Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Waduh..! Belum Lama Ditertibkan, Diduga Kedai Kopi Jadi Tempat Prostitusi
PelalawanPos.co-Belum lama pihak instansi terkait melakukan penertiban diduga tempat Praktik prostitusi di Jalan Lintas maupun Hotel dan Wisma di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Bisnis Prostitusi atau tempat Esek-esek diduga berkedok warung kopi atau warung minuman yang berada di Jalan Koridor PT.Rapp KM II kini tampak kembali marak.
Informasi diperoleh awak media ini atas pengakuan seorang warga berinisial DK (36) bahwa tempat itu adalah warung esek-esek dan menjalani bisnis prostitusi dengan berkedok warung kopi atau minuman lainya.
"Saya pernah ke situ bang ternyata di warung itu ada wanita yang melayani kalau kita duduk di situ, setelah kita minum nanti mereka menawarkan jasa esek-eseknya, saat saya tanyakan pasarannya mulai dari 350.000 hingga 500.000 bang," akuinya kepada awak media ini, pada Selasa (14/06/2022).
Didapati keterangan saat awak media ini melakukan percakapan di lokasi warung tersebut dengan "wanita malam" yang sudah tampak setengah baya berinisial (RN) mengaku, "saya baru disini bang, dan saya tidak tau daerah sini bang, kalau pasaran saya 350.000 hingga 500.000 dan warung kami terkadang buka sampai pagi, " ujarnya.
Saat ditanyai siapa pemilik warung, mereka enggan menyebutkan siapa pemiliknya.
Saat dikonfirmasi Ketua RT.06 Joko mengatakan, "kami sebagai warga merasa terganggu, sebelumnya warga kita pernah beramai-ramai mendatangi warung tuak karena warga merasa terganggu akibat suara musik yang keras. Sementara itu, kini kita kembali mendapat laporan dari warga bahwa ada praktek prostitusi tempatnya berkedok warung kopi, ini harus segera ditindak," ujarnya.
Hal Senada di sampaikan Ketua RT 08 T.Chairul menambahakan, "praktek ini tidak bisa dibiarkan apalagi dekat dengan pemukiman warga. Sebab ini sudah tidak bisa ditolerir lagi, untuk itu kami sebagai warga masyarakat RT.06 dan RT.08 meminta agar pemerintah atau penegak hukum dapat segera mungkin untuk menutup tempat itu," tegas Chairul.
Sementara itu, berdasarkan laporan masyarakat atas informasi ini, akan dilanjutkan ke Instansi terkait. (Tim)
Keluarga Besar Ali Usman Demo di Pelabuhan PT Arara Abadi, Tuntut Pengembalian Lahan
Teluk Meranti (PelalawanPos.co) – Keluarga Besar Ali Usman (KB.AU) .
Warga Pangkalan Kerinci Kecewa, Penukaran Uang Sulit Diakses, Diduga Dimanfaatkan Oknum
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)– Sejumlah warga Pangkalan Kerinci .
Warga Kuala Kampar Diterkam Harimau Saat Beristirahat di Dermaga Serapung
Kuala Kampar (PelalawanPos)– Seorang warga Desa Teluk, Kecamatan Ku.
Perjuangan Tujuh Tahun Rendi Berbuah Keadilan, Disnaker Pelalawan Jadi Penengah Hak Pekerja
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co) – Pagi itu, wajah Rendi tampak .
Polres Pelalawan Selidiki Temuan Gajah Mati di Areal Konsesi PT RAPP Ukui
Ukui (PelalawanPos)-Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan melakukan pen.
7,5 Tahun Kerja Tetap Berstatus Kontrak, Pekerja Maintenance PT RAPP Mengadu ke Disnaker
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos – Dugaan praktik penyalahguna.








