• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 31534 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 30908 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 41093 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 44536 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 47245 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pelalawan

Diundang Masyarakat Adat, Doktor Lingkungan Elvriadi SPi MSi Kejar Oknum Penjual Hutan di TNTN

Redaksi

Jumat, 07 Januari 2022 20:27:56 WIB
Cetak
Diundang Masyarakat Adat, Doktor Lingkungan Elvriadi SPi MSi Kejar Oknum Penjual Hutan di TNTN
Doktor Elvriadi S.Pi, MSi di dampingi Masyarakat Adat Investigasi Lanpangan.

PelalawanPos.co- Pakar Lingkungan Nasional, DR Elvriadi S.Pi, M.Si melakukan investigasi lapangan terkait persoalan konflik hutan yang berada di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Desa yang berada didekat kawasan Taman Nasional Tesso Nilo itu sering terjadi konflik lahan dan hutan. Hal ini akibat adanya dugaan oknum yang melakukan penjualan lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

"Saya datang hari ini, atas undangan para batin. Sebab selama ini pemerintah dalam hal ini negara atau kementerian terkait tidak melibatkan mereka dalam banyak hal, seolah-olah kami tidak berada di kawasan TNTN kata mereka," ucap Aktivis Kahmi Nasional ini.

Lanjut DR Elvriadi, baginya persoalan ini bukan hal yang baru, dia melihat negara hanya memandang tupoksinya saja ini. Misalnya, TNTN hanya menjaga pohon dan satwanya, namun masyarakat lokal adat dan para batin kurang dilibatkan.

"Beberapa Negara yang saya kunjungi dalam rangka management lingkungan yakni Amerika, Eropa, Jepang dan seterusnya termasuk Negara Dubai itu sudah menggunakan kolaboratif management bersama masyarakat lokal dibawak dan adat dibawak serta Negara dibawak, itu baru efektif dalam managementnya," ungkapnya.

Sambung DR Elvriadi, namun di Indonesia ini masih ada ego sektoral, masih menganggap ini lawan, menganggap ini kawan, dan menganggap ini bisa membahayakan lingkungan, menghilangkan satwa dan pohon. Dia menilai itu tidak bagus, harusnya Negara merangkul saja para batin, yang terpenting siapa yang disitu Pemprov, Pemkab Pelalawan dan masyarakat adatnya harus dilibatkan management di TNTN ini.

"Kita juga melihat potensi pidana perusakan hutan disana, kita akan proses secara hukum," tegas Doktor lingkungan yang dikenal seantero Negeri Lancang Kuning Riau ini.

Ditambahkan DR Elvriadi, data yang ditemukan pihaknya jumlah hutan terus susut. Selagi ada pemain pemainya yang menjual tanah yang masih hutan akan ditebang.

"Ada penjual hutan pasti ditebang, saya malah yakin akan susut dari tahun ketahun. Akibatnya, makin banyak bencana di Riau karena lingkungan tidak terjaga, hutan tidak terjaga. Tentunya harus memiliki political Will yang ada pada idelalisme Pemerintah, kalau dia tidak memiliki idealisme tidak akan terpikir untuk melestarikan, menyelamatkan," terang Doktor asli putra melayu Riau ini.

"Saya akan berkoordinasi dengan Negara dalam hal ini Balai TNTN dengan Kementrian LHK, dengan masyarakat adat, dengan para aktivis, dan para Advokad supaya terjadi kolaboratif management dan kolaboratif eksen. Tentunya harus bisa merajut kebersamaan dengan harapan bisa selamatkan lingkungan dan marwah Negeri Pelalawan,"Pungkasnya.***


 Editor : Es

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Huzni Kembali ke Pidsus, Kini Pimpin Seksi Pidsus Kejari Pekanbaru

Selasa, 15 September 2026 - 15:44:50 WIB

PEKANBARU (PelalawanPos.co)— Fusthathul Amul Huzni, S.H., kembali d.

Daerah

100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih

Selasa, 15 September 2026 - 12:51:01 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)— Kepedulian terhadap kesehatan .

Daerah

HIPMAWAN Dukung Program Aren Pelalawan: Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Membangun Ekonomi dan Wisata Masa Depan

Senin, 14 September 2026 - 14:12:45 WIB

PELALAWAN (PelalawanPos.co) – Program pengembangan pohon aren di Ka.

Daerah

Jelang HUT ke-27, Pemkab Pelalawan Percepat Penyelesaian Tahap Akhir Tugu Bono

Jumat, 11 September 2026 - 13:51:14 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) - Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui tim terpadu turun langsung ke l.

Daerah

Bupati Zukri Gerak Cepat Atasi Banjir Pangkalan Kerinci: Jangan Tunggu Banjir Datang Baru Bergerak!

Jumat, 11 September 2026 - 12:32:57 WIB

PELALAWAN (PelalawanPos.co) – Persoalan banjir di Kota Pangkalan Ke.

Daerah

JMSI Dumai Resmi Dilantik, Pesan Keras Syafriadi: Wartawan Harus Paham Kode Etik

Kamis, 10 September 2026 - 23:06:18 WIB

DUMAI (PelalawanPos.co) – Kepengurusan Jaringan Media Siber Indones.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Huzni Kembali ke Pidsus, Kini Pimpin Seksi Pidsus Kejari Pekanbaru
15 September 2026
100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih
15 September 2026
Diduga Cabuli Anak dan Sebar Video Seksual di WhatsApp, Pelaku Dibekuk Polres Pelalawan
14 September 2026
HIPMAWAN Dukung Program Aren Pelalawan: Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Membangun Ekonomi dan Wisata Masa Depan
14 September 2026
Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
13 September 2026
Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan
11 September 2026
Jelang HUT ke-27, Pemkab Pelalawan Percepat Penyelesaian Tahap Akhir Tugu Bono
11 September 2026
Bupati Zukri Gerak Cepat Atasi Banjir Pangkalan Kerinci: Jangan Tunggu Banjir Datang Baru Bergerak!
11 September 2026
Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam
11 September 2026
Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448 H, Wabup Ajak Masyarakat Perbanyak Doa
10 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
  • 2 Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan
  • 3 Jelang HUT ke-27, Pemkab Pelalawan Percepat Penyelesaian Tahap Akhir Tugu Bono
  • 4 Bupati Zukri Gerak Cepat Atasi Banjir Pangkalan Kerinci: Jangan Tunggu Banjir Datang Baru Bergerak!
  • 5 Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam
  • 6 Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448 H, Wabup Ajak Masyarakat Perbanyak Doa
  • 7 JMSI Dumai Resmi Dilantik, Pesan Keras Syafriadi: Wartawan Harus Paham Kode Etik

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media