Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Media Asing Beritakan Kisah Tili si Penangkap Buaya Berkalung Ban di Palu Sulawesi Tengah
PelalawanPos.co- Media asing asal Inggris, The Guardian, ikut menyoroti aksi penyelamatan seekor buaya yang terjebak ban selama lebih dari lima tahun di Palu, Sulawesi Tengah.
Ban tersebut teletak di leher sang buaya selama lima tahun persis seperti kalung.
Petugas konservasi telah mencoba memancing buaya air asin itu dari sungai sejak 2016, setelah warga melihat buaya itu ban sepeda motor melilit lehernya.
Namun, seorang warga bernama Tili (40) akhirnya menangkap buaya sepanjang 17 kaki itu untuk diselamatkan pada Senin, 7 Februari 2022, malam.
Tili yang merupakan seorang penjual burung, menggunakan merpati sebagai umpan dan tali untuk menangkap reptil itu.
"Saya hanya ingin membantu, saya benci melihat hewan terjebak dan menderita," katanya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari The Guardian pada Selasa, 8 Februari 2022.
Dua upaya pertamanya untuk menyelamatkan hewan itu gagal karena tali yang dia gunakan tidak cukup kuat untuk menahan berat si buaya berkalung ban.
"Saya sudah kelelahan jadi saya membiarkan mereka menyelesaikan evakuasi. Buaya itu sangat berat, semua orang berkeringat dan kelelahan," katanya.
Buaya itu kemudian dilepaskan kembali ke dalam air.
Sementara itu, Kepala Badan Konservasi setempat, Hasmuni Hasmar mengatakan bahwa seseorang diduga sengaja mengalungkan ban itu di leher si buaya.
"Kemarin adalah hari yang besejarah bagi kami. Kami bersyukur buaya itu akhirnya diselamatkan dan kami menghargai penduduk setempat yang menunjukkan kepedulian terhadap satwa liar," katanya.
Buaya itu menjadi berita utama pada awal 2020 ketika pemerintah setempat menjanjikan hadiah kepada siapa pun yang menangkapnya dan melepaskan bannya, tetapi kemudian membatalkan kontes karena khawatir hal itu dapat membahayakan keselamatan hewan tersebut.
Namun, badan konservasi setempat mengatakan bahwa Tili sedang dalam antrean untuk mendapatkan hadiah setelah rencananya yang berani membuahkan hasil.
"Kami akan memberikan penghargaan kepada Tili atas usahanya dalam menyelamatkan satwa liar," kata Hasmar.***
Aktivis Duga Jadi Korban Penyiraman Air Keras, KMPKS Desak Perlindungan HAM dan Evaluasi Menteri HAM
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos) – Dugaan tindak kekerasan terhadap.
Kapolri Tinjau PLG Tesso Nilo, Tegaskan Komitmen Pulihkan 81 Ribu Hektare Habitat Gajah Sumatera
PELALAWAN (PelalawanPos) – Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan .
Kebakaran Lahan di Merbau Pelalawan Berhasil Dikendalikan, Tim Gabungan Lakukan Pendinginan
PELALAWAN (PelalawanPos.co)– Kebakaran lahan yang terjadi di kawasa.
Diduga Kelola Kebun Sawit di Kawasan Hutan, PT Guna Dodos Terseret Dugaan Perizinan Bermasalah di Pelalawan
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)— Aktivitas perkebunan kelapa sa.
Dari Pelalawan ke Panggung Nasional, Sella Pitaloka Raih Women’s Night of Excellence 2026
Jakarta (PelalawanPos.co)– Lampu-lampu kristal di Ballroom Hotel Hi.
Kapolda Riau Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Pelalawan, Dukung Swasembada Pangan Nasional
Pangkalan Kuras (PelalawanPos)– Kapolda Riau, Herry Heryawan, melak.








