• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 24646 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 24034 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 34182 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 37672 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 40003 Kali

  • Home
  • Religi
  • Pelalawan

IKADI Pelalawan Gelar Pelatihan Khotib dan Imam

Redaksi

Ahad, 09 Februari 2025 16:42:37 WIB
Cetak
IKADI Pelalawan Gelar Pelatihan Khotib dan Imam

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)-katan Da'i Indonesia (IKADI) Kabupaten Pelalawan sukses menggelar pelatihan khotib dan imam yang dihadiri oleh para ustadz dan tokoh agama setempat.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan khotib dan imam dalam menyampaikan dakwah yang lebih efektif dan berkualitas, diadakan di Aula Kantor Camat Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. Sabtu (8/2/2025) dan diikuti oleh sekitar 74 peserta dari berbagai wilayah Pangkalan Kerinci.

Kegiatan diawali dengan tilawah oleh Ustadz Yanto Subarkah, S.Pd, serta doa yang dipimpin oleh Ustadz Khaiurnnas. Suasana semakin khidmat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IKADI yang dipimpin oleh Ustadz Herdi Prayuda.

Sambutan diberikan oleh Ketua IKADI Pelalawan, Ustadz Agus Gufron Tamami, MA menyebutkan program-program IKADI yang mandiri dan kuat, yang dikenal oleh masyarakat, mencakup amanah yang diberikan ketika rakornas. 

"Insya Allah, ke depan kita akan merasakan eksistensi dari IKADI ini, belum lama ini, kita diundang oleh beberapa dinas, salah satunya Diskominfo untuk menggerakkan dakwah di Pelalawan. IKADI juga memiliki program yang kita rasakan bersama, yaitu Mabit (malam bina iman dan taqwa), yang menunjukkan bahwa setiap peserta atau anggota harus berbasis pada pembinaan, dengan harapan bahwa pembinaan tersebut akan melahirkan pribadi-pribadi yang bertanggung jawab dan beriman," ucapnya. 

Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Ustadz Edi Amran, Lc. MA dan Ustadz Dr. (H.C) M. Rois Candra, SE Al Hafidz. Kedua narasumber tersebut membawakan materi tentang teknik berkhutbah yang baik serta peran imam dalam membimbing jamaah. Selain itu, dalam sesi sosialisasi dan diskusi interaktif dipandu oleh Ustadz H. Abdullah M.Pd. Peserta mendapatkan wawasan tambahan mengenai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas sebagai khotib dan imam, serta solusi untuk mengatasinya.

Pada kesempatan itu H. Abdullah, M.Pd mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Ketua IKADI Kabupaten Pelalawan yang telah mentaja kegiatan pelatihan ini. Ia juga menyampaikan pengalamannya bahwa Idealnya pelatihan ini tiga hari. 

"Saya pernah ikut pelatihan imam dan mubaligh. Untuk meningkatkan pengetahuan menjadi khotib dan imam." tuturnya.

H. Abdullah, M.Pd, mengatakan bahwa barangkali dalam sesi diskusi  apa yang menjadi masukan para Da'I dapat teralisasi ke depannya.

 "Jika para Imam untuk mendapatkan standarisasi sebagai imam. Segera diusulkan melalui IKADI atau bendaharanya, membuat kesepakatan. Tentang menguji keilmuan atau fiqihnya dan lain sebagainya. Menurut saya menarik, untuk khotib dan Imam penting sekali saya pikir, standarisasi atau diberikan pelatihan khusus, penguatan bacaan imam, dipertajam bacaannya, hurufnya dan lain lain," jelas H. Abdullah, M.Pd, juga sebagai Anggota Banggar di DPRD Provinsi Riau, Komisi 3 bidang keuangan itu.

Dalam sambutannya, Ustadz Edi Amran, Lc. MA menekankan pentingnya memahami kebutuhan jamaah dalam menyampaikan khutbah. "Seorang khotib harus mampu menyampaikan pesan dakwah dengan bahasa yang mudah dipahami, relevan dengan kehidupan sehari-hari, dan tentunya sesuai dengan tuntunan syariat. Dakwah yang efektif bukan hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga menyentuh hati dan menggerakkan umat untuk mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan mereka," ujarnya.

Lanjutnya, "Persiapan utama khotib adalah mental, dan adanya materi. Baik yang belum pernah menjadi khotib maupun yang pernah jadi khotib dadakan, dimulai-mulai tampilah di depan orang. Memiliki istematis artinya singkat, jelas, tepat. Motivasinya adalah sebagaimana perintah Allah SWT 'Hai orang-orang beriman apabila kalian di panggail (adzan) maka segaralah kalian solat'. Bersikap terbaik, Pakaian terbaik, dan penyampaian terbaik," terang Edi Amran.

