Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Kabut Asap 12 Hari Kepung Rantau Baru, EMP Bentu Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga
PELALAWAN (PelalawanPos.co) — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat.
Selama sekitar 12 hari, warga di wilayah tersebut harus berhadapan dengan asap dari sejumlah titik kebakaran yang berada di sekitar desa. Keluhan seperti pilek hingga sesak napas mulai dirasakan masyarakat.
Di tengah kondisi tersebut, EMP Bentu Limited menunjukkan kepeduliannya dengan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis melalui program EMP Peduli Sehat, Kamis (3/9/2026).
Lebih dari 100 warga Rantau Baru memanfaatkan layanan kesehatan tersebut. Sebanyak sembilan tenaga kesehatan dari Puskesmas Pangkalan Kerinci II diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan obat sesuai kondisi kesehatan masing-masing warga.
Kepala Puskesmas Pangkalan Kerinci II, dr. Diding Piliang, mengatakan kondisi kabut asap di sekitar Rantau Baru sudah berlangsung cukup lama.
“Alhamdulillah, kita mendapat rezeki dari EMP Bentu Limited. Apalagi sekarang ada beberapa titik api di dekat Desa Rantau Baru. Kondisi ini sudah berlangsung sekitar 12 hari dan dampaknya mulai dirasakan masyarakat, seperti pilek dan sesak napas,” ujar Diding.
Bagi masyarakat, kehadiran layanan kesehatan gratis tersebut menjadi angin segar di tengah ancaman asap yang belum sepenuhnya berakhir.
Seorang warga Rantau Baru, Hasan Ubud, menyampaikan apresiasinya kepada EMP Bentu Limited yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada EMP Bentu yang telah memberikan pengobatan gratis di desa kami. Semoga masyarakat Rantau Baru selalu sehat dan dihindarkan dari bahaya musibah kebakaran,” katanya.
Kepedulian EMP Bentu Limited terhadap kondisi Rantau Baru tidak hanya diwujudkan melalui layanan kesehatan.
Bersama mitra kerja, perusahaan juga telah melakukan upaya pemadaman api di sekitar wilayah operasional selama hampir dua pekan, termasuk di kawasan Rantau Baru.
Hingga kini, tim masih berjibaku di lapangan melakukan pemadaman dan cooling untuk memastikan bara api tidak kembali menyala.
Dalam penanganan tersebut, mitra kerja EMP turut mengerahkan satu unit excavator untuk membantu proses pemadaman dan cooling. Peralatan pemadaman lainnya serta water truck juga disiapkan untuk menyuplai kebutuhan air di lokasi.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah meluasnya kebakaran sekaligus mengurangi dampak asap terhadap masyarakat sekitar.
Selain pengobatan dan dukungan pemadaman, EMP Bentu juga mengambil langkah perlindungan langsung terhadap masyarakat dan petugas yang berada di lapangan.
Sejak 26 Agustus 2026, perusahaan telah menyalurkan 18.000 masker kepada masyarakat dan pihak terkait.
Masker tersebut disalurkan melalui pemerintah kecamatan, PMI Pelalawan, kelurahan, puskesmas, serta masyarakat. Prioritas diberikan kepada wilayah yang berada di Ring I operasional EMP Bentu, khususnya Kelurahan Langgam dan Desa Rantau Baru.
Kepala Desa Rantau Baru, Nurzikri Anton, menyambut baik perhatian yang diberikan perusahaan.
“Desa Rantau Baru termasuk wilayah Ring I perusahaan, sehingga kami sangat mengapresiasi kepedulian yang diberikan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan tidak hanya hari ini saja,” ujar Nurzikri.
CSR Officer EMP Group, Jajang Suherman, mengatakan kegiatan pengobatan gratis tersebut merupakan bagian dari program sosial perusahaan yang telah direncanakan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program EMP Peduli Sehat yang secara bertahap akan dilaksanakan di beberapa titik wilayah operasional. Semoga layanan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, EMP CSR and Communication Division Manager, Iman Soerjasantosa, menegaskan dukungan perusahaan dalam menghadapi karhutla dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di wilayah operasional.
“Pengobatan massal dan dukungan terhadap pemadaman api merupakan bagian dari upaya kami untuk hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat di wilayah operasi, terutama ketika menghadapi kondisi seperti saat ini,” ujar Iman.
Di tengah kabut asap yang masih menghantui Rantau Baru, langkah tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi antara perusahaan, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadapi dampak karhutla.
Bukan sekadar memadamkan api, perhatian terhadap kesehatan warga juga menjadi bagian penting agar masyarakat tetap terlindungi selama kondisi udara belum sepenuhnya pulih.***
Miris! Warga Siak Sebut Makam Leluhur Ikut Jadi Areal Sawit PTPN V
SIAK (PelalawanPos.co) — Perjuangan mempertahankan tanah leluhur be.
Pimpin Rapat GTRA, Bupati Tegaskan Penyelesaian Konflik Agraria PT THIP dengan mengedepankan kepastian hukum dan berkeadilan
PELALAWAN (Pelalawanpos) - Bupati Pelalawan H. Zukri, SM.,MM memimpin Rapat Satuan Gugus Tugas Re.
Kualitas Udara Menurun, Komnas PA Riau Apresiasi Gerak Cepat Plt Gubernur Lindungi Anak Sekolah
PEKANBARU (PelalawanPos.co) — Langkah cepat Pemerintah Provinsi Ria.
Pemilik Lahan 4 Hektare Minta BPN Pelalawan Tak Terbitkan Sertifikat di Tengah Konflik
Pangkalan Lesung (PelalawanPos.co) — Persoalan kepemilikan lahan di.
Puluhan Tahun Tak Kunjung Terima Plasma, Warga Kuala Terusan Desak PT PHI Tunaikan 20 Persen Kemitraan
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co) — Kesabaran masyarakat Desa Kua.
Bupati Zukri Kukuhkan Pengurus AGPAII Pelalawan, Tegaskan Guru Agama Jadi Benteng Moral Generasi Emas
PELALAWAN (PelalawanPos.co) — Di tengah derasnya arus teknologi dan.








