Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Kapolres Pelalawan Prihatin Terhadap 34 Korban Penipuan SK Honorer Oleh Oknum PNS Disdikbud
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)-Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto SH, SIK menyampaikan keprihatinan terhadap 34 orang guru TK dan SD di Kabupaten Pelalawan yang menjadi korban penipuan SK Honorer Pemda oleh oknum PNS Disdikbud Pelalawan.
Hal itu disampaikan Kapolres Pelalawan yang dikenal dekat dengan seluruh lapisan masyarakat Pelalawan pada saat menerima kunjungan perwakilan 34 orang korban penipuan, Rabu (29/5/2024) di ruang kerjanya.
"Kami mendengar kabar berita viral 34 orang korban guru TK dan SD yang mengalami penipuan berkedok SK Honorer yang sangat memilukan dan ini menjadi keprihatinan kita bersama," kata Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto didampingi Kasat Reskrim IPTU Kristofel, STrk, SIK.
Sambung AKBP Suwinto, Insya Allah kasus ini akan menjadi atensi bersama, meski sudah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Pelalawan, tentu pihaknya akan mensupport dengan berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Pelalawan.
"Ya, kita sangat mendukung penuntasan kasus ini, mengingat kita tau sendiri bagaimana nasib para guru TK dan SD yang berharap hidup mencari kesejahteraan dengan mendapatkan gaji yang layak. Terlebih mereka guru tanpa tanda jasa yang mencerdaskan anak-anak bangsa," ungkap AKBP Suwinto.
Sementara itu, salah satu Korban Tini Febriyanti mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto telah menerima silaturahmi dia bersama rekan-rekannya yang menjadi korban penipuan SK Honorer oleh oknum PNS Disdikbud Pelalawan
"Kami berharap kasus ini dapat tuntas dan pelaku dapat dihukum sesuai dengan perbuatan. Tentu kami juga berharap uang kami yang ditipu dapat kembali," ucap Buk Tini.
Selain itu, Tini juga menjelaskan bahwa korban rata-rata guru TK dan SD dengan harapan saat itu bisa mendapatkan SK agar bisa layak menjalani kehidupan. Layak seperti pegawai lain sama-sama satu profesi.
"Saat ini kami pak Kapolres mengabdi mencerdaskan kehidupan bangsa cuma mendapatkan hasil jerih keringat hanya Rp 200 ribu perbulan. Siapa yang tidak tergiur ada seorang oknum PNS mengiming-imingi SK honor akan tetapi pada akhirnya, kami semua tertipu," terang Buk Tini dengan nada lesu.
Pantauan media ini, tampak hadir mendampingi 34 orang korban Kantor Hukum Fams Law Firm Lawyer Syamsul Harifin SH, Mahyudi SH dan puluhan wartawan Pelalawan. ***
Kejari Pelalawan Turun ke Jalan, Ajak Warga Bersama Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi
PANGKALAN KERINCI, PelalawanPos.co —Upaya membangun kesadaran masya.
Diduga Cabuli Anak dan Sebar Video Seksual di WhatsApp, Pelaku Dibekuk Polres Pelalawan
Kerumutan (PelalawanPos.co)– Keresahan masyarakat di Kecamatan Keru.
Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
Langgam (PelalawanPos.co)– Menindaklanjuti keresahan masyarakat ter.
Pemasangan Spanduk Lahan TUKS PT Arara Abadi Batal, Kuasa Hukum Klaim Dihadang Security
Teluk Meranti (PelalawanPos.co)— Rencana pemasangan spanduk pemberi.
Karhutla Mengintai Riau, APARI Desak Aparat Perketat Pengawasan dan Eksekusi Putusan PT SSS
PEKANBARU (PelalawanPos.co)— Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Kar.
KMPKS Desak Kapolda Riau Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli Proyek Perbaikan Jalan Rp1,2 Miliar di Rohul
Pekanbaru (PelalawanPos.co)- Ratusan massa yang tergabung dalam Kesat.








