Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Babak Baru Kasus Mafia Tanah Dialami Kakek Jum'at, Nama Mantan Kades Makmur Disebut-sebut
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co) -Terkait Kasus mafia tanah yang dialami kakek Jum'at dan kawan-kawan menuai perhatian publik.
Kini kasus itu dalam proses pengembangan perkara dugaan penyerobotan lahan yang dilakukan oleh oknum berinisial M.
Kepada awak media, Jumat (3/5/2024). Kuasa hukum Kakek Jum'at, Syamsul Harifin SH didampingi Mahyudi SH mengatakan, bahwa pihaknya dalam proses pengembangan perkara dan akan memasuki babak baru dalam gugatan nantinya.
"Kita sudah kroscek dilapangan diduga tanah tersebut sudah dialihkan penguasaannya kepada mantan kepala desa Makmur. Selain itu, dimana proses peralihan penguasaan tersebut tidak lah wajar dan di nilai cacat Hukum," kata Syamsul Harifin SH bersama Mahyudi SH saat jumpa pers di kantor JMSI Pelalawan.
Sambung pria yang gentol memperjuangkan hak masyarakat ini, menjelaskan bahwa dimana penerbitan surat tersebut hanya sebatas penujukan bersama oleh beberapa oknum termasuk M tersebut dan mereka secara bersamaan menyetujui dan membiarkan mantan kepala desa membuat surat di atas tanah yang sudah memiliki surat terlebih dahulu.
"Ya, hal itu membuat adanya tumpang tindih administrasi surat di satu objek tanah. Kita menduga adanya kejahatan terstruktur yang mana telah melegalkan sesuai kejahatan dalam merampas hak orang lain, " terang pria yang berkantor Hukum Fams Law Firm di Jalan Pemda ini.
Dirinya sebagai kuasa hukum akan melengkapi bukti-bukti dan akan memasang plang nama di tanah yang telah dikuasai oleh mantan kepala desa tersebut.
"Insya Allah, kita tunggu saja, setelah lengkap semua bukti kami akan bawa ke ranah Pengadilan," tegas pengacara yang biasa disapa epen ini.
Sebelumnya, Kantor hukum Fams Law Firm sudah melayangkan somasi kepada pihak oknum berinisial M.***
Kejari Pelalawan Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Pupuk Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp34 Miliar
Pelalawan (PelalawanPos.co)-Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan kemba.
Polres Pelalawan Musnahkan Lebih 20 Ton Bawang Ilegal di TPA Desa Kemang
Pelalawan (PelalawanPos)– Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan memus.
Paman di Pelalawan Ditangkap atas Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Keponakan
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)- Bejat, mungkin ungkapan itu tepa.
Untuk Ketiga Kalinya, Masjid Ar Razzaq Pangkalan Kerinci Dibobol Maling
PANGKALAN KERINCI (Pelalawanpos) - Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di Masjid Ar Razzaq .
Penyuluh Pertanian Dinilai Rentan Dikaitkan Kasus Pupuk Subsidi, Pemerhati Minta Penegakan Hukum Menyentuh Akar Masalah
Pekanbaru (PelalawanPos.co)— Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) kera.
Kasus Batin Muncak Rantau Viral, Polemik Hukum Adat dan Hukum Positif Kembali Mengemuka di Riau
Pekanbaru (PelalawanPos.co)-Viralnya kasus Jasman selaku Batin Muncak.








