• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 24758 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 24148 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 34295 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 37786 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 40121 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pelalawan

Diundang Masyarakat Adat, Doktor Lingkungan Elvriadi SPi MSi Kejar Oknum Penjual Hutan di TNTN

Redaksi

Jumat, 07 Januari 2022 20:27:56 WIB
Cetak
Diundang Masyarakat Adat, Doktor Lingkungan Elvriadi SPi MSi Kejar Oknum Penjual Hutan di TNTN
Doktor Elvriadi S.Pi, MSi di dampingi Masyarakat Adat Investigasi Lanpangan.

PelalawanPos.co- Pakar Lingkungan Nasional, DR Elvriadi S.Pi, M.Si melakukan investigasi lapangan terkait persoalan konflik hutan yang berada di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Desa yang berada didekat kawasan Taman Nasional Tesso Nilo itu sering terjadi konflik lahan dan hutan. Hal ini akibat adanya dugaan oknum yang melakukan penjualan lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

"Saya datang hari ini, atas undangan para batin. Sebab selama ini pemerintah dalam hal ini negara atau kementerian terkait tidak melibatkan mereka dalam banyak hal, seolah-olah kami tidak berada di kawasan TNTN kata mereka," ucap Aktivis Kahmi Nasional ini.

Lanjut DR Elvriadi, baginya persoalan ini bukan hal yang baru, dia melihat negara hanya memandang tupoksinya saja ini. Misalnya, TNTN hanya menjaga pohon dan satwanya, namun masyarakat lokal adat dan para batin kurang dilibatkan.

"Beberapa Negara yang saya kunjungi dalam rangka management lingkungan yakni Amerika, Eropa, Jepang dan seterusnya termasuk Negara Dubai itu sudah menggunakan kolaboratif management bersama masyarakat lokal dibawak dan adat dibawak serta Negara dibawak, itu baru efektif dalam managementnya," ungkapnya.

Sambung DR Elvriadi, namun di Indonesia ini masih ada ego sektoral, masih menganggap ini lawan, menganggap ini kawan, dan menganggap ini bisa membahayakan lingkungan, menghilangkan satwa dan pohon. Dia menilai itu tidak bagus, harusnya Negara merangkul saja para batin, yang terpenting siapa yang disitu Pemprov, Pemkab Pelalawan dan masyarakat adatnya harus dilibatkan management di TNTN ini.

"Kita juga melihat potensi pidana perusakan hutan disana, kita akan proses secara hukum," tegas Doktor lingkungan yang dikenal seantero Negeri Lancang Kuning Riau ini.

Ditambahkan DR Elvriadi, data yang ditemukan pihaknya jumlah hutan terus susut. Selagi ada pemain pemainya yang menjual tanah yang masih hutan akan ditebang.

"Ada penjual hutan pasti ditebang, saya malah yakin akan susut dari tahun ketahun. Akibatnya, makin banyak bencana di Riau karena lingkungan tidak terjaga, hutan tidak terjaga. Tentunya harus memiliki political Will yang ada pada idelalisme Pemerintah, kalau dia tidak memiliki idealisme tidak akan terpikir untuk melestarikan, menyelamatkan," terang Doktor asli putra melayu Riau ini.

"Saya akan berkoordinasi dengan Negara dalam hal ini Balai TNTN dengan Kementrian LHK, dengan masyarakat adat, dengan para aktivis, dan para Advokad supaya terjadi kolaboratif management dan kolaboratif eksen. Tentunya harus bisa merajut kebersamaan dengan harapan bisa selamatkan lingkungan dan marwah Negeri Pelalawan,"Pungkasnya.***


 Editor : Es

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

800 Pelari Padati Bhakti Praja, Fun Run Polres Pelalawan Panaskan Road to RBR 2026

Ahad, 21 Juni 2026 - 16:47:15 WIB

Pelalawan (PelalawanPos)– Minggu pagi 21 Juni 2026 pukul 06.30 WIB,.

