Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
PN Pelalawan Gelar Sidang Perdana Gugatan Terhadap Anak Mantan Bupati Pelalawan
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co) -Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan menggelar sidang gugatan Legal Standing Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup (AJPLH) yang merupakan Organisasi Lingkungan Hidup Bidang Kehutanan terhadap anak mantan Bupati Pelalawan mulai bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan.
Gugatan dengan No Perkara 8/Pdt.G/LH/2024/PN .Plw yang telah terdaftar di Pengadilan Negeri Pelalawan. Pada kesempatan itu, Hakim Ketua dipimpin oleh Benny Arisandy SH, MH dan Hakim Anggota Alvin Ramadhan Nur Luis SH, MH dan Muhammad Ilham Mirza SH, MH.
Kedua belah pihak penggugat AJPLH dan tergugat Tengku Ferra Wahyuni yang diwakili lawyernya Ilhamdi SH, MH terlebih dahulu di perintahkan memasuki ruang sidang. Para pihak diperiksa identitasnya (surat kuasanya), demikian pula diperiksa surat ijin praktik dari organisasi advokat.
Selanjutnya, kedua belah pihak diberikan kesempatan untuk melakukan mediasi atau ditawarkan apakah akan menggunakan mediator dari lingkungan PN atau dari luar sesuai dengan PERMA RI No. 1 Tahun 2008.
Sidang dilanjutkan dengan mediasi pihak AJPLH dengan pihak tergugat Tengku Ferra Wahyuni yang merupakan anak mantan Bupati Pelalawan Tengku Azmun Ja'far. Namun pihak tergugat tidak bisa hadir hanya diwakili oleh Tim Lawyernya Ilhamdi SH, MH.
"Ya, hari ini sidang gugatan kita dari LSM Lingkungan Hidup tentang gugatan Legal Standing ke PN Pelalawan. Sekalian hari ini dilanjutkan dengan mediasi terlebih dahulu," ujar Ketua LSM AJPLH Soni SH, MH, C.Md, Kamis (14/3/2024) kepada awak media.
Lanjut Soni menjelaskan, bahwa pihaknya melakukan gugatan setelah melakukan investigasi dilapangan, yang mana tergugat T. Ferra Wahyuni yang merupakan anak dari mantan Bupati Pelalawan yang diduga telah menguasai lahan perkebunan kelapa sawit yang berada dalam kawasan hutan negara yang belum memiliki izin pelepasan kawasan hutan dari menteri lingkungan hidup dan kehutanan di Jakarta.
"Ini hasil investigasi LSM Lingkungan Hidup dengan beberapa awak media saat mengambil beberapa titik kordinat ke lokasi perkebunan kelapa sawit milik anak mantan Bupati Pelalawan tersebut dan ternyata benar lahan milik Tengku Ferra Wahyuni berada dalam kawasan hutan negara," terang Soni SH, MH, C. Md.
"Setelah kita telusuri dan kita ambil titik kordinatnya lahan seluas +285 hektar tersebut memang benar berada dalam kawasan hutan HPT (Hutan Produksi Terbatas) dan telah menghasilkan buah sawit yang dijual kepada salah satu PKS di Kabupaten Pelalawan. Selain sidang perdata pihaknya juga akan melakukan laporan terkait tindak pidana di Gakkum KLHK," tegasnya.
Sementara itu, Lawyer Ilhamdi SH, SH yang merupakan Lawyer T. Ferra Wahyuni mengatakan, hari ini agenda pertama perkara nomor 8 dimana pihaknya sebagai kuasa tergugat Tengku Ferra. Tadi pihaknya sudah melakukan mediasi pertama, dan dilanjutkan nanti mediasi kedua dengan agenda penawaran dari penggugat.
"Kami menunggu penawaran dari penggugat seperti apa pola mediasinya," ungkap Ilhamdi kepada awak media.
Setelah membaca gugatan, Ilhamdi menyebutkan ini adalah gugatan legal standing terkait penguasaan lahan yang di dalilkan oleh penggugat di kawasan hutan. Dia menampik, bahwa itu baru dalilnya penggugat, tentunya pihaknya sebagai kuasa tergugat akan bantah sesuai dengan bukti dan fakta-fakta yang ada dilapangan.
Selain itu, ketika ditanya soal kepemilik lahan, Ilhamdi SH, MH menegaskan bahwa nanti dilihat saja pada pembuktian persidangan.***
Kejari Pelalawan Turun ke Jalan, Ajak Warga Bersama Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi
PANGKALAN KERINCI, PelalawanPos.co —Upaya membangun kesadaran masya.
Diduga Cabuli Anak dan Sebar Video Seksual di WhatsApp, Pelaku Dibekuk Polres Pelalawan
Kerumutan (PelalawanPos.co)– Keresahan masyarakat di Kecamatan Keru.
Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
Langgam (PelalawanPos.co)– Menindaklanjuti keresahan masyarakat ter.
Pemasangan Spanduk Lahan TUKS PT Arara Abadi Batal, Kuasa Hukum Klaim Dihadang Security
Teluk Meranti (PelalawanPos.co)— Rencana pemasangan spanduk pemberi.
Karhutla Mengintai Riau, APARI Desak Aparat Perketat Pengawasan dan Eksekusi Putusan PT SSS
PEKANBARU (PelalawanPos.co)— Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Kar.
KMPKS Desak Kapolda Riau Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli Proyek Perbaikan Jalan Rp1,2 Miliar di Rohul
Pekanbaru (PelalawanPos.co)- Ratusan massa yang tergabung dalam Kesat.








