Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Kadis PMD, JMSI, dan Praktisi Hukum Kupas Pentingnya Keterbukaan Informasi di Desa
Pangkalan Kuras (PelalawanPos.co)-Pemerintah Desa (Pemdes) Sialang Indah menggelar seminar bertema “Budaya Transparansi dalam Era Teknologi Informasi untuk Informasi Pelayanan yang Partisipasi, dan Berkelanjutan”, Rabu (24/9/2025). Acara ini menjadi momentum penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih terbuka, inklusif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
Tiga narasumber utama hadir dalam kegiatan ini, yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pelalawan, Drs. Novri Wahyudi, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Pelalawan, Erik Suhenra S. I.Kom serta praktisi hukum, Nila Hermawati SH.
Dalam paparannya, Kepala Dinas PMD Kabupaten Pelalawan, Drs. Novri Wahyudi menekankan bahwa transparansi merupakan pondasi dari penyelenggaraan pemerintahan desa yang sehat.
“Keterbukaan informasi bukan hanya soal kewajiban hukum, tetapi juga tentang membangun kepercayaan publik. Teknologi informasi menjadi alat strategis untuk menyampaikan program desa dan melibatkan masyarakat secara langsung,” ucap Kadis PMD Pelalawan.
Hal senada, Ketua JMSI Pelalawan Erik Suhenra S.I.Kom menambahkan, media siber berperan penting sebagai mitra pemerintah desa dalam mengawal keterbukaan informasi.
“Desa yang transparan akan lebih mudah mendapat dukungan masyarakat. Dengan publikasi yang cepat, akurat, dan berimbang, masyarakat bisa menilai sekaligus berpartisipasi dalam pembangunan,” ujar Erik dalam penyampaian materinya.
Sementara itu, praktisi hukum Nila Hermawati yang turut hadir menjelaskan aspek regulasi dalam keterbukaan informasi publik. Ia mengingatkan agar setiap aparat desa memahami aturan agar tidak salah langkah dalam menyajikan informasi.
“Transparansi merupakan amanat undang-undang, tetapi harus dilakukan dengan cara yang tepat dan sesuai koridor hukum,” tegasnya.
Terakhir, Kepala Desa Sialang Indah, Warno dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari komitmen desa dalam mengelola pembangunan secara terbuka, partisipatif, dan berkelanjutan.
“Kami ingin masyarakat ikut serta mengawasi, memberi masukan, dan menjadi bagian dari proses pembangunan desa. Dengan begitu, pembangunan tidak hanya berjalan, tetapi juga memberi manfaat luas dan berkesinambungan,” ucapnya.
Seminar yang berlangsung di aula desa ini diikuti Sekdes Sialang Indah, Eko, Ketua BPD Desa Sialang Indah, Heriyanto, perangkat desa, kadus, RW, RT, pemuda, dan perwakilan kaum perempuan. Suasana diskusi berjalan dinamis, banyak peserta menanyakan tentang mekanisme pemanfaatan teknologi digital untuk layanan publik serta cara mendorong partisipasi masyarakat secara aktif.***
Pemkab Pelalawan Matangkan Persiapan TMMD ke-129, Fokus Bangun Infrastruktur dan Perkuat Gotong Royong
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos) — Pemerintah Kabupaten Pelalawan m.
Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga, Bupati Zukri Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjangkau
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co)—Ratusan masyarakat memadati Lap.
Kapolres Pelalawan Turun ke Pesisir Sungai Kualo, Warga Curhat Soal Pencurian hingga Lampu Jalan
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos) – Suasana hangat penuh keakraban t.
Polres Meranti Tunjukkan Keseriusan Berantas Narkoba Lewat Pemusnahan Barang Bukti
MERANTI (PelalawanPos) – Polres Kepulauan Meranti melaksanakan pemu.
Progres Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Polres Meranti Tuntas 80 Persen.
MERANTI (PelalawanPos)– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Ta.
Penutupan Panglong Arang Guncang Ekonomi Warga Pesisir, Bupati Meranti Minta DPR RI Turun Tangan
MERANTI (PelalawanPos)– Penutupan sejumlah panglong arang di Kabupa.








