• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 24674 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 24062 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 34209 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 37700 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 40035 Kali

  • Home
  • Nasional
  • Pelalawan

Mulai Ramai Cibir RAPP, Kebohongan Demi Kebohongan Dibalik Jualan Ekonomi Kreatif

Redaksi

Rabu, 18 Desember 2024 21:47:13 WIB
Cetak
Mulai Ramai Cibir RAPP, Kebohongan Demi Kebohongan Dibalik Jualan Ekonomi Kreatif
Kunker Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya ke Riau Komplek RAPP Pangkalan Kerinci

PELALAWAN (Pelalawanpos) - Di beberapa platform media sosial, masyarakat Kabupaten Pelalawan mulai ramai menyampaikan cibirannya atas upaya pembohongan publik yang dilakukan oleh perusahaan kertas raksasa milik taipan Sukanto Tanoto, PT. Riau Andalan Pulp & Paper. Cibiran itu merupakan respon atas kunjungan kerja Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya ke Komplek RAPP pekan lalu.

Kunker Menteri Ekraf itu berbungkus  pengembangan Desa kreatif, Workshop literasi keuangan dan akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif Desa binaan APRIL-APR  di Hotel Unigraha Komplek PT. RAPP.

Yang jadi pertanyaan masyarakat, dimana desa binaan RAPP itu, dan apa bentuk ekonomi kreatif yang dikembangkan oleh perusahaan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat desa, sedangkan seluruh sendi sendi ekonomi sudah dikuasai oleh perusahaan yang disebut Jikalahari sebagai perusak lingkungan dan hutan Riau.

Salah satu akun tiktok milik seorang praktisi hukum kawakan Apul Sihombing SH MH membahas jamuan khusus RAPP kepada Menteri Ekraf, pengacara ini mempertanyakan seberapa besar kontribusi PT. RAPP dalam mengembangkan ekonomi kreatif, usaha mikro di Kabupaten Pelalawan.

"Hampir boleh dikatakan, tidak ada efek ekonomi yang diperoleh masyarakat Kabupaten Pelalawan khususnya masyarakat di Pangkalan Kerinci," kata Apul

Dilanjutkannya, sejak berdirinya, RAPP telah melakukan monopoli, mulai dari industri hulu sampai industri hilir. Bahkan semua pusat pusat perbelanjaan untuk karyawan sudah diambil alih oleh RAPP.

"Artinya sudah terjadi isolasi ekonomi antara karyawan RAPP dengan masyarakat sekitar, bayangkan mulai dari minimarket, grosir, rumah makan, cafe, tempat tongkrongan semua sudah disediakan RAPP," terangnya

Bahkan RAPP telah membuat isolasi sosial antara masyarakat Pangkalan Kerinci dengan masyarakat di dalam Riau komplek. Bahkan di dalam komunitas sosial masyarakat terjadi faksi antara masyarakat dengan karyawan RAPP.

"Prakteknya dapat di lihat, RAPP membangun kerajaan di dalam negara, lantas apa manfaat ekonomi yang di peroleh masyarakat Kabupaten Pelalawan," tegasnya

"Ekonomi kreatif apa yang bisa didapat masyarakat dari RAPP," katanya

Senada dengan Apul, Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kabupaten Pelalawan Wahyu Widodo mengungkapkan apa yang di pertontonkan RAPP saat kunjungan Menteri Ekraf sangat bertolak belaknga dengan fakta di lapangan. 

Sebagai putra asli Desa Sering yang berbatasan langsung dengan kawasan Industri RAPP tidak merasakan manfaat dari keberadaan RAPP sebagai tetangga desa, ekonomi masyarakat Desa Sering sebagian besar sangat memprihatinkan jauh dari kata pemberdayaan sebagaimana yang didengung dengungkan RAPP.

"Yang di dapat masyarakat Desa Sering dari RAPP cuma bau busuk dan limbah, heran saja mendengarkan petinggi RAPP berbicara tentang komitmen perusahaan dalam pemberdayaan ekonomi kreatif desa desa binaan RAPP," tegas Wahyu

Ditambahkannya, selama beroperasi di kabupaten Pelalawan perusahaan bubur kertas itu hanya berorientasi pada keuntungan semata, makanya ada banyak anak dan cucu perusahaan RAPP tersebar dan menguasai hutan dan tanah Ulayat Kabupaten Pelalawan, yang merusak lingkungan dan jadi pemicu konflik sosial.

"Tidak ada namanya desa binaan ekonomi kreatif, itu cuma jualan RAPP menjilat pejabat pusat, ini kebohongan besar yang dilakukan terus menerus oleh RAPP," kata Wahyu

Sementara itu, Dirut RAPP Mulia Nauli dikonfirmasi terkait cibiran masyarakat di media sosial terkait kunjungan Menteri Ekraf ke Riau komplek dinilai sebagai kebohongan besar RAPP.

Konfirmasi atas hal itu dilayangkan via aplikasi chatting yang ditujukan ke nomor bos RAPP ni. Sayang sampai berita ini tayang yang bersangkutan enggan memberi tanggapannya.