Salah satu peserta aktif dalam kesempatan itu menyampaikan pengalamannya. Bahwa sewaktu-waktu pernah mengalami sebagai khotib dadakan. Kemudian bertanya, apakah yang sudah ikut pelatihan ini pantas dipanggil DA'I apakah ada standarnya, atau dasar hukum yang mengaturnya, atau syarat, dan setahu saya kalau dulu DA'I adalah orang yang usianya lebih tua. Dan apakah pemandu acara jumatan dengan usia tertentu atau yang sudah Da'I.

Penjelasan akurat di perdalam oleh Edi Amran dan juga menjelaskan bahwa Khotib dalam menyampaikan materi khutbahnya harus padat, singkat, dan jelas. Tujuannya, agar pesannya masuk, rukunnya terpenuhi, sah ranggakaiannya sebagai solat jumat, dan dapat pahala dari Allah SWT. "Hindari waktu yang lama, karena kalau mengambang apa yang akan disampaikan, salah, berdosa kita. karena  jika mendapatkan salah tafsir akan mendapatkan dosa. Gunakanlah Ajakan taqwa, ajakan kebaikan, dan lain-lain.

Agar khotib punya cirikhas, pembinaan-pembianaan dan pelatihan ini sangat penting dan jangan malu bertanya, berkhutbahlah dengan suara yang jelas, waktu ringkas 15 menit maksiamal 20 menit, penampilan, pakailah pakaian yang bisa mengesankan baik sehingga apa yang disampaikan orang bisa mendengar dengan baik.

Sementara itu, Ustadz Dr. (H.C) M. Rois Candra, SE Al Hafidz menyoroti peran penting imam dalam membimbing jamaah, tidak hanya dalam shalat tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat. "Imam bukan sekadar pemimpin shalat, tetapi juga teladan bagi jamaahnya. Oleh karena itu, seorang imam harus memiliki ilmu yang luas, akhlak yang baik, serta kemampuan untuk membina umat dengan penuh kesabaran dan hikmah. Dengan demikian, peran imam dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia akan semakin maksimal," jelasnya.

"Dalam Bimbingan Praktis menjadi Imam Berjamaah. Imam itu secara umum seseorang yang diangkat menjadi pemimpin. Dalam terminologi AS-Sunnah, sebagai seorang muslim yang taat dan memiliki ilmu pengetahuan dalam agamanya. Dalam kajian fiqih, imam yang diangkat untuk memimpin pelaksanaan salat berjamaah," terangnya.

Kemudian, Ia menjelaskan syarat-syarat menjadi imam, sama dengan syarat yang berlaku dengan solat. "Mengetahui rukun dan hal hal yang membatalkan solat. Mengetahui tata cara solat berjamaah. Jika jemaahnya laki-laki maka Imamnya adalah laki laki, tidak boleh perempuan mengimami laki-laki. Imam adalah penanggung jawab jika ia benar maka benarnya itu untuknya dan jemaahnya. Seorang figur yang lebih patut menjadi imam, artinya pilihlah diantara kamu yang lebih patut menjadi imam. Tuan rumah, fasih bacaan alquraanya, yang disukai jemaah, yang paling lama memeluk agama islam, yang paling menguasai AS-Sunnah, dan yang lebih tua. Kemudian bacaanya bagus walau suaranya kurang bagus.

Beberapa kali ustadz M. Rois Chandra memberikan contoh kesalan fatal ketika imam membacakan al-fatihah, bawa bacaan yang pendek tidak boleh dibaca panjang dan sebaliknya karena dapat merubah maknanya dan itu fatal. Kemudian dalam membaca dengan fasih H besar dan H kecil dalam al-fatihah itu harus benar-benar dipahami. Untuk itu perlu berlatih secara berurutan dan jangan ada kesalahan fatal yang dapat mengubah maknanya," tuturnya.

Keberadaan IKADI di Kabupaten Pelalawan menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kualitas dakwah di wilayah ini serta mempererat sinergi antara ulama, imam, dan khotib dalam membangun masyarakat yang lebih religius dan harmonis. Peserta dan para ustad yang sangat antusias pada kegiatan ini semakin memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan keagamaan di Pelalawan.

Berdasarkan rangkaian kegiatan pelatihan khotib dan imam yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kabupaten Pelalawan, acara ini dapat terselenggara dengan sukses berkat kerja keras dan dedikasi para panitia yang telah mengatur jalannya kegiatan dengan baik. Di antara panitia yang berperan penting dalam keberlangsungan acara ini adalah Ustadz Herdi, Ustadz Firmalis, Ustadz Oki Ansori, dan Ustadz Sofwan, yang bertanggung jawab dalam proses registrasi peserta. Selain itu, Ustadz Budi Zainuddin, S.Pd.I, turut berkontribusi sebagai MC dalam sesi pembukaan acara. Dengan adanya sinergi dan kerja sama dari seluruh panitia, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.

