Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Kisruh Dana Zakat untuk Z-Park Memanas, Alumni UIN Suska: Sudah Sesuai Fatwa MUI
Pelalawan (PelalawanPos)-Polemik pemanfaatan dana zakat untuk investasi di kawasan wisata Z-Park kian memanas dan menjadi sorotan publik di Kabupaten Pelalawan. Perdebatan yang melibatkan berbagai kalangan ini kini mendapat tanggapan dari perspektif akademis.
Salamuddin Toha, alumni Fakultas Ushuluddin UIN Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, menilai isu tersebut tidak seharusnya dipandang secara sempit. Ia menegaskan bahwa penggunaan dana zakat untuk investasi produktif telah memiliki dasar yang jelas dalam kajian keislaman kontemporer.
“Dalam konteks pemikiran Islam modern di Indonesia, pengelolaan zakat untuk kegiatan produktif, termasuk investasi, bukan hal baru. Ini sudah diatur dalam Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2003,” ungkap Salamuddin, Ahad (19/4/2026).
Menurutnya, fatwa tersebut secara tegas memberikan ruang bagi pengelolaan dana zakat dalam bentuk investasi, selama memenuhi prinsip-prinsip syariah. Hal ini mencakup aspek keamanan dana, pengelolaan yang profesional dan amanah, serta jaminan bahwa hasilnya kembali kepada mustahik.
“Artinya, secara prinsip, tidak ada yang bertentangan. Justru ini bisa menjadi langkah strategis dalam penguatan ekonomi umat,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa orientasi utama pengelolaan zakat tetap harus berpijak pada kemaslahatan, bukan sekadar mengejar keuntungan. Dalam perspektif ushuluddin, zakat memiliki dimensi sosial yang kuat sebagai instrumen pemerataan ekonomi.
“Dalam maqashid syariah, ini bagian dari menjaga dan mengembangkan harta sekaligus mengurangi kesenjangan sosial. Islam itu adaptif terhadap perubahan zaman,” tambahnya.
Di tengah pro dan kontra yang berkembang, Salamuddin mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam polarisasi yang berlebihan. Ia justru melihat polemik ini sebagai peluang untuk meningkatkan pemahaman publik tentang fikih zakat kontemporer.
“Ini momentum untuk edukasi. Bagaimana zakat tidak hanya disalurkan secara konsumtif, tapi juga produktif dan berdampak jangka panjang,” tegasnya.
Ia berharap polemik Z-Park tidak berhenti pada perdebatan semata, tetapi mampu melahirkan sistem pengelolaan zakat yang transparan, profesional, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Dengan demikian, isu yang sempat memicu perdebatan ini justru berpotensi menjadi titik balik dalam pengelolaan zakat yang lebih modern dan solutif bagi persoalan kemiskinan di daerah.***
Perdana Gelar Pemotongan Hewan Kurban, Masjid Al-Hidayah 131 Sembelih 6 Sapi dan 1 Kambing
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)– Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 .
Kemenag Pelalawan Catat 3.044 Hewan Kurban pada Iduladha 1447 H
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)— Kantor Kementerian Agama Kabupate.
Ustadz Muhammad Absori Lc: Idul Adha Ajarkan Keikhlasan, Pengorbanan dan Kepedulian Sesama
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co)— Momentum Hari Raya Idul Adha 1.
Sudah Mampu Tapi Belum Berkurban? Simak Peringatan Rasulullah
PelalawanPos- Menjelang Hari Raya Iduladha, umat Islam kembali diinga.
Tausiyah Menyentuh Hati, Ustadz Wandi Ingatkan Kemuliaan Tak Diukur dari Harta
PELALAWAN (PelalawanPos)– Tausiyah yang disampaikan Ustadz Wandi Sy.
“Keberkahan dalam Keterbatasan” Tausyiah Ustad Wandi Saputra
PelalawanPos.Co – Dalam kehidupan yang serba cepat dan penuh tuntut.