Sikap yang sama juga di tunjukkan oleh  Chief Operating Officer (COO) PT. RAPP Eduward Ginting,konfirmasi lewat WhatsApp enggan dibalasnya. Kedua petinggi di perusahaan Sukanto Tanoto ini memilih diam, walaupun pesan terkirim telah conteng dua.

Pun begitu dengan Humas RAPP, Disra Aldrick dan Budi Firmansyah yang sama sama memilih mengambil sikap diam saat diminta tangggapan nya terkait cibiran masyarakat atas kunker Menteri Ekraf sebagai  pembohongan publik perusahaan tempat Erik dan Budi bekerja.

Erik dan Budi tak merespon konfirmasi media ini lewat aplikasi chatting WhatsApp, padahal alamat pesan ke penyampai citra positif perusahaan itu bermaksud memberikan hak jawab perusahaan atas berita terkait jamuan khusus perusahaan ke Menteri. Dan redaksi media ini juga menghargai kedua humas RAPP itu untuk tidak menggunakan hak jawabnya, karena tidak menjawab juga merupakan hak.***


 Editor : AP

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Kompak Cegah Karhutla, APP Gruop Dukung Basis Tata KelolaAir Gambut

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:54:48 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) - Korporasi Hutan Tanaman Industri (HTI) dibawah APP Group melalui unit .

Nasional

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Terima Pin Emas JMSI Riau, Apresiasi Kemitraan Media dalam Menjaga Kebangsaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:01:43 WIB

PEKANBARU (PelalawanPos)– Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam).

Nasional

UAS Terima JMSI Award 2026, Dinobatkan sebagai "Voice of the Ummah"

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:42:54 WIB

Pekanbaru (PelalawanPos)– Pendakwah kondang nasional, Ustadz Abdul .

Nasional

Saat Harga Sawit Bergejolak, Bupati Zukri Berdiri di Tengah Petani Pelalawan

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:10:41 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)-Di bawah terik matahari siang di .

Nasional

Donor Darah ke-75 KDD Riau Kompleks RAPP Pecahkan Semangat Kemanusiaan, Terkumpul 1.257 Kantong Darah

Senin, 25 Mei 2026 - 09:18:26 WIB

PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)— Semangat kemanusiaan kembali berg.

Nasional

Wahyu Trinanda Puteri Dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Riau 2026, Harumkan Nama Pelalawan

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27:57 WIB

PEKANBARU (PelalawanPos)— Malam Grand Final Duta Pariwisata Riau 20.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
800 Pelari Padati Bhakti Praja, Fun Run Polres Pelalawan Panaskan Road to RBR 2026
21 Juni 2026
Musyawarah Akbar Warga Kelurahan Pelalawan Sepakati Pemda Pimpin Perundingan Fee Tanaman Kehidupan dengan RAPP
20 Juni 2026
Predator Anak Berkedok Guru Les dan Pelatih Bola di Pelalawan, Divonis 15 Tahun Penjara
20 Juni 2026
Perumda Tuah Sekata Buka Suara Soal Demo PNBMR, Tegaskan Tunggakan Usaha Bukan Penyimpangan Keuangan
20 Juni 2026
Bupati Zukri Sambut Menteri LH di Pelalawan, Sekat Kanal Jadi Senjata Lawan Kebakaran Gambut
20 Juni 2026
Sadis! Kasir PT MPT Ditusuk 22 Kali Demi Rp76 Juta, Pelaku Dibekuk Kurang dari 12 Jam
19 Juni 2026
Kompak Cegah Karhutla, APP Gruop Dukung Basis Tata KelolaAir Gambut
19 Juni 2026
Komnas PA Pelalawan Pantau SPMB di SDN 006 Pangkalan Kerinci, Pastikan Hak Anak dan Transparansi Terjaga
19 Juni 2026
Fajar–Oktavia Menang! Harapan Baru Mahasiswa ITP2I untuk BEM yang Lebih Progresif
18 Juni 2026
Muharram Jadi Titik Awal Perubahan: Bupati Zukri Tanam Aren, Siapkan Masa Depan Ekonomi Kuala Kampar
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Musyawarah Akbar Warga Kelurahan Pelalawan Sepakati Pemda Pimpin Perundingan Fee Tanaman Kehidupan dengan RAPP
  • 2 Predator Anak Berkedok Guru Les dan Pelatih Bola di Pelalawan, Divonis 15 Tahun Penjara
  • 3 Muharram Jadi Titik Awal Perubahan: Bupati Zukri Tanam Aren, Siapkan Masa Depan Ekonomi Kuala Kampar
  • 4 Di Tengah Kritikan, Perumda Tuah Sekata Pastikan Agroniaga Tetap Jalan dan Kewajiban Ditata
  • 5 Lautan Manusia Sambut 1448 Hijriah, Pelalawan Ukir Tradisi Baru Bersama UAS dan Ikan Bakar 5,5 Ton
  • 6 Tangis Haru Sambut Kepulangan 223 Jamaah Haji Pelalawan, Bupati Zukri: Semoga Menjadi Haji Mabrur
  • 7 Polres Pelalawan Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Pencabulan Anak 7 Tahun Diamankan Warga dan Polisi

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media