Daerah

Perumda Tuah Sekata Buka Suara Soal Demo PNBMR, Tegaskan Tunggakan Usaha Bukan Penyimpangan Keuangan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:22:20 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos) – Manajemen Perusahaan Umum Daerah.

Daerah

Bupati Zukri Sambut Menteri LH di Pelalawan, Sekat Kanal Jadi Senjata Lawan Kebakaran Gambut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:05:40 WIB

Teluk Meranti (PelalawanPos.co)- Komitmen menjaga kawasan gambut dari.

Daerah

Fajar–Oktavia Menang! Harapan Baru Mahasiswa ITP2I untuk BEM yang Lebih Progresif

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:03:52 WIB

PELALAWAN (PelalawanPos)– Pesta demokrasi kampus Institut Teknologi.

Daerah

Muharram Jadi Titik Awal Perubahan: Bupati Zukri Tanam Aren, Siapkan Masa Depan Ekonomi Kuala Kampar

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:23:45 WIB

KUALA KAMPAR (PelalawanPos)– Di tengah semangat Tahun Baru Islam 14.

Daerah

Di Tengah Kritikan, Perumda Tuah Sekata Pastikan Agroniaga Tetap Jalan dan Kewajiban Ditata

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:54:07 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)– Di tengah sorotan publik terka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
800 Pelari Padati Bhakti Praja, Fun Run Polres Pelalawan Panaskan Road to RBR 2026
21 Juni 2026
Musyawarah Akbar Warga Kelurahan Pelalawan Sepakati Pemda Pimpin Perundingan Fee Tanaman Kehidupan dengan RAPP
20 Juni 2026
Predator Anak Berkedok Guru Les dan Pelatih Bola di Pelalawan, Divonis 15 Tahun Penjara
20 Juni 2026
Perumda Tuah Sekata Buka Suara Soal Demo PNBMR, Tegaskan Tunggakan Usaha Bukan Penyimpangan Keuangan
20 Juni 2026
Bupati Zukri Sambut Menteri LH di Pelalawan, Sekat Kanal Jadi Senjata Lawan Kebakaran Gambut
20 Juni 2026
Sadis! Kasir PT MPT Ditusuk 22 Kali Demi Rp76 Juta, Pelaku Dibekuk Kurang dari 12 Jam
19 Juni 2026
Kompak Cegah Karhutla, APP Gruop Dukung Basis Tata KelolaAir Gambut
19 Juni 2026
Komnas PA Pelalawan Pantau SPMB di SDN 006 Pangkalan Kerinci, Pastikan Hak Anak dan Transparansi Terjaga
19 Juni 2026
Fajar–Oktavia Menang! Harapan Baru Mahasiswa ITP2I untuk BEM yang Lebih Progresif
18 Juni 2026
Muharram Jadi Titik Awal Perubahan: Bupati Zukri Tanam Aren, Siapkan Masa Depan Ekonomi Kuala Kampar
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Musyawarah Akbar Warga Kelurahan Pelalawan Sepakati Pemda Pimpin Perundingan Fee Tanaman Kehidupan dengan RAPP
  • 2 Predator Anak Berkedok Guru Les dan Pelatih Bola di Pelalawan, Divonis 15 Tahun Penjara
  • 3 Sadis! Kasir PT MPT Ditusuk 22 Kali Demi Rp76 Juta, Pelaku Dibekuk Kurang dari 12 Jam
  • 4 Muharram Jadi Titik Awal Perubahan: Bupati Zukri Tanam Aren, Siapkan Masa Depan Ekonomi Kuala Kampar
  • 5 Di Tengah Kritikan, Perumda Tuah Sekata Pastikan Agroniaga Tetap Jalan dan Kewajiban Ditata
  • 6 Fajar Nugraha dan Oktavia Rahmadani Terpilih Pimpin BEM ITP2I Periode 2026/2027
  • 7 Lautan Manusia Sambut 1448 Hijriah, Pelalawan Ukir Tradisi Baru Bersama UAS dan Ikan Bakar 5,5 Ton

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media