dalam wak.








