Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Miris! Warga Siak Sebut Makam Leluhur Ikut Jadi Areal Sawit PTPN V
SIAK (PelalawanPos.co) — Perjuangan mempertahankan tanah leluhur belum juga menemukan titik terang. Belasan tahun lamanya, masyarakat Desa Lubuk Dalam dan Desa Pangkalan Pisang, Kabupaten Siak, mengaku terus memperjuangkan lahan yang mereka klaim sebagai tanah peninggalan orang tua dan leluhur.
Persoalan semakin menjadi perhatian lantaran warga menduga sebagian lahan yang kini ditanami kelapa sawit oleh Perusahaan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) V tersebut berada di luar Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.
Tak hanya soal lahan, masyarakat juga mengungkapkan adanya sejumlah makam leluhur yang berada di kawasan yang kini ditanami sawit.
Teranyar, perwakilan masyarakat dari dua desa tersebut mengikuti hearing bersama Komisi II DPRD Kabupaten Siak pada 21 Juli 2026. Pertemuan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Siak, Sujarwo, SM, dan turut dihadiri perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Siak serta pihak PTPN V.
Koordinator Lapangan masyarakat dua desa, Samsi Mancar, mengatakan perjuangan mempertahankan tanah leluhur tersebut telah berlangsung selama belasan tahun.
Menurutnya, lahan yang dahulu dikuasai dan dimanfaatkan oleh orang tua mereka kini telah berubah menjadi areal perkebunan kelapa sawit.
“Kami hanya minta hak kami sebagai anak kemenakan. Bahkan sawit yang ditanami berada di luar HGU perusahaan,” ujar Samsi kepada media ini, Kamis (3/9/2026).
Samsi mengungkapkan, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut tanah untuk kepentingan ekonomi masyarakat, tetapi juga berkaitan dengan keberadaan makam para leluhur.
Ia menyebut sejumlah makam orang tua dan leluhur masyarakat bahkan telah berada di kawasan yang kini ditanami kelapa sawit.
“Banyak kuburan leluhur yang tergusur karena sawit perusahaan,” katanya.
Ia menegaskan, masyarakat tidak sedang mencari keuntungan berlebihan. Mereka hanya ingin tanah yang selama ini mereka klaim sebagai warisan leluhur dapat diperjelas statusnya dan diberikan penyelesaian yang adil.
“Ke mana kami mencari keadilan di kampung kami sendiri? Kami hanya ingin mempertahankan tanah leluhur atau tanah orang tua kami terdahulu,” tutur Samsi.
Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan masyarakat selama bertahun-tahun untuk mencari penyelesaian, termasuk menyampaikan persoalan tersebut kepada pemerintah dan lembaga legislatif.
Hearing bersama Komisi II DPRD Siak pada Juli lalu menjadi salah satu upaya masyarakat untuk mendapatkan kepastian mengenai status lahan yang mereka persoalkan.
Samsi berharap pemerintah dan negara tidak membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut. Ia meminta pemerintah turun langsung untuk memastikan status dan batas lahan yang dipersoalkan, termasuk memastikan apakah lahan yang ditanami sawit tersebut berada di dalam atau di luar HGU perusahaan.
“Negara harus hadir membantu kami masyarakat yang lemah ini. Kami sudah tua-tua. Harapan kami, dengan adanya lahan leluhur kami, anak cucu kami nantinya bisa hidup dan memiliki masa depan,” pungkasnya.
Masyarakat kini berharap proses penyelesaian tidak berhenti pada hearing, tetapi berlanjut pada langkah konkret untuk memastikan kepastian hukum dan keadilan atas tanah yang mereka perjuangkan selama belasan tahun. (Tim)
Pimpin Rapat GTRA, Bupati Tegaskan Penyelesaian Konflik Agraria PT THIP dengan mengedepankan kepastian hukum dan berkeadilan
PELALAWAN (Pelalawanpos) - Bupati Pelalawan H. Zukri, SM.,MM memimpin Rapat Satuan Gugus Tugas Re.
Kualitas Udara Menurun, Komnas PA Riau Apresiasi Gerak Cepat Plt Gubernur Lindungi Anak Sekolah
PEKANBARU (PelalawanPos.co) — Langkah cepat Pemerintah Provinsi Ria.
Pemilik Lahan 4 Hektare Minta BPN Pelalawan Tak Terbitkan Sertifikat di Tengah Konflik
Pangkalan Lesung (PelalawanPos.co) — Persoalan kepemilikan lahan di.
Puluhan Tahun Tak Kunjung Terima Plasma, Warga Kuala Terusan Desak PT PHI Tunaikan 20 Persen Kemitraan
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co) — Kesabaran masyarakat Desa Kua.
Bupati Zukri Kukuhkan Pengurus AGPAII Pelalawan, Tegaskan Guru Agama Jadi Benteng Moral Generasi Emas
PELALAWAN (PelalawanPos.co) — Di tengah derasnya arus teknologi dan.
Saat Bupati Padamkan Karhutla, Penghargaan Peduli Anak Yatim Justru Datang: Zukri Raih Tribun Award 2026
PEKANBARU (PelalawanPos.co)— Ada cerita menarik di balik penghargaa.








