Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Pelaku Pelempar Kepala Anjing ke Rumah Ketua LAM Pekanbaru Ditangkap
TS alias Bob (37) salah satu pelaku teror pelemparan kepala anjing, yang menyasar rumah Kasi Penkum, dan Humas Kejati Riau Muspidauan serta turut serta dalam percobaan pembakaran di rumah M Nasir Penyalai, ditangkap Kamis (20/5/2021) di Pelalawan.
Bob yang sebelumnya ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) diringkus, saat berada dirumah keluarganya.
''Dirumah keluarganya di Jalan Lintas Timur, Desa Puncak Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau,'' kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Sabtu (21/5/2021).
Saat diamankan, dari tangan TS alias Bob polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 unit handphone merk Vivo seri 1606 warna gold lis ungu, Nokia seri 1174 warna biru dan merk Strawberry warna biru.
Artinya, dengan tertangkapnya TS ini, sambung Narto, menambah jumlah pelaku yang ditangkap sebelumnya, yakni Iwan, Didi, dan Boy. Jadi hanya satu palaku lagi yang masih dalam pengejaran.
'Dalam kasus ini otak pelakunya inisial J, yang masih berstatus DPO,'' sebut Narto.
Sebagai informasi, penangkapan para pelaku ini dilatarbelakangi adanya oknum yang tidak senang dengan hasil Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) LAM (Lembaga Adat Melayau) Kota Pekanbaru, beberapa waktu lalu di Hotel Furaya. Dimana Humas Kejati Riau, Muspidauan terpilih menjadi Ketua Harian LAM Kota Pekanbaru.
''Kasus ini dilatarbelakangi Musda LAM Kota Pekanbaru, dimana dalam musyawarah tersebut ada pergantian kepemimpinan. Dan yang terpilih menjadi Ketua hariannya adalah Muspidauan dari musyawarah daerah luar biasa tersebut,'' jelas Narto.
Selain itu, teror ini juga dilakukan karena otak pelakunya ingin tetap menguasai fasilitas yang ada di LAM Kota Pekanbaru.
''Aksi teror ini tujuannya agar mereka bisa tetap eksis di property yang dimiliki LAM Kota Pekanbaru,'' bebernya.
Untuk diketahui, aksi teror itu terjadi sejak 3 Maret 2021, dimulai pelemparan bensin ke rumah warga bernama Nasir.
Kemudian 4 Maret 2021 aksi teror kembali terjadi di Rumah Ketua NU Riau, dengan cara mencoret dinding rumah dengan kata-kata kasar.
Lalu terakhir 5 Maret 2021, aksi teror terjadi di rumah Humas Kejati Riau, Muspidauan.
Diduga Cabuli Anak dan Sebar Video Seksual di WhatsApp, Pelaku Dibekuk Polres Pelalawan
Kerumutan (PelalawanPos.co)– Keresahan masyarakat di Kecamatan Keru.
Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
Langgam (PelalawanPos.co)– Menindaklanjuti keresahan masyarakat ter.
Pemasangan Spanduk Lahan TUKS PT Arara Abadi Batal, Kuasa Hukum Klaim Dihadang Security
Teluk Meranti (PelalawanPos.co)— Rencana pemasangan spanduk pemberi.
Karhutla Mengintai Riau, APARI Desak Aparat Perketat Pengawasan dan Eksekusi Putusan PT SSS
PEKANBARU (PelalawanPos.co)— Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Kar.
KMPKS Desak Kapolda Riau Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli Proyek Perbaikan Jalan Rp1,2 Miliar di Rohul
Pekanbaru (PelalawanPos.co)- Ratusan massa yang tergabung dalam Kesat.
Geger! Oknum Guru SMPN Bernas Diduga Cabuli Anak Sesama Jenis, Komnas PA Buka Suara
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co)– Munculnya pemberitaan terkait .








