Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Himadikum dan MAPALA UMRI Tinjau Langsung Dampak Banjir di Desa Garoga Tapanuli Selatan
Tapanuli Selatan (PelalawanPos)— Ketua Himpunan Mahasiswa Hukum (Himadikum) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) bersama tim Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) UMRI melakukan peninjauan langsung ke Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan, salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat bencana banjir yang terjadi baru-baru ini.
Setibanya di lokasi, rombongan mendapati kondisi yang sangat memprihatinkan. Tumpukan kayu-kayu besar yang hanyut terbawa arus banjir memenuhi jalan desa hingga pekarangan rumah warga. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat akses transportasi, tetapi juga menyulitkan proses penanganan dan pemulihan pascabencana.
Kedatangan Himadikum UMRI dan MAPALA UMRI bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi faktual masyarakat terdampak, sekaligus mengumpulkan data lapangan yang akan digunakan sebagai bahan advokasi serta koordinasi penyaluran bantuan. Dalam keterangannya, Ketua Himadikum UMRI menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi yang dihadapi warga Desa Garoga.
“Kami melihat sendiri bagaimana masyarakat Garoga berjuang dalam kondisi yang sangat darurat. Material kayu berserakan, akses terputus, dan kebutuhan pokok belum sepenuhnya terpenuhi. Bantuan tidak boleh ditunda. Pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus memberikan perhatian penuh agar penanganan cepat dapat dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu, kehadiran MAPALA UMRI turut memberikan dukungan teknis, khususnya dalam penilaian kondisi medan dan lingkungan pascabanjir. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, mereka menilai bahwa penanganan dampak banjir membutuhkan penggunaan alat berat serta koordinasi lintas instansi untuk membersihkan kayu-kayu besar yang menutup jalur utama desa.
Ketua Himadikum UMRI juga menegaskan pentingnya gerak cepat dan terkoordinasi dari seluruh pihak, baik pemerintah, organisasi kemanusiaan, maupun relawan. Menurutnya, keterlambatan penyaluran bantuan hanya akan memperburuk kondisi fisik dan psikologis masyarakat terdampak.
Sebagai bentuk komitmen, Himadikum UMRI bersama MAPALA UMRI menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi di Desa Garoga, mendukung proses advokasi, serta mendorong langkah-langkah pemulihan yang tepat, cepat, dan berkeadilan bagi masyarakat yang terdampak bencana.***
Aktivis Duga Jadi Korban Penyiraman Air Keras, KMPKS Desak Perlindungan HAM dan Evaluasi Menteri HAM
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos) – Dugaan tindak kekerasan terhadap.
Kapolri Tinjau PLG Tesso Nilo, Tegaskan Komitmen Pulihkan 81 Ribu Hektare Habitat Gajah Sumatera
PELALAWAN (PelalawanPos) – Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan .
Kebakaran Lahan di Merbau Pelalawan Berhasil Dikendalikan, Tim Gabungan Lakukan Pendinginan
PELALAWAN (PelalawanPos.co)– Kebakaran lahan yang terjadi di kawasa.
Diduga Kelola Kebun Sawit di Kawasan Hutan, PT Guna Dodos Terseret Dugaan Perizinan Bermasalah di Pelalawan
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)— Aktivitas perkebunan kelapa sa.
Dari Pelalawan ke Panggung Nasional, Sella Pitaloka Raih Women’s Night of Excellence 2026
Jakarta (PelalawanPos.co)– Lampu-lampu kristal di Ballroom Hotel Hi.
Kapolda Riau Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Pelalawan, Dukung Swasembada Pangan Nasional
Pangkalan Kuras (PelalawanPos)– Kapolda Riau, Herry Heryawan, melak.








