• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 31613 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 30987 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 41172 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 44619 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 47331 Kali

  • Home
  • Nasional

Rekam Jejak RAPP Sebagai Penyuap, Gubri dan Bupati Diingatkan Jaga Jarak Dengan Perusahaan Sukanto Tanoto

Redaksi

Jumat, 20 Desember 2024 19:08:23 WIB
Cetak
Rekam Jejak RAPP Sebagai Penyuap, Gubri dan Bupati Diingatkan Jaga Jarak Dengan Perusahaan Sukanto Tanoto

PELALAWAN (Pelalawanpos) - Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) dalam catatan nya menyebutkan perusahaan milik Sukanto Tanoto di bawah naungan Raja Garuda Emas (RGE) punya sejarah panjang dalam korupsi kehutanan di negeri Melayu Riau ini. Beberapa pejabat terpedaya dengan tipu muslihat yang dilancarkan oleh anak buah Tan Kang Hoo ini hingga berakhir dalam operasi anti rasuah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan di vonis bersalah oleh pengadilan sampai inkrah.

Dalam catatan Jikalahari, ada nama Rusli Zainal sebagai Gubernur Riau kala itu yang menerima upeti dari RAPP, Azmun Jaafar Bupati Pelalawan yang lebih dulu di cokok KPK dan Bupati Siak, Arwin As serta tiga Kadis Kehutanan Riau yang ikut terlibat dalam memuluskan langkah RAPP menjajah tanah Riau.

"Belakangan pun diketahui bahwa izin yang diperoleh perusahaan-perusahaan penyuplai kayu hutan ke APRIL Grup ini diperoleh dengan tindakan melawan hukum, berupa suap untuk memuluskan terbitnya izin di atas tegakan hutan alam, yang jelas-jelas saat itu bertentangan dengan ketentuan yang berlaku. Ada 16 izin perusahaan HTI yang terafiliasi dengan APRIL Group memperoleh izin HTI dan RKTnya di atas hutan alam. Atas penerbitan izin ini, Bupati Siak, Bupati Pelalawan, Tiga Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Riau dan Gubernur Riau Rusli Zainal divonis bersalah karena menyalah gunakan kewenangannya untuk menerbitkan izin di areal yang tidak seharusnya,"beber Koordinator Jikalahari, Okto Yugo Setyo dalam catatannya yang diterima redaksi

Dari perilaku korup dan mental suap yang dimainkan oleh anak buah Sukanto Tanoto itu menyebabkan hilangnya hutan alam di Riau.

"Diperkirakan nilai tegakan hutam alam yang telah hilang mencapai Rp 2,5 triliun dan perekonomian negara telah dirugikan mencapai Rp 1,3 triliun,"sebut Okto merinci. 

Agar tidak terjatuh di lubang yang sama, Ketua Gerakan Pemuda Peduli Pelalawan (GP3) Juhendri mengingatkan pengambil kebijakan di daerah, baik di Provinsi Riau maupun di Pemkab Pelalawan, Pemkab Siak dan Pemkab Pemkab yang menjadi bagian dari wilayah  operasional RAPP untuk mesti hati hati atas bujukan dan rayuan untuk menghalalkan segala cara agar izin kegiatan keluar dan menguntungkan RAPP sepihak.

"Kita ingatkan Gubernur Riau terpilih, Bupati Pelalawan terpilih dan Bupati Siak terpilih nanti untuk hati hati dengan RAPP, karena sudah ada pengalaman pemimpin kita bermasalah dengan hukum karena menerima suap dari anak buah Sukanto Tanoto," kata Juhendri, Kamis (19/12/2024)

Dilanjutkan pria yang akrab disapa Jo, walaupun kepala daerah di negeri Riau ini sudah hati hati, RAPP akan mencari cara agar keinginan menguasai hutan berbungkus HTI dapat terealisasi, tentu pendekatan dengan penguasa di daerah.

"Agar tidak  11 terjebak, pak Gubri, pak bupati bupati di Riau ini jagalah jarak dengan RAPP, jangan sampai kita jatuh di lubang yang sama,"imbuhnya

Jo juga menyoroti kasus suap yang melibatkan RAPP dan kepala daerah, hanya ditanggung oleh penerima suap saja, sedangkan RAPP sebagai pemberi suap bebas dari jerat hukum.

"Sudah cukuplah kita diperdaya oleh Sukanto Tanoto cs, jangan sampai terjadi yang kedua,"katanya Jo mengingatkan.

Senada dengan GP3, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kabupaten Pelalawan juga memberikan  peringatan yang sama, mengingatkan kepala daerah di Riau untuk tidak tertipudaya dengan bujuk rayu RAPP.

