• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 24673 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 24061 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 34208 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 37699 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 40034 Kali

  • Home
  • Nasional

Cari Muka APR dan RAPP di Hadapan Menteri, Seremonial Pembohongan Publik

Redaksi

Senin, 16 Desember 2024 23:02:27 WIB
Cetak
Cari Muka APR dan RAPP di Hadapan Menteri, Seremonial Pembohongan Publik
Kunjungan kerja Menteri Ekonomi kreatif ke RAPP tuai kritikan dari pegiat lingkungan Riau

PELALAWAN (Pelalawanpos) - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengunjungi komplek RAPP di Pangkalan Kerinci, di kesempatan tersebut politisi Demokrat itu dikelilingi para petinggi Asian Pasific Rayon, April Group dan Petinggi RAPP,  Rabu (11/12/2024).

Kunjungan kerja ke Riau komplek yang berbungkus workshop literasi keuangan dan akses pembiayaan di nilai pegiat lingkungan hanya merupakan cara RAPP menarik sang menteri ke lingkungan perusahaan saja. Cara jitu cari muka ke pemegang ke kuasaan pusat.

Gerakan Pemuda Peduli Pelalawan (GP3) menyebutkan tidak ada korelasi jelas antara kunjungan menteri Ekraf dengan desa binaan RAPP dalam megembangkan ekonomi kreatif desa. Teuku Riefky Harsya hanya berputar putar di lingkungan perusahaan raksasa yang sejatinya domain menteri perindustrian.

"Cara cari muka nya RAPP luar biasa, yang ngga ada hubungan nya dengan mereka bisa mereka ciptakan seolah olah itu concern mereka memberdayakan masyarakat, padahal itu hanya seremonial saja, gimmick RAPP cara muka ke penguasa di tingkat pusat," terang Juhendri, Ketua GP3, Ahad (15/12/2024)

Jika memang RAPP benar benar memberdayakan ekonomi kreatif di desa desa yang disebut oleh Presiden Direktur APR, Basrie Kamba, menyatakan komitmennya untuk memberdayakan masyarakat sekitar melalui program-program pengembangan ekonomi kreatif yang inklusif dalam Redius 50 km dari pusat operasional perusahaan, APR dan RAPP harus membawa Menteri Ekraf jalan jalan ke desa kreatif bukan berkutak di Riau komplek saja.

"Mana desa binaan yang menjadi rujukan pembinaan ekonomi kreatif RAPP itu, itu cara RAPP membohongi kita semua," tegas pria yang disapa Jo Kampe ini.

"Mereka pandai cari muka, pandai melakukan pembohongan publik, seremonial pembohongan publik," imbuhnya. 

Sebelumnya Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) juga menyoroti kunker sang menteri ke RAPP yang disebut oleh Koordinatornya Okto Yugo Setyo sebagai sebagai upaya untuk melanjutkan kebiasaan pemerintahan Jokowi yang menganak emaskan perusahaan perusak hutan tanpa mempedulikan dampak yang sudah mereka akibatkan. Atas hal itu tentu akan mempertegas citra pemerintah yang memberikan karpet merah kepada perusahaan yang berperan besar dalam kerusakan lingkungan di Riau.

"Jelas itu bentuk menganak emaskan perusahaan perusak lingkungan," kata Koordinator Jikalahari Okto Yugo Setyo, Kamis (12/12/204)

Harusnya, lanjut Okto.  Menteri asal Nangroe Aceh Darussalam itu menjalankan komitmen Presiden Prabowo  untuk menindak tegas pelaku pencemaran, perusakan lingkungan, dan pembakaran hutan.

"Presiden Prabowo harus tegur si Menteri,"tegas Okto

Terkait peran besar perusahaan kertas di bawah grup April ini dalam merusak  lingkungan dan hutan Riau serta menyebarkan berbagai konflik sosial dengan masyarakat tenpatan. Dikatakan Okto, dengan kedatangan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya ke Komplek RAPP Itu akan membuat pemerintahan di era Prabowo ini sulit dan tidak berani menjalankan komitmen dalam visi-misinya untuk menghukum para korporasi yang terlibat karhutla dan perusakan hutan di Riau.

"Dalam visi-misinya jelas, Melindungi keanekaragaman hayati flora dan fauna berdasarkan kearifan lokal, serta memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pemilik perusahaan yang terlibat dalam pembalakan liar, kebakaran hutan, dan pembunuhan hewan langka yang dilindungi"lanjutnya

Okto menegaskan, berdasarkan data lapangan serta data lainnya, misal RAPP menjadi tersangka kasus Illog 2008 oleh Polda Riau.

"RAPP juga terlibat karhutla karena lahannya disegel polisi dan KLHK tahun 2019," bebernya

Sementara itu, Dirut RAPP Mulia Nauli dikonfirmasi terkait pernyataan GP3 dan Jikalahari yang menyebutkan bahwa perusahaan kertas itu cari muka dinkunjungan menteri Ekraf. RAPP hanya berusaha mencitrakan diri sebagai perusahaan yang peduli lingkungan hutan dan masyarakat sekitar. Padahal yang sebenar adalah sebaliknya.

Konfirmasi atas hal itu dilayangkan via aplikasi chatting yang ditujukan ke nomor bos RAPP ni. Sayang sampai berita ini tayang yang bersangkutan enggan memberi tanggapannya.

