Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Warga Temukan Seorang Pria Tewas di Kamar Kos Pangkalan Kerinci
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)– Warga Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, digemparkan oleh penemuan sesosok pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos pada Minggu malam (9/11/2025). Korban diketahui berinisial ST. (33), warga Desa Gunung Saribu, Kecamatan Munthe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi berinisial SR yang merasa curiga setelah mendengar suara kucing yang berisik dari arah kamar korban. Bersama pemilik kos, saksi kemudian mencoba membuka pintu kamar korban dan mendapati ST. sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang di atas tempat tidur.
Penemuan tersebut sontak menghebohkan warga sekitar. Sejumlah warga yang penasaran langsung berdatangan ke lokasi, yang berada di belakang sebuah loket bus di dekat lampu merah Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kota Pangkalan Kerinci.
“Awalnya saya dengar suara kucing ribut di kamar korban. Karena curiga, saya panggil pemilik kos untuk mengecek. Saat pintu dibuka, korban sudah tidak bergerak dan terlihat meninggal dunia,” ujar saksi SR.
Beberapa foto dan video kejadian sempat beredar melalui ponsel warga sebelum akhirnya pihak kepolisian datang untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Kasi Humas Polres Pelalawan, Iptu Thomas Bernandes Siahaan, S.Sos, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
“Benar, pada Minggu sekitar pukul 20.00 WIB, ditemukan seorang pria meninggal dunia di kamar kos yang berlokasi di sekitar simpang lampu merah, Pangkalan Kerinci,” jelas Iptu Thomas.
Pihak kepolisian bersama tim medis segera melakukan pemeriksaan dan membawa jenazah ke RSUD Selasih Pelalawan untuk dilakukan visum et repertum. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau unsur tindak pidana pada tubuh korban.
“Hasil visum menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga korban juga menolak dilakukan autopsi dan berencana membawa jenazah ke kampung halaman untuk dimakamkan,” tambahnya.
Dengan hasil pemeriksaan tersebut, polisi menyimpulkan bahwa kematian korban tidak terkait tindak kriminal, dan kasus ini dinyatakan murni kematian wajar.***
Diduga Tak Kantongi Identitas Resmi, Oknum Jukir Paksa Pemotor Bayar Parkir di Depan Tokoh Toserba 600 Pangkalan Kerinci
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co)— Aktivitas parkir di kawasan La.
Wabup Pelalawan Bersama Kapolres Turun Langsung Padamkan Karhutla di Teluk Binjai
Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutl.
Ribuan Warga Kepung PKS PT THIP, Tuding 28 Tahun Tak Beri Manfaat: Ancam Rebut Hak Jika Tuntutan Diabaikan
Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Gelombang protes besar mengguncang.
Warga Terbangiang dan Lipai Bulan Tolak Pengelolaan Lahan 92,2 Hektare oleh KSO PT Agrinas, Minta Presiden Prabowo Kembalikan Tanah Milik Masyarakat
Pelalawan (PelalawanPos.co) – Konflik agraria kembali mencuat di Ka.
Heboh! Buaya 1,5 Meter Terjerat Pancing Tradisional Nelayan di Sungai Kualo Kerinci, Warga Diminta Waspada
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos) – Warga yang bermukim di pinggiran.
Kolaborasi lintas sektor tekan karhutla dan perlindungan satwa di Langgam
PELALAWAN (Pelalawanpos) – Upaya bersama dalam menekan angka kebakaran hutan dan lahan (karhutl.








