Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Pendidikan Sejarah Bagi Anak itu Penting
PelalawanPos.co- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan bahwa pendidikan sejarah itu penting diberikan kepada anak-anak. Menurutnya, bangsa Indonesia ini merupakan bangsa yang tidak lepas dari sejarah dan peristiwa besar. Oleh karena itu, sudah sewajarnya generasi penerus bangsa mengetahui bagaimana sejarah bangsanya.
"Berkaitan dengan ini (pendidikan sejarah), menurut kami sangat penting," ucapnya, saat memberikan kata sambutan sebagai Ketua Umum (Ketum) Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Riau masa bakti 2021-2026 di Pangeran Hotel Pekanbaru, Minggu (12/12/2021).
Gubri mengungkapkan, jika pendidikan sejarah tidak diberikan kepada anak-anak, mana mungkin anak-anak tersebut akan tahu bagaimana sejarah Kemerdekaan Indonesia ini.
"Apalagi kalau orang tuanya tidak mau cerita sejarah ke anaknya, bagaimana anaknya akan tahu tentang sejarah," ujarnya.
Zaman ia sekolah dulu, pendidikan pancasila, pendidikan moral pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan menjadi mata pelajaran penting dipelajari karena itu adalah bagian ciri orang Indonesia.
"Tentu kita harapkan pendidikan seperti ini (sejarah) tetap kita berikan kepada anak-anak kita," ungkapnya.
Syamsuar menambahkan, selain pendidikan sejarah. Pendidikan yang tidak kalah penting yang harus diberikan kepada anak-anak sejak usia dini adalah pencegahan narkoba. Sebab di beberapa daerah anak pendidikan Sekolah Dasar (SD) sudah dimanfaatkan untuk menjual narkoba, sabu-sabu dan barang haram lainnya.
"Kalau memang itu sampai ke anak, rusaklah bangsa kita ini," tuturnya.
Karena daerah Riau ada yang berada di daerah pesisir menjadi tempat masuknya narkoba, maka Gubri mengajak semua pihak untuk berjuang mengatasi masalah narkoba. Agar generasi muda Riau betul-betul menjadi generasi emas pada tahun 2045 yang akan datang.
"Kita harus betul-betul menyiapkan generasi emas dan bonus demografi ini yang jauh dari narkoba. Kita harap ini betul-betul bisa kita manfaatkan untuk bangsa dan Negara RI," tutupnya.***
Iswadi Muhammad Yazid Raih Gelar Doktor ke-510 UIN Suska Riau, Teliti Konsep Mahar dalam Perspektif Wahbah Az-Zuhaili
PEKANBARU (PelalawanPos)– Sidang Promosi Doktor (Ujian Terbuka) Pas.
138 Mahasiswa Riau di Jawa Ikuti Program Balik Basamo 2026, Dilepas dari Asrama Putera Riau Yogyakarta
Yogyakarta (PelalawanPos)– Sebanyak 138 mahasiswa asal Riau yang me.
SDIT Muhammadiyah Pelalawan Buka Puasa Bersama 100 Siswa
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)-Ramadan selalu menjadi momentum isti.
KOMNAS PA Riau Dukung Penerbitan Permen Turunan PP TUNAS tentang Pembatasan Akses Media Sosial bagi Anak
Pekanbaru (PelalawanPos.co)– Komisi Nasional Perlindungan Anak (KOM.
SDN 010 Pangkalan Kerinci Borong Prestasi di MTs PPYHM Cup 1 2026
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos) – Kepala SDN 010 Pangkalan Kerinci.
Dorong Pertanian Ramah Lingkungan, ITP2I Gelar Pelatihan Penapisan Jamur Trichoderma di Desa Simpang Beringin
PELALAWAN (Pelalawanpos) -Dalam upaya mendorong penerapan pertanian ramah lingkungan berbasis sum.








