• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 31609 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 30983 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 41168 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 44615 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 47326 Kali

  • Home
  • Peristiwa
  • Pelalawan

Buntut Kecelakaan Kerja di PT RAPP, Puluhan Masa Aksi Pertanyakan Hasil Sidak DPRD Pelalawan

Redaksi

Kamis, 02 Maret 2023 15:29:28 WIB
Cetak
Buntut Kecelakaan Kerja di PT RAPP, Puluhan Masa Aksi Pertanyakan Hasil Sidak DPRD Pelalawan
Puluhan masa aksi demo di DPRD Kabupaten Pelalawan.

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)–Pasca  banyaknya korban kecelakaan kerja di RAPP beberapa waktu lalu. 

Dengan kejadian itu, membuat masyarakat Pangkalan Kerinci bertanya-tanya apa penyebab terjadinya kecelakaan tersebut.

Sebelumnya dibeberapa pemberitaan di media menyebutkan diduga bahan kimia pabrik PT RAPP Bocor.

Baca Juga :
  • Kapal tongkang bermuatan minyak sawit tenggelam di Sungai Mahakam Samarinda
  • Ziarah Kubur di TPU Pangkalan Kerinci, Ratusan Masyarakat Minta Cepat Realisasikan Lahan Kuburan Baru
  • Satu Orang Pekerja Bangun Tewas, Diduga Tenggak Miras Oplosan

Namun pihak PT. RAPP melalui Dy Head Of Communications Disra Alldrick pesan rilisnya menyebutkan, terkait dugaan kebocoran gas di area operasional PT RAPP pada tanggal 19 Februari tahun 2023, bersama ini kami klarifikasi bahwa hal tersebut tidak benar.

"Keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, karyawan, dan lingkungan sekitar selalu menjadi prioritas utama kami," ucapnya.

Dijelaskan Disra Alldrick, pihaknya PT RAPP memiliki komitmen yang kuat dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja di seluruh wilayah operasional perusahaan.

Namun hal itu masih belum memberikan kepuasan terhadap masyarakat Kabupaten Pelalawan, khususnya masyarakat Pangkalan Kerinci yang berdampingan langsung dengan Perusahaan PT. RAPP.

Kemarin pada tanggal 1 Maret 2023 masa yang tergabung dari aliansi melakukan aksi dibeberapa titik salah satunya, di halaman Kantor DPRD kabupaten Pelalawan.

Mempertanyakan hasil dari sidak DPRD Kabupaten Pelalawan, namun tidak satupun anggota DPRD Pelalawan tidak berani muncul dihadapan puluhan masa tersebut.

Aksi demontrasi tergolong dramatis, pasalnya masa melakukan aksi bakar ban di depan gedung perwakilan rakyat Pelalawan dan sempat di warnai sedikit dorong-dorongan antara sekelompok peserta unjuk rasa dengan aparat kepolisian.

Selain itu, para pendemo bergiliran menyampaikan orasinya dengan menyuarakan dampak buruk pencemaran udara yang diyakini berasal dari pabrik olahan rayon PT Asia Pasific Rayon ( PT. APR) bagian dari APRIL Group.

Ancaman kesehatan bagi masyarakat disekitar operasional menjadi taruhan yang tidak boleh di pandang sebelah mata oleh pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan dewan perwakilan rakyat daerah sebagai lembaga kontrol.

Koordinator Umum (Kordum) masa aksi, Agus Riadi dalam orasinya mengatakan, sampai saat ini pemerintah tutup mata atas kejadian gas beracun yang menimbulkan korban di perusahaan PT RAPP. Bahkan hasil sidak DPRD Kabupaten Pelalawan belum menemukan hasil, ditambah lagi isu yang beredar diduga perwakilan rakyat Pelalawan ditolak pihak PT. RAPP.

"Kami mendorong pemerintahan dan DPRD Pelalawan agar secepatnya menyelesaikan kasus kecelakaan kerja yang diduga diakibatkan gas beracun tersebut untuk di sampaikan secara publik," ujar Agus Riadi.

Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korlap) dua, Raihan dalam orasinya meminta anggota DPRD Pelalawan untuk menemui mereka sebagai wakil rakyat.

"Katanya wakil rakyat tapi tidak hadir disini!, Mengkhianati rakyat!," kata Raihan disambut teriakan massa aksi lainnya.

"Kalau bapak matikan api ini (bakar ban, red), bapak matikan juga perusahaan RAPP pak!, ujar Raihan geram melihat upaya oknum polisi berpangkat AKP menyemprotkan APAR kepada ban bekas yang di bakar massa aksi.

Massa aksi kecewa tidak ada satupun anggota DPRD Pelalawan yang menemui mereka. Puluhan mahasiswa dan pemuda itupun kemudian meninggalkan gedung DPRD Pelalawan dan berlanjut ke Masjid Raya pusat kota sampai ke depn pos satu PT. RAPP.

