Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Berkomitmen Sukseskan Pemilu 2024, PGRI Tidak Boleh Berpolitik
PEKANBARU (PelalawanPos) - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau berkomitmen untuk turut mensukseskan tahapan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang. Berperan menjaga netralitasnya sebagai organisasi resmi dan menganjurkan masyarakat menyalurkan aspirasi sebagai hak berdemokrasi Pancasila.
Memasuki tahun politik semua elemen tentunya akan bersaing untuk mendulang suara. Partai Politik, Calon Presiden/wakil Presiden, Calon Kepala daerah dan Caleg berusaha mencari simpati dukungan. Karena itu Ketua PGRI Provinsi Riau, DR. Muhammad Syafii, Spd MSi mengambil sikap tegas untuk anggota organisasinya untuk tidak bermain politik mengatasnamakan PGRI.
"PGRI ikut mensukseskan Pemilu 2024 mendatang, tapi tidak boleh berpolitik mengatasnamakan PGRI atau memakai atribut organisasi (PGRI) untuk mendukung salah satu partai atau pasangan calon,"kata Syafii , Senin (31/07/2023) di Pekanbaru.
Selain itu juga, PGRI Riau turut mendukung jajaran Polda Riau dalam menciptakan Pemilu tahun 2024 dalam kondisi aman, damai dan kondusif. Sehingga terciptalah Pemilu dalam memilih perwakilan-perwakilan di legislatif yang amanah dan dapat menyalurkan aspirasi yang berpihak kepada rakyatnya.
Muhammad Syafii juga mengimbau kepada seluruh anggota PGRI Provinsi Riau untuk menjadi pemilih yang cerdas, selektif dan tidak mudah terpengaruh dengan janji-janji peserta pemilu saat sedang melakukan kampanye.
"Kita juga menolak informasi hoax maupun isu-isu yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Riau," tambahnya.
Syafii, juga mendukung pemerintah dalam memberikan informasi yang benar dan berimbang. Serta dapat meredam anggota PGRI terkait isu permasalahan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang dimanfaatkan oleh elit politik dalam mencari dukungan suara.
Dalam kesempatan yang sama Direktorat Intelkam Polda Riau diwakili oleh Kasubdit Sosbud AKBP Sasli Rais, SH, MH menghimbau PGRI Riau dalam rangka Colling System informasi yang berkembang di masyarakat perlu sinegitas kemitraan antara Polri dengan Organisasi Kemasyarakatan maupun Organisasi Profesi agar dapat memberikan himbauan Kamtibmas dalam menjaga kondusifitas selama tahapan Pemilu, pada kesempatan tersebut Polda Riau menyerahkan Plakat dalam bentuk sinergitas kemitraan. (Rls/AH)
Penggerak HAM Dorong Pemenuhan Hak Dasar Masyarakat Lalang Kabung
PELALAWAN (Pelalawanpos) — Upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarak.
Orang Tua Pertanyakan Administrasi Anak, Oknum Anggota DPRD Dairi Diduga Intervensi SMPN 1 Sidikalang
DAIRI, SUMATERA UTARA (PelalawanPos.co)— Persoalan administrasi kep.
Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam
Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Pengukuran bersama terhadap lahan .
Puluhan Warga dan Aparat Berjibaku Padamkan Karhutla di Kuala Kampar, Lahan Gambut Masih Berasap
KUALA KAMPAR (PelalawanPos.co) – Upaya mencegah kebakaran hutan dan.
Aktivis Pelalawan Beri Dua Jempol untuk Komitmen PT Musim Mas di Tengah Maraknya Karhutla
PELALAWAN (Pelalawanpos) — Di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi.
BEM ITP2I Desak Kapolda Riau Usut dan Tindak Tegas Pelaku Karhutla
PELALAWAN (Pelalawanpos) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi persoalan seriu.








