Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Kapal tongkang bermuatan minyak sawit tenggelam di Sungai Mahakam Samarinda
PELALAWANPOS.co-Satu Kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB) atau kapal tongkang bermuatan minyak kelapa sawit dilaporkan tenggelam di kawasan Jembatan Mahkota II, Kelurahan Simpang Paser, Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu pagi.
Pada peristiwa tersebut, satu orang dikabarkan hilang dan masih dalam tahap pencarian, sedangkan tujuh orang lainnya yang merupakan awak kapal dinyatakan selamat.
Kasat Polairud, Polresta Samarinda AKP Iwan Pamuji mengatakan Kapal yang tenggelam adalah SPOB Mulya Mandiri O7 dan berdasarkan keterangan awak kapal menyebutkan bermuatan 5 ton minyak sawit.
Ia mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap satu orang juru mudi Jufri (30) warga jalan Masjid kelurahan Rawa Makmur yang dikabarkan hilang.
"Petugas masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mencari korban hilang, dan kami juga masih memastikan sejauh mana pencemaran sungai akibat tumpahan minyak sawit dari kapal tersebut," kata Iwan.
Menurut keterangan saksi kejadian yang disampaikan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Balikpapan pada Pukul 11.40 Wita, musibah tersebut menimpa Kapal Mulia Mandiri dengan penumpang dan awak berjumlah delapan orang.
“Kapal mengalami oleng dikarenakan arus yang membuat kapal tidak seimbang, kapal tidak bermuatan dan hendak sandar ke Teluk Cinta,” kata Kasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Siaga Octavianto, dalam keterangan tertulisnya di terima di Samarinda, Sabtu siang.
Baca juga: Seorang personel TNI tenggelam di Sungai Mahakam
Ia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, tujuh awak kapal sempat menyelamatkan diri dengan berenang ke darat yang berjarak sekitar 50 meter.
Namun satu orang tidak sempat sampai ke darat atas nama Jufri (30), korban yang beralamat di Palaran tenggelam di Perairan Sungai Mahakam.
“Saat ini dilakukan pencarian oleh pihak terkait, dengan hasil sementara masih nihil,” kata Octavianto.
Tujuh penumpang yang selamat masing-masing Anto, Rizal, Aswan, Untung, Mukhtar, Tommy, dan Rusli.
Sementara itu, Ketua TRC Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto mendapatkan informasi tenggelamnya kapal tersebut pada pukul 06.00 Wita.
"Kami juga belum mendapatkan konfirmasi dari pemilik kapal," ucap joko.
Kondisi air sungai saat ini tampak berminyak. Diduga itu berasal crude palm oil (CPO) atau minyak sawit yang tumpah dari kapal tersebut.
Air berminyak itu menyebar ke kawasan Palaran, tepatnya di belakang Pasar Palaran hingga ke pelabuhan peti kemas, Palaran.
"Relawan memantau di sekitar tumpahan minyak sawit tersebut. Diduga berasal dari kapal yang tenggelam itu," kata Joko.***
Penggerak HAM Dorong Pemenuhan Hak Dasar Masyarakat Lalang Kabung
PELALAWAN (Pelalawanpos) — Upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarak.
Orang Tua Pertanyakan Administrasi Anak, Oknum Anggota DPRD Dairi Diduga Intervensi SMPN 1 Sidikalang
DAIRI, SUMATERA UTARA (PelalawanPos.co)— Persoalan administrasi kep.
Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam
Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Pengukuran bersama terhadap lahan .
Puluhan Warga dan Aparat Berjibaku Padamkan Karhutla di Kuala Kampar, Lahan Gambut Masih Berasap
KUALA KAMPAR (PelalawanPos.co) – Upaya mencegah kebakaran hutan dan.
Aktivis Pelalawan Beri Dua Jempol untuk Komitmen PT Musim Mas di Tengah Maraknya Karhutla
PELALAWAN (Pelalawanpos) — Di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi.
BEM ITP2I Desak Kapolda Riau Usut dan Tindak Tegas Pelaku Karhutla
PELALAWAN (Pelalawanpos) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi persoalan seriu.