Ketika dikonfirmasi terkait aksi lanjutan, Raihan membenarkan dan akan melibatkan massa lebih banyak lagi.

" Ia, kami akan lakukan aksi jilid dua. Bukan hanya mahasiswa, tapi kemungkinan dari masyarakat juga akan ikut," ujarnya.

Disisi lain, Ketua DPRD Pelalawan, Baharuddin mengatakan, meskipun tidak ada surat masuk mengenai aksi hari ini, pihaknya telah menunggu di ruangan bersama stakeholder terkait.

"Jadi lengkap ini,dari Disnaker ada, DLH ada, ketua Komisi 1 dan 2 ada. Kita terima mereka disini," katanya dihadapan awak media saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (1/3/2023) sore wib.

Pihak Disnaker Pelalawan ketika ditanyakan perihal insiden mengerikan yang terjadi pada Selasa, 14 Februari dan Ahad, 19 Februari 2023 mengaku tidak memiliki wewenang setelah terbitnya UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah otonomi daerah.

" Hilang total. Kita tidak punya kewenangan apa-apa," kata Samsul perwakilan dari Disnaker Kabupaten Pelalawan.

" Pokoknya kewenangan pengawasan tenaga kerja tidak ada. Ini kita tidak ada di ajak," ujarnya menjelaskan. (Tim)


 Editor : Es

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

DEWI Meranti Meriah, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Turut Ambil Peran

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:42:52 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) - Mahasiswa KKN UIN Suska Riau turut mengambil bagian dalam menyukseskan.

Peristiwa

Kabut Asap Menyelimuti Pelalawan, Suryadi Bagikan 1.000 Masker Gratis untuk Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:34:26 WIB

PELALAWAN (PelalawanPos.co)— Kepedulian terhadap masyarakat tak sel.

Peristiwa

Payo ZV Didiskualifikasi Usai Menang, Kontroversi Lubuk Raja Cup II Makin Memanas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:38:04 WIB

PELALAWAN (PelalawanPos.co)– Kontroversi mewarnai pelaksanaan Lubuk.

Peristiwa

Diduga Tak Kantongi Identitas Resmi, Oknum Jukir Paksa Pemotor Bayar Parkir di Depan Tokoh Toserba 600 Pangkalan Kerinci

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:40:47 WIB

PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co)— Aktivitas parkir di kawasan La.

Peristiwa

Wabup Pelalawan Bersama Kapolres Turun Langsung Padamkan Karhutla di Teluk Binjai

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:34:57 WIB

Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutl.

Peristiwa

Ribuan Warga Kepung PKS PT THIP, Tuding 28 Tahun Tak Beri Manfaat: Ancam Rebut Hak Jika Tuntutan Diabaikan

Ahad, 02 Agustus 2026 - 09:02:36 WIB

Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Gelombang protes besar mengguncang.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Penggerak HAM Dorong Pemenuhan Hak Dasar Masyarakat Lalang Kabung
16 September 2026
Orang Tua Pertanyakan Administrasi Anak, Oknum Anggota DPRD Dairi Diduga Intervensi SMPN 1 Sidikalang
16 September 2026
Warga Dua Desa di Siak Berjuang Pertahankan Tanah Leluhur yang Dikuasai PTPN IV, Komisi II DPRD Siak Turun ke Lokasi
16 September 2026
Kejari Pelalawan Turun ke Jalan, Ajak Warga Bersama Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi
16 September 2026
Antrean Biosolar Mengular, Hima Persis Pelalawan Desak Pengawasan Distribusi BBM Subsidi Diperketat
16 September 2026
Huzni Kembali ke Pidsus, Kini Pimpin Seksi Pidsus Kejari Pekanbaru
15 September 2026
100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih
15 September 2026
Diduga Cabuli Anak dan Sebar Video Seksual di WhatsApp, Pelaku Dibekuk Polres Pelalawan
14 September 2026
HIPMAWAN Dukung Program Aren Pelalawan: Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Membangun Ekonomi dan Wisata Masa Depan
14 September 2026
Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
13 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Warga Dua Desa di Siak Berjuang Pertahankan Tanah Leluhur yang Dikuasai PTPN IV, Komisi II DPRD Siak Turun ke Lokasi
  • 2 100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih
  • 3 HIPMAWAN Dukung Program Aren Pelalawan: Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Membangun Ekonomi dan Wisata Masa Depan
  • 4 Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
  • 5 Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan
  • 6 Jelang HUT ke-27, Pemkab Pelalawan Percepat Penyelesaian Tahap Akhir Tugu Bono
  • 7 Bupati Zukri Gerak Cepat Atasi Banjir Pangkalan Kerinci: Jangan Tunggu Banjir Datang Baru Bergerak!

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media