Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Nilai Tertinggi CAT, Tak Jaminan Lolos Seleksi PPK Kecamatan Pangkalan Kerinci
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)- Nilai tertinggi pada hasil tes tertulis Computers Assisted Test (CAT) tidak memberikan jaminan peserta akan lulus sebagai PPK Kecamatan.
Hal ini terjadi di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau baru-baru ini, salah satu peserta seleksi calon PPK Kecamatan Pangkalan Kerinci yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Pelalawan atas nama Mezia Candra dengan nilai 88 tertinggi dari peserta lainnya.
"Ya bang, kita bingung indikator penilaian ke lulusan seperti apa,?, saya nilai tertinggi di CAT, tapi untuk wawancara saya tak tau nilainya berapa," ujar Mezia Candra dengan nada kecewa, Minggu (18/12/2022) kepada media ini.
Sambung, pria yang bekerja sebagai guru honorer ini hanya bisa meminta kepada KPU Pelalawan bijak dalam memberikan penilaian. Kedepan Ia mengharapkan kejadian seperti ini tidak terulang kembali.
"Saya hanya orang biasa bang, tak memiliki relasi, atau back up. Saya seorang guru hanya bisa memberikan contoh yang baik terhadap siswa dan siswi saya," tegasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Pelalawan Wan Kardiwandi saat ditemui tim media mengatakan bahwa itu merupakan tahapan, ada seleksi administrasi sebelum kemudian tes CAT. Yang lolos sepuluh besar CAT, lanjut tahapan final, yaitu tes wawancara. Disitu baru digali semua, termasuk track record.
Dalam tes wawancara, Wan Kardi melanjutkan, ada beberapa hal berdasarkan Juknis KPU yang diujikan kepada para calon PPK. Selain wawasan geografi, pemahaman mengenai Pemilu, juga track record calon ditelusuri secara detail.
”Jika ada calon yang berafiliasi terhadap Parpol tertentu, atau titipan seseorang, itu semua kita clear-kan. Track record nya bagaimana soal pengalaman Pemilu pada tahun sebelumnya juga kita gali dalam tes wawancara,” ulas Wan Kardi.
Dirinya menjamin tidak ada standard yang subyektif maupun berdasarkan Like or Dislike dalam tahapan penyeleksian calon petugas PPK.
“Ndak ada itu, kita juga dengar soal itu. Tapi kita clear dan sesuai Juknis. Itu sudah diingatkan juga oleh KPU Provinsi,” tandasnya lagi. (Tim)
Antrean Biosolar Mengular, Hima Persis Pelalawan Desak Pengawasan Distribusi BBM Subsidi Diperketat
PELALAWAN (PelalawanPos.co) — Antrean panjang kendaraan untuk menda.
Warga Dua Desa di Siak Berjuang Pertahankan Tanah Leluhur yang Dikuasai PTPN IV, Komisi II DPRD Siak Turun ke Lokasi
SIAK (PelalawanPos.co) — Perjuangan masyarakat Desa Lubuk Dalam dan.
Huzni Kembali ke Pidsus, Kini Pimpin Seksi Pidsus Kejari Pekanbaru
PEKANBARU (PelalawanPos.co)— Fusthathul Amul Huzni, S.H., kembali d.
100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)— Kepedulian terhadap kesehatan .
HIPMAWAN Dukung Program Aren Pelalawan: Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Membangun Ekonomi dan Wisata Masa Depan
PELALAWAN (PelalawanPos.co) – Program pengembangan pohon aren di Ka.
Jelang HUT ke-27, Pemkab Pelalawan Percepat Penyelesaian Tahap Akhir Tugu Bono
PELALAWAN (Pelalawanpos) - Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui tim terpadu turun langsung ke l.