Sikap yang sama juga di tunjukkan oleh  Chief Operating Officer (COO) PT. RAPP Eduward Ginting,konfirmasi lewat WhatsApp enggan dibalasnya. Kedua petinggi di perusahaan Sukanto Tanoto ini memilih diam, walaupun pesan terkirim telah conteng dua.

Disra Aldrick, Humas RAPP memilih mengambil sikap diam saat diminta tangggapan nya terkait pernyataan GP3 dan Jikalahari yang menyebutkan bahwa perusahaan kertas itu telah berbonceng dalam kunjungan Orang nomor satu di Kementerian Ekonomi Kreatif RI ke Riau,cari muka dengan jualan desa binaan dinilai pegiat lingkungan sebagai pembohongan publik, Disra Aldrick tak berusaha membantahnya atau menggunakan hak jawabnya. Ia memilih diam tanpa menjawab pesan wartawan.

Erik (sapaan Disra Aldrick) tak merespon konfirmasi media ini lewat aplikasi chatting WhatsApp, padahal alamat pesan ke penyampai citra positif perusahaan itu bermaksud memberikan hak klarifikasi perusahaan atas berita terkait perusahaan tempatnya bernaung itu. ***


 Editor : AP

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Kompak Cegah Karhutla, APP Gruop Dukung Basis Tata KelolaAir Gambut

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:54:48 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) - Korporasi Hutan Tanaman Industri (HTI) dibawah APP Group melalui unit .

Nasional

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Terima Pin Emas JMSI Riau, Apresiasi Kemitraan Media dalam Menjaga Kebangsaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:01:43 WIB

PEKANBARU (PelalawanPos)– Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam).

Nasional

UAS Terima JMSI Award 2026, Dinobatkan sebagai "Voice of the Ummah"

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:42:54 WIB

Pekanbaru (PelalawanPos)– Pendakwah kondang nasional, Ustadz Abdul .

Nasional

Saat Harga Sawit Bergejolak, Bupati Zukri Berdiri di Tengah Petani Pelalawan

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:10:41 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)-Di bawah terik matahari siang di .

Nasional

Donor Darah ke-75 KDD Riau Kompleks RAPP Pecahkan Semangat Kemanusiaan, Terkumpul 1.257 Kantong Darah

Senin, 25 Mei 2026 - 09:18:26 WIB

PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)— Semangat kemanusiaan kembali berg.

Nasional

Wahyu Trinanda Puteri Dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Riau 2026, Harumkan Nama Pelalawan

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27:57 WIB

PEKANBARU (PelalawanPos)— Malam Grand Final Duta Pariwisata Riau 20.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
800 Pelari Padati Bhakti Praja, Fun Run Polres Pelalawan Panaskan Road to RBR 2026
21 Juni 2026
Musyawarah Akbar Warga Kelurahan Pelalawan Sepakati Pemda Pimpin Perundingan Fee Tanaman Kehidupan dengan RAPP
20 Juni 2026
Predator Anak Berkedok Guru Les dan Pelatih Bola di Pelalawan, Divonis 15 Tahun Penjara
20 Juni 2026
Perumda Tuah Sekata Buka Suara Soal Demo PNBMR, Tegaskan Tunggakan Usaha Bukan Penyimpangan Keuangan
20 Juni 2026
Bupati Zukri Sambut Menteri LH di Pelalawan, Sekat Kanal Jadi Senjata Lawan Kebakaran Gambut
20 Juni 2026
Sadis! Kasir PT MPT Ditusuk 22 Kali Demi Rp76 Juta, Pelaku Dibekuk Kurang dari 12 Jam
19 Juni 2026
Kompak Cegah Karhutla, APP Gruop Dukung Basis Tata KelolaAir Gambut
19 Juni 2026
Komnas PA Pelalawan Pantau SPMB di SDN 006 Pangkalan Kerinci, Pastikan Hak Anak dan Transparansi Terjaga
19 Juni 2026
Fajar–Oktavia Menang! Harapan Baru Mahasiswa ITP2I untuk BEM yang Lebih Progresif
18 Juni 2026
Muharram Jadi Titik Awal Perubahan: Bupati Zukri Tanam Aren, Siapkan Masa Depan Ekonomi Kuala Kampar
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Musyawarah Akbar Warga Kelurahan Pelalawan Sepakati Pemda Pimpin Perundingan Fee Tanaman Kehidupan dengan RAPP
  • 2 Predator Anak Berkedok Guru Les dan Pelatih Bola di Pelalawan, Divonis 15 Tahun Penjara
  • 3 Muharram Jadi Titik Awal Perubahan: Bupati Zukri Tanam Aren, Siapkan Masa Depan Ekonomi Kuala Kampar
  • 4 Di Tengah Kritikan, Perumda Tuah Sekata Pastikan Agroniaga Tetap Jalan dan Kewajiban Ditata
  • 5 Lautan Manusia Sambut 1448 Hijriah, Pelalawan Ukir Tradisi Baru Bersama UAS dan Ikan Bakar 5,5 Ton
  • 6 Tangis Haru Sambut Kepulangan 223 Jamaah Haji Pelalawan, Bupati Zukri: Semoga Menjadi Haji Mabrur
  • 7 Polres Pelalawan Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Pencabulan Anak 7 Tahun Diamankan Warga dan Polisi

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media