• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 31492 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 30868 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 41055 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 44496 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 47203 Kali

  • Home
  • Peristiwa
  • Pelalawan

Ribuan Ikan Mabuk di Sungai Pangkalan Kerinci, Apa Penyebabnya?

Redaksi

Rabu, 09 Juni 2021 20:15:31 WIB
Cetak
Ribuan Ikan Mabuk di Sungai Pangkalan Kerinci, Apa Penyebabnya?
Anggota DPRD Pelalawan Dapil I, H Abdullah S.Pd didampingi Kades Makmur Suwardi Meninjau lokasi Ikan Mengapung dengan Kondisi Mabuk di Sungai Pangkalan Kerinci.

PelalawanPos.co- Ribuan ikan di aliran Sungai Pangkalan Kerinci di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau ditemukan mengapung dengan kondisi mabuk, Rabu Rabu (9/6/21) diduga karena air sungai itu tercemar limbah pabrik.

Kondisi tersebut dimanfaatkan sejumlah warga Pangkalan Kerinci yang berada tidak jauh dari sungai untuk menangkap ikan yang sudah mengapung.

Hal ini dibenarkan, Shaleh (40) warga Pangkalan Kerinci mengatakan bahwa masyarakat berbondong- bondong mencari ikan yang mengapung dengan kondisi mabuk di Sungai Pangkalan Kerinci sejak pagi tadi sekira pukul 09.00 WIB.

"Kita tidak tau penyebabnya pak, namun katanya diduga disebabkan limbah pabrik, gitu si katanya pak. Ya, dengan kondisi ikan mabuk ini dimanfaatkan sejumlah warga untuk ditangkap dan dikonsumsi sendiri," kata Shale kepada media ini.

Lanjut dikatakanya, bahwa sejak pagi tadi sudah puluhan kilogram masyarakat mendapatkan ikan yang mabuk di Sungai Pangkalan Kerinci. Hingga sampai sekarang masyarakat masih mencari ikan yang mabuk di sungai ini.

Sementara itu, Kepala Desa Makmur Suwardi bersama Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, H Abdullah S.Pd langsung meninjau lokasi dan menyaksikan ribuan ikan mabuk di Sungai Pangkalan Kerinci.

"Saya mendapat laporan masyarakat bahwa banyak ikan mengapung dengan kondisi mabuk sekira pukul 13.00 WIB. Selanjutnya, saya menghubungi wartawan dan anggota DPRD Pelalawan, H Abdullah untuk meninjau lokasi ikan mabuk," ujar Suwardi.

Sambung Suwardi, kondisi seperti ini sering terjadi di Sungai Pangkalan Kerinci, bahkan diakhir tahun kemarin juga ribuan ikan mabuk. Itulah, penyebabnya belum bisa diketahui.

Disisi lain, Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Dapil I Pangkalan Kerinci, Abdullah S.Pd menyebutkan bahwa dirinya mendapat laporan ikan mabuk pada pukul 15.00 WIB. Dirinya, langsung bergerak meninjau lokasi.

"Kita sampai dilokasi, langsung melihat banyak warga yang menangkap ikan yang mabuk, dengan kondisi mabuk masyarakat sangat mudah ditangkap. Kata warga, ikan yang ditangkap akan di konsumsi sendiri," terangnya.

Ditambahkan Abdullah, terkait kejadian ini sudah dilaporkan kepada pihak DLH agar menurunkan tim untuk memngambil sampel agar diperiksa segera terkait adanya dugaan apa. Sebab dirinya khawatir ikan yang di tangkap oleh warga apakah layak dikonsumsi atau tidak.

"Di hulu dari sungai kerinci ini ada terdapat perusahaan kelapa sawit akan tetapi kita harus telusuri lebih lanjut apakah kejadian ikan mabuk ini disebabkan oleh kelalaian pihak perusahaan atau ada oknum yang sengaja meracuni sungai kerinci ini, jika didengar dari masyarakat diduga dari pabrik kelapa sawit tersebut akan tetapi hal ini tetap harus kita telusuri lebih lanjut," tegasnya. (RH)


 Editor : Es

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

DEWI Meranti Meriah, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Turut Ambil Peran

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:42:52 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) - Mahasiswa KKN UIN Suska Riau turut mengambil bagian dalam menyukseskan.

Peristiwa

Kabut Asap Menyelimuti Pelalawan, Suryadi Bagikan 1.000 Masker Gratis untuk Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:34:26 WIB

PELALAWAN (PelalawanPos.co)— Kepedulian terhadap masyarakat tak sel.

Peristiwa

Payo ZV Didiskualifikasi Usai Menang, Kontroversi Lubuk Raja Cup II Makin Memanas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:38:04 WIB

PELALAWAN (PelalawanPos.co)– Kontroversi mewarnai pelaksanaan Lubuk.

Peristiwa

Diduga Tak Kantongi Identitas Resmi, Oknum Jukir Paksa Pemotor Bayar Parkir di Depan Tokoh Toserba 600 Pangkalan Kerinci

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:40:47 WIB

PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co)— Aktivitas parkir di kawasan La.

Peristiwa

Wabup Pelalawan Bersama Kapolres Turun Langsung Padamkan Karhutla di Teluk Binjai

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:34:57 WIB

Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutl.

Peristiwa

Ribuan Warga Kepung PKS PT THIP, Tuding 28 Tahun Tak Beri Manfaat: Ancam Rebut Hak Jika Tuntutan Diabaikan

Ahad, 02 Agustus 2026 - 09:02:36 WIB

Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Gelombang protes besar mengguncang.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Huzni Kembali ke Pidsus, Kini Pimpin Seksi Pidsus Kejari Pekanbaru
15 September 2026
100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih
15 September 2026
Diduga Cabuli Anak dan Sebar Video Seksual di WhatsApp, Pelaku Dibekuk Polres Pelalawan
14 September 2026
HIPMAWAN Dukung Program Aren Pelalawan: Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Membangun Ekonomi dan Wisata Masa Depan
14 September 2026
Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
13 September 2026
Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan
11 September 2026
Jelang HUT ke-27, Pemkab Pelalawan Percepat Penyelesaian Tahap Akhir Tugu Bono
11 September 2026
Bupati Zukri Gerak Cepat Atasi Banjir Pangkalan Kerinci: Jangan Tunggu Banjir Datang Baru Bergerak!
11 September 2026
Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam
11 September 2026
Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448 H, Wabup Ajak Masyarakat Perbanyak Doa
10 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
  • 2 Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan
  • 3 Bupati Zukri Gerak Cepat Atasi Banjir Pangkalan Kerinci: Jangan Tunggu Banjir Datang Baru Bergerak!
  • 4 Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam
  • 5 Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448 H, Wabup Ajak Masyarakat Perbanyak Doa
  • 6 JMSI Dumai Resmi Dilantik, Pesan Keras Syafriadi: Wartawan Harus Paham Kode Etik
  • 7 Kapolda Riau Turun Langsung Padamkan Karhutla di Pelalawan, 300 Jerigen Formula X-Fire Dikerahkan

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media