Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Bukan Dukun Rara, TNI AU dan BRIN Atasi Cuaca di Mandalika

JAKARTA (PelalawanPos) - Masyarakat dihebohkan dengan aksi pawang hujan di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahad (20/3/2022). Aksi Roro Istiati yang berjalan di lintasan Sirkuit Mandalika dengan membawa sesajen pun mendapat sorotan televisi yang disiarkan ke seluruh dunia.
Sontak saja tindakan pawang tersebut menjadi buah bibir masyarakat dunia, dan bahkan viral di media sosial. Apalagi setelah akun resmi MotoGP membuat status seolah membenarkan jika akibat Roro hujan di Sirkuit Mandalika akhirnya berhenti. "It worked," kata akun Twitter @MotoGP.
Warganet pun menganggap jika hujan benar-benar berhenti akibat usaha yang dilakukan Roro. Padahal modifikasi cuaca terjadi berkat peran TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Keduanya melaksanakan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) di kawasan Sirkuit Mandalika, sejak Jumat (18/3/2022).
Operasi TMC yang menggunakan pesawat Cassa 212-200 dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrahman Saleh Malang, dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya curah hujan tinggi di Sirkuit Mandalika. Jika intensitas hujan tinggi maka dapat mengganggu jalannya gelaran MotoGP.
Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC, Budi Harsoyo mengatakan, operasi di Mandalika merupakan jenis layanan TMC untuk tujuan pengurangan curah hujan (rain enhacement). "Metode ini dalam beberapa tahun terakhir, banyak diaplikasikan untuk tujuan mitigasi banjir ataupun tujuan pengamanan pembangunan infrastuktur nasional dan sejumlah event kenegaraan lainnya," ucap Budi dikutip di Jakarta, Senin (21/3/2022).
Pesawat Cassa 212-200 melakukan penyemaian garam (NaCl) di awan potensial hujan yang bergerak menuju Mandalika. Melalui operasi tersebut, diharapkan dapat mempercepat proses terjadinya hujan sebelum awan tersebut mencapai Sirkuit Mandalika.
Tim BRIN serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pemantauan dan menganalisis data cuaca, serta pertumbuhan awan. Langkah itu dilakukan untuk menentukan strategi penyemaian yang akan dilaksanakan.
Perusahaan di Wilayah Lesung dan Kerumutan Tutup Mata Atas Rusaknya Akses Jalan, HIPMAKER Sayangkan Lambatnya Tanggung Jawab Perusahaan
Kerumutan (PelalawanPos.co) - Kehadiran perusahaan-perusahaan yang be.
Kondisi Terkini Korban Hilang Tragedi di Sungai Segati, Kapolres AKBP Afrizal Asri: Korban Sudah Ditemukan Semua
Langgam (PelalawanPos.co) -Hari ini tim SAR gabungan terus melakukan .
Truk Colt Diesel Bawak Penumpang 32 Orang Terjun Ke Sungai Segati, Ini Penjelasan Pihak PT NWR
Langgam (PelalawanPos.co)-Viralnya Truk Colt Diesel yang membawa penu.
Bikin Gaduh, Lagi-Lagi Balap Motor di Perkantoran Bakti Praja Pelalawan Kembali Berujung Perkelahian
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co) - Belum lama beberapa bulan lalu .
Alami Cacat Bekas Luka Bakar, Komnas PA Pelalawan Dampingi Pengobatan Bocah 4 Tahun
Bandar Petalangan (PelalawanPos.co)-Nasib malang dialami bocah peremp.
Banjir di Sungai Kampar Pangkalan Kerinci Berangsur Surut
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co) -Banjir besar yang melanda sejuml.