Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Harapan Baru dari Tesso Nilo, Kapolda Riau Beri Nama Anak Gajah Sumatera "Nona Seroja"
Pelalawan (PelalawanPos)– Kabar menggembirakan datang dari kawasan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan. Seekor anak gajah Sumatera betina yang lahir sehat di Camp Elephants Flying Squad kini resmi memiliki nama. Kapolda Riau, Herry Heryawan, memberikan nama "Nona Seroja" dalam kunjungan kerjanya ke lokasi tersebut, Kamis (11/6/2026).
Kunjungan Kapolda Riau didampingi Wakil Bupati Pelalawan, Husni Tamrin, serta unsur Forkopimda Pelalawan, pihak Balai TNTN, dan para petugas Flying Squad yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga dan merawat gajah-gajah di kawasan konservasi tersebut.
Momen pemberian nama itu berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Anak gajah betina yang lahir dari induk bernama Mama Ria tersebut menjadi simbol harapan baru bagi upaya pelestarian gajah Sumatera yang populasinya terus menghadapi berbagai ancaman, mulai dari penyusutan habitat hingga konflik dengan manusia.
Nama "Nona Seroja" dipilih sebagai lambang keindahan, kelembutan, serta semangat baru dalam menjaga kelangsungan hidup satwa langka kebanggaan Indonesia. Kehadiran anak gajah ini menjadi bukti bahwa upaya konservasi yang dilakukan di Camp Elephants Flying Squad membuahkan hasil positif.
Diketahui, Mama Ria melahirkan anak gajah betina dalam kondisi sehat pada Rabu (10/6/2026) di kawasan Camp Elephants Flying Squad yang berada di Taman Nasional Tesso Nilo. Kelahiran tersebut disambut antusias oleh para petugas konservasi dan pecinta lingkungan karena menjadi tambahan populasi gajah Sumatera yang sangat berharga.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Riau mengapresiasi dedikasi seluruh petugas konservasi yang telah bekerja keras menjaga kesehatan dan keberlangsungan hidup satwa dilindungi tersebut. Menurutnya, lahirnya "Nona Seroja" menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan komitmen dalam pelestarian satwa liar dapat memberikan hasil yang membanggakan.
Sementara itu, Wakil Bupati Pelalawan Husni Tamrin mengungkapkan rasa syukur atas kelahiran anak gajah tersebut. Ia berharap "Nona Seroja" dapat tumbuh sehat dan menjadi ikon keberhasilan konservasi di Pelalawan, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan dan habitat satwa liar.
"Kelahiran Nona Seroja bukan hanya kebahagiaan bagi Tesso Nilo, tetapi juga menjadi harapan baru bagi masa depan gajah Sumatera di Riau. Ini adalah pengingat bahwa menjaga alam berarti menjaga kehidupan," ujarnya.
Hadirnya "Nona Seroja" semakin mempertegas peran penting Tesso Nilo sebagai benteng terakhir perlindungan gajah Sumatera di Riau. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi satwa liar, kelahiran ini menjadi secercah harapan bahwa masa depan konservasi masih dapat terus diperjuangkan demi generasi mendatang.***
Mahasiswa KUKERTA UNRI Serahkan Peta Digital Pangkalan Kerinci Timur, Dukung Pelayanan dan Pembangunan Berbasis Data
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)– Inovasi nyata untuk mendukung .
Ketua Umum JMSI: Soal ‘Londo Ireng’ Jangan Salah Mengerti
PALEMBANG (PelalawanPos.co)— Isu ‘Londo Ireng’ yang sedang vira.
Bupati Zukri Desak BPH Migas dan Pertamina, BBM untuk Kuala Kampar Harus Segera Mengalir
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)– Komitmen Pemerintah Kabupaten .
Dinilai Mandek, HIPMAWAN Desak Gubernur Riau Copot Dirut PT Riau Petroleum Kampar
PEKANBARU (PelalawanPos.co)– Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Pelalaw.
Lanjutkan Pembangunan Jalan Lintas Bono, Pemkab Dorong Partisipasi Perusahaan
PELALAWAN (Pelalawanpos) - Ditengah pengetatan fiskal dengan kondisi keuangan terbatas saat ini, .
Hadiri Milad ke-43 Desa Langkan, Bupati Zukri: Pemimpin Harus Mampu Membahagiakan Rakyat
Langgam (PelalawanPos.co) – Suasana penuh kebersamaan dan kegembira.








