Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Langkah Emas dari Ukui: Tiwa dan Mimpi yang Berlari Hingga Thailand di ASEAN Para Games 2025
Internasional (PelalawanPos.co)-Di lintasan lari sejauh 1.500 meter itu, Tiwa tidak hanya membawa nomor pertandingan di dadanya. Ia membawa harapan, doa, dan kebanggaan dari sebuah kecamatan kecil bernama Ukui, Kabupaten Pelalawan. Di ajang ASEAN Para Games Thailand, Tiwa berlari bukan sekadar mengejar garis finis, tetapi menjemput mimpi yang telah lama ia rawat dengan ketekunan dan keyakinan.
Ketika peluit start dibunyikan, Tiwa melangkah mantap. Setiap ayunan kaki adalah hasil dari latihan panjang, setiap tarikan napas adalah cermin dari perjuangan yang tak selalu mudah. Di tengah persaingan atlet-atlet terbaik Asia Tenggara, Tiwa menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menjadi juara. Hingga akhirnya, ia melintasi garis finis paling depan mengunci medali emas nomor 1.500 meter putri untuk Indonesia.
Sorak sorai dan tepuk tangan menggema. Di balik momen kemenangan itu, ada cerita tentang disiplin, semangat pantang menyerah, dan dukungan orang-orang terdekat. Dari Ukui, nama Tiwa kini melesat hingga panggung internasional, mengharumkan nama Pelalawan dan Indonesia.
Ketua NPC Kabupaten Pelalawan, Agus Pamuji, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Baginya, emas yang diraih Tiwa bukan sekadar prestasi olahraga, melainkan simbol bahwa kesempatan yang setara dan dukungan yang tepat mampu melahirkan juara.
“Ini adalah kebanggaan kita semua. Saya mengucapkan selamat atas prestasi Tiwa dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan yang telah memberikan dukungan penuh kepada atlet NPC,” ujar Agus, kepada awak media, Kamis (22/1/2026).
Prestasi Tiwa juga menjadi pesan kuat bagi banyak orang, bahwa mimpi tidak mengenal batas fisik, usia, ataupun latar belakang. Dengan kerja keras, konsistensi, dan lingkungan yang mendukung, anak daerah pun mampu berdiri sejajar di level dunia.
Kini, emas itu bukan hanya milik Tiwa. Ia menjadi milik masyarakat Ukui, Pelalawan, dan Indonesia, sebuah pengingat bahwa dari lintasan sederhana di daerah, seorang atlet bisa berlari jauh, bahkan hingga Thailand, membawa pulang kebanggaan untuk negeri.***
Upah Naik, Hidup Tak Kunjung Layak: May Day 2026 dan Realitas Buruh Kita
PelalawanPos-Momen Hari Buruh Nasional atau May Day pada 1 Mei 2026 k.
Adat yang Bergeser: Dari Simbol Kehormatan Menjadi Pertunjukan
PelalawanPos- Ada sesuatu yang diam-diam berubah dalam wajah pernikah.
Dari Batu Bersurat ke Panggung Riau, Wahyu Trinanda Puteri Bawa Nama Pelalawan ke Grand Final Duta Pariwisata 2026
Pekanbaru (PelalawanPos)– Langkah itu dimulai dari sebuah desa keci.
IBCA MMA Riau Mantapkan Langkah: Raker 2026 Fokus Event Nasional dan Internasional
Dumai (PelalawanPos)– Ikatan Bela Diri Campuran Amatir (IBCA MMA) P.
Musda Ulang HMI Badko Sumbagtera Dinyatakan Sah, Teguhkan Konsolidasi dan Arah Baru Organisasi
SUMATERA (PelalawanPos) – Musyawarah Daerah (Musda) ulang Himpunan .
Dari Wisata ke Kesejahteraan, Z-Park Bagi Rp1,7 Miliar ke 420 Mustahik
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)– Di sudut Pangkalan Kerinci, se.








