Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Tinjau Langsung Lokasi TMMD Ke-115 Di Kelurahan Teluk Meranti, Ini Kata Danrem 031/Wirabima
PELALAWAN - Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung SAP didampingi Dansatgas TMMD Ke - 115 Letkol Arh Muliyadi S.I.P saat meninjau langsung pelaksanaan pembangunan program TMMD Ke - 115 di Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan Riau Jum'at (28/10/2022)
Didampingi para Kasi Kasrem 031/Wirabima, Dandim 0313/KPR Letkol Arh Muliyadi S.I.P selaku Dansatgas TMMD Ke – 115, Danrem 031/Wirabima meninjau sejumlah sasaran fisik diantaranya adalah pembangunan semenisasi jalan sasaran III dan pembangunan lapangan bola volley di sasaran II GG. Rambutan RT.05 RW. 08 Kel. Teluk Meranti kec. Teluk Meranti
Pada kesempatan peninjauan di lokasi TMMD, Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung SAP berkesempatan memberikan sembako secara simbolis kepada warga sekitar lokasi TMMD Beliau juga berpesan kepada seluruh anggota Satgas TMMD dan warga agar memperhatikan faktor keamanan dalam pelaksanaan pekerjaan. Selain itu, anggota Satgas TMMD diminta untuk memperhatikan kualitas bahan dan material yang digunakan, sehingga bangunan menjadi kuat dan masa pakainya lebih lama. Selain itu, Danrem juga meminta kepada anggota Satgas TMMD agar memperhatikan ketepatan waktu yang dialokasikan agar sesuai perencanaan yang sudah ditargetkan sehingga pekerjaan tidak molor
Beliau juga melihat seluruh progres yang dikerjakan oleh anggota satgas TMMD sampai saat ini rata rata sudah mencapai lebih dalam 70 persen, Saya yakin dengan sisa waktu yang ada dan di bantu dengan warga semua progres pengerjaan semua sasaran dapat selesai tepat waktu" Pungkas Danrem 031/Wirabima
Sementara itu, Dandim 0313/KPR Letkol Arh Muliyadi S.I.P juga mengungkapkan, sesuai hasil peninjauan, sejumlah sasaran fisik TMMD Ke – 115 rata-rata capaiannya sudah diatas 70 persen. Terlebih pada pelaksanaan pembangunan semenisasi Jalan di dusun III Teluk Punak proses pengecorannya sudah tuntas tinggal mengecor jembatan saja dan dalam satu dua kedepan sudah dipastikan selesai (rampung).
Selain sasaran fisik, dalam TMMD ini juga terdapat sasaran non fisik berupa sosialisasi atau penyuluhan oleh TNI, Polri dan Pemda diantaranya, Wawasan Kebangsaan, Kebencanaan, Kependudukan dan Keluarga Berencana, Kependidikan, Kesehatan serta lain-lain. Untuk sasaran non fisik, sejumlah 20 kegiatan dilaksanakan oleh TNI Kodim 0313/KPR ,Polri dan OPD Pemkab Pelalawan
“Semua ini, baik sasaran fisik maupun non fisik selain untuk pemerataan pembangunan juga agar terwujud ketahanan dan kemandirian masyarakat desa yang dalam jangka panjang berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Maka dari itu, proses TMMD ini dilakukan secara bottom up. Sehingga hasilnyapun sesuai dengan permintaan masyarakat. Semua mekanisme sudah dilalui, diserap dan difilter melalui Musrenbangdes, Musrenbang Kecamatan, OPD dan tingkat Kabupaten,” pungkas Dansatgas Letkol Arh Muliyadi(Apon)
Penggerak HAM Dorong Pemenuhan Hak Dasar Masyarakat Lalang Kabung
PELALAWAN (Pelalawanpos) — Upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarak.
Orang Tua Pertanyakan Administrasi Anak, Oknum Anggota DPRD Dairi Diduga Intervensi SMPN 1 Sidikalang
DAIRI, SUMATERA UTARA (PelalawanPos.co)— Persoalan administrasi kep.
Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam
Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Pengukuran bersama terhadap lahan .
Puluhan Warga dan Aparat Berjibaku Padamkan Karhutla di Kuala Kampar, Lahan Gambut Masih Berasap
KUALA KAMPAR (PelalawanPos.co) – Upaya mencegah kebakaran hutan dan.
Aktivis Pelalawan Beri Dua Jempol untuk Komitmen PT Musim Mas di Tengah Maraknya Karhutla
PELALAWAN (Pelalawanpos) — Di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi.
BEM ITP2I Desak Kapolda Riau Usut dan Tindak Tegas Pelaku Karhutla
PELALAWAN (Pelalawanpos) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi persoalan seriu.