Acara ditutup dengan doa serta sesi makan bersama yang dipimpin oleh bendahara panitia, Ustadz Beni Oktora. Para peserta mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini dan berharap agar pelatihan serupa dapat terus diadakan secara berkala. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para khotib dan imam di Kabupaten Pelalawan semakin profesional dalam menjalankan tugasnya, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.***


 Editor : RH

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Religi

Tangis Haru Sambut Kepulangan 223 Jamaah Haji Pelalawan, Bupati Zukri: Semoga Menjadi Haji Mabrur

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:29:53 WIB

PELALAWAN (PelalawanPos) – Suasana penuh haru, syu.

Religi

Perdana Gelar Pemotongan Hewan Kurban, Masjid Al-Hidayah 131 Sembelih 6 Sapi dan 1 Kambing

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:02:27 WIB

PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)– Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 .

Religi

Kemenag Pelalawan Catat 3.044 Hewan Kurban pada Iduladha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:07:24 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)— Kantor Kementerian Agama Kabupate.

Religi

Ustadz Muhammad Absori Lc: Idul Adha Ajarkan Keikhlasan, Pengorbanan dan Kepedulian Sesama

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:17:28 WIB

PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co)— Momentum Hari Raya Idul Adha 1.

Religi

Sudah Mampu Tapi Belum Berkurban? Simak Peringatan Rasulullah

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52:21 WIB

PelalawanPos- Menjelang Hari Raya Iduladha, umat Islam kembali diinga.

Religi

Tausiyah Menyentuh Hati, Ustadz Wandi Ingatkan Kemuliaan Tak Diukur dari Harta

Jumat, 08 Mei 2026 - 13:05:54 WIB

PELALAWAN (PelalawanPos)– Tausiyah yang disampaikan Ustadz Wandi Sy.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Musyawarah Akbar Warga Kelurahan Pelalawan Sepakati Pemda Pimpin Perundingan Fee Tanaman Kehidupan dengan RAPP
20 Juni 2026
Predator Anak Berkedok Guru Les dan Pelatih Bola di Pelalawan, Divonis 15 Tahun Penjara
20 Juni 2026
Perumda Tuah Sekata Buka Suara Soal Demo PNBMR, Tegaskan Tunggakan Usaha Bukan Penyimpangan Keuangan
20 Juni 2026
Bupati Zukri Sambut Menteri LH di Pelalawan, Sekat Kanal Jadi Senjata Lawan Kebakaran Gambut
20 Juni 2026
Sadis! Kasir PT MPT Ditusuk 22 Kali Demi Rp76 Juta, Pelaku Dibekuk Kurang dari 12 Jam
19 Juni 2026
Kompak Cegah Karhutla, APP Gruop Dukung Basis Tata KelolaAir Gambut
19 Juni 2026
Komnas PA Pelalawan Pantau SPMB di SDN 006 Pangkalan Kerinci, Pastikan Hak Anak dan Transparansi Terjaga
19 Juni 2026
Fajar–Oktavia Menang! Harapan Baru Mahasiswa ITP2I untuk BEM yang Lebih Progresif
18 Juni 2026
Muharram Jadi Titik Awal Perubahan: Bupati Zukri Tanam Aren, Siapkan Masa Depan Ekonomi Kuala Kampar
18 Juni 2026
Di Tengah Kritikan, Perumda Tuah Sekata Pastikan Agroniaga Tetap Jalan dan Kewajiban Ditata
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Musyawarah Akbar Warga Kelurahan Pelalawan Sepakati Pemda Pimpin Perundingan Fee Tanaman Kehidupan dengan RAPP
  • 2 Predator Anak Berkedok Guru Les dan Pelatih Bola di Pelalawan, Divonis 15 Tahun Penjara
  • 3 Muharram Jadi Titik Awal Perubahan: Bupati Zukri Tanam Aren, Siapkan Masa Depan Ekonomi Kuala Kampar
  • 4 Di Tengah Kritikan, Perumda Tuah Sekata Pastikan Agroniaga Tetap Jalan dan Kewajiban Ditata
  • 5 Lautan Manusia Sambut 1448 Hijriah, Pelalawan Ukir Tradisi Baru Bersama UAS dan Ikan Bakar 5,5 Ton
  • 6 Tangis Haru Sambut Kepulangan 223 Jamaah Haji Pelalawan, Bupati Zukri: Semoga Menjadi Haji Mabrur
  • 7 Polres Pelalawan Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Pencabulan Anak 7 Tahun Diamankan Warga dan Polisi

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media