"Yang saya lihat, tidak ada untungnya kepala daerah dengan dengan RAPP bagi masyarakatnya. Entahlah lah bagi Gubernur dan Bupati secara pribadi, jangan sampai kepala daerah di Riau ini dimanfaatkan RAPP dan anak perusahaan nya untuk menguasai tanah Riau, habis kita pak bupati, pak gubernur, " tegas Ketua KAMMI Pelalawan Wahyu Widodo

"Bahkan mantan Kades Sering pun tak luput dari korban suap RAPP,"tambahnya

Diakui mahasiswa ITP2I Pelalawan ini, RAPP sangat pandai menempatkan diri dengan kekuasaan, selalu menempel dengan kekuasaan untuk bisa mewujudkan keinginan RAPP menguasai Riau

"Contohnya saja kalau ada kunjungan menteri ke Riau, selalu disambut dan dijamin oleh RAPP, banyak kebohongan yang dilontarkan seakan RAPP peduli dengan masyarakat, dengan lingkungan dan hutan, padahal faktanya adalah sebaliknya.

"RAPP itu pandai cari muka, maka pak gubernur dan pak bupati harus hati hati, harus jaga jarak dengan RAPP," pungkasnya

Humas RAPP, Disra Aldrick dan Budi Firmansyah ketika dikonfirmasi terkait hal ini hanya diam seribu bahasa, chat WhatsApp terkirim ke nomor kedua Humas RAPP ini sudah conteng dua namun enggan membalas konfirmasi media.***


 Editor : AP

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Penggerak HAM Dorong Pemenuhan Hak Dasar Masyarakat Lalang Kabung

Rabu, 16 September 2026 - 21:32:27 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) — Upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarak.

Nasional

Orang Tua Pertanyakan Administrasi Anak, Oknum Anggota DPRD Dairi Diduga Intervensi SMPN 1 Sidikalang

Rabu, 16 September 2026 - 20:57:56 WIB

DAIRI, SUMATERA UTARA (PelalawanPos.co)— Persoalan administrasi kep.

Nasional

Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam

Jumat, 11 September 2026 - 09:44:43 WIB

Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Pengukuran bersama terhadap lahan .

Nasional

Puluhan Warga dan Aparat Berjibaku Padamkan Karhutla di Kuala Kampar, Lahan Gambut Masih Berasap

Senin, 07 September 2026 - 17:29:59 WIB

KUALA KAMPAR (PelalawanPos.co) – Upaya mencegah kebakaran hutan dan.

Nasional

Aktivis Pelalawan Beri Dua Jempol untuk Komitmen PT Musim Mas di Tengah Maraknya Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 - 06:54:53 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) — Di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi.

Nasional

BEM ITP2I Desak Kapolda Riau Usut dan Tindak Tegas Pelaku Karhutla

Kamis, 03 September 2026 - 07:12:35 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi persoalan seriu.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Penggerak HAM Dorong Pemenuhan Hak Dasar Masyarakat Lalang Kabung
16 September 2026
Orang Tua Pertanyakan Administrasi Anak, Oknum Anggota DPRD Dairi Diduga Intervensi SMPN 1 Sidikalang
16 September 2026
Warga Dua Desa di Siak Berjuang Pertahankan Tanah Leluhur yang Dikuasai PTPN IV, Komisi II DPRD Siak Turun ke Lokasi
16 September 2026
Kejari Pelalawan Turun ke Jalan, Ajak Warga Bersama Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi
16 September 2026
Antrean Biosolar Mengular, Hima Persis Pelalawan Desak Pengawasan Distribusi BBM Subsidi Diperketat
16 September 2026
Huzni Kembali ke Pidsus, Kini Pimpin Seksi Pidsus Kejari Pekanbaru
15 September 2026
100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih
15 September 2026
Diduga Cabuli Anak dan Sebar Video Seksual di WhatsApp, Pelaku Dibekuk Polres Pelalawan
14 September 2026
HIPMAWAN Dukung Program Aren Pelalawan: Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Membangun Ekonomi dan Wisata Masa Depan
14 September 2026
Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
13 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Warga Dua Desa di Siak Berjuang Pertahankan Tanah Leluhur yang Dikuasai PTPN IV, Komisi II DPRD Siak Turun ke Lokasi
  • 2 100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih
  • 3 HIPMAWAN Dukung Program Aren Pelalawan: Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Membangun Ekonomi dan Wisata Masa Depan
  • 4 Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
  • 5 Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan
  • 6 Jelang HUT ke-27, Pemkab Pelalawan Percepat Penyelesaian Tahap Akhir Tugu Bono
  • 7 Bupati Zukri Gerak Cepat Atasi Banjir Pangkalan Kerinci: Jangan Tunggu Banjir Datang Baru Bergerak!

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media