• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 19896 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 19340 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 29465 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 32967 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 35053 Kali

  • Home
  • Nasional
  • Pelalawan

Oleh: Iswadi M. Yazid

Adat yang Bergeser: Dari Simbol Kehormatan Menjadi Pertunjukan

Redaksi

Selasa, 28 April 2026 10:08:02 WIB
Cetak
Adat yang Bergeser: Dari Simbol Kehormatan Menjadi Pertunjukan
Ketua MUI Kabupaten Pelalawan, Iswadi M. Yazid.

PelalawanPos- Ada sesuatu yang diam-diam berubah dalam wajah pernikahan Melayu hari ini. Ia masih meriah, masih penuh warna, masih diiringi langkah arak-arakan dan denting silat yang memukau mata. Namun di balik kemegahan itu, muncul satu pertanyaan yang tak bisa diabaikan: apakah kita masih memahami makna dari apa yang kita tampilkan?

Dulu, arak-arakan pengantin laki-laki bukan sekadar iring-iringan. Ia adalah perjalanan simbolik langkah seorang pria menuju tanggung jawab besar sebagai kepala keluarga. Setiap langkahnya mengandung pesan: bahwa ia tidak berjalan sendiri, melainkan didukung oleh keluarga dan masyarakat. Pernikahan bukan urusan pribadi semata, tetapi peristiwa sosial yang menautkan banyak ikatan.

Begitu pula dengan silat penyambutan. Ia bukan sekadar gerakan indah atau atraksi penyambut tamu. Silat adalah bahasa simbol—tentang kesiapan, keberanian, dan kendali diri. Dalam setiap gerakannya tersimpan pesan bahwa seorang laki-laki harus mampu menjaga, melindungi, dan bertanggung jawab, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara moral dan spiritual.

Namun kini, makna-makna itu perlahan memudar.

Silat lebih sering dipandang sebagai hiburan. Arak-arakan menjadi bagian dari kemeriahan yang harus “tampil bagus” di depan kamera. Tidak sedikit yang menjadikannya sekadar pelengkap acara, bahkan dikemas sebagai paket seremonial yang bisa dibeli. Yang tersisa adalah bentuknya, sementara ruhnya kian samar.

Di titik inilah kita perlu jujur pada diri sendiri: ketika adat hanya dipertontonkan tanpa dipahami, ia kehilangan daya hidupnya. Ia mungkin tetap indah dilihat, tetapi kosong dirasakan. Lebih dari itu, ia berpotensi bergeser menjadi ajang pamer kemewahan, status sosial, bahkan gengsi yang justru bertolak belakang dengan nilai kesederhanaan yang dijunjung dalam tradisi Melayu dan ajaran Islam.

Padahal, dalam falsafah Melayu yang terkenal, “adat bersendikan syarak, syarak bersendikan Kitabullah,” adat bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga jalan nilai. Ia seharusnya menuntun, bukan sekadar menghias. Ketika hubungan ini terputus, adat kehilangan arah, dan tradisi berubah menjadi formalitas.
Meski demikian, perubahan zaman bukan alasan untuk menolak tradisi. Pergeseran adalah keniscayaan. Yang menjadi persoalan bukan berubah atau tidak, tetapi apakah kita sadar arah perubahan itu.

Di sinilah pentingnya menghidupkan kembali makna, bukan sekadar mempertahankan bentuk.

Generasi muda perlu diajak memahami bahwa setiap prosesi adat memiliki filosofi. Para pelaku adat perlu menegaskan kembali nilai di balik simbol. Keluarga pun perlu menyadari bahwa kesederhanaan yang bermakna jauh lebih berharga daripada kemewahan yang hampa.

Sebab pada akhirnya, adat bukan tentang seberapa megah ia ditampilkan, tetapi seberapa dalam ia dihayati.

Jika tidak, kita hanya akan mewariskan kulit tanpa isi tradisi yang tetap hidup secara visual, tetapi mati secara makna.
Dan ketika itu terjadi, adat tak lagi menjadi penuntun kehidupan. Ia hanya menjadi dekorasi di panggung perayaan.


 Editor : RH

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Dari Batu Bersurat ke Panggung Riau, Wahyu Trinanda Puteri Bawa Nama Pelalawan ke Grand Final Duta Pariwisata 2026

Senin, 27 April 2026 - 08:10:29 WIB

Pekanbaru (PelalawanPos)– Langkah itu dimulai dari sebuah desa keci.

Nasional

IBCA MMA Riau Mantapkan Langkah: Raker 2026 Fokus Event Nasional dan Internasional

Senin, 27 April 2026 - 08:04:04 WIB

Dumai (PelalawanPos)– Ikatan Bela Diri Campuran Amatir (IBCA MMA) P.

Nasional

Musda Ulang HMI Badko Sumbagtera Dinyatakan Sah, Teguhkan Konsolidasi dan Arah Baru Organisasi

Senin, 27 April 2026 - 07:58:46 WIB

SUMATERA (PelalawanPos) – Musyawarah Daerah (Musda) ulang Himpunan .

Nasional

Dari Wisata ke Kesejahteraan, Z-Park Bagi Rp1,7 Miliar ke 420 Mustahik

Jumat, 17 April 2026 - 09:45:57 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)– Di sudut Pangkalan Kerinci, se.

Nasional

500 Prajurit Kodam XIX/Tuanku Tambusai Ikuti Diklat Jurnalistik Bersama JMSI Riau

Kamis, 09 April 2026 - 18:53:41 WIB

PEKANBARU (PelalawanPos)– Sebanyak 500 prajurit Kodam XIX/Tuanku Ta.

Nasional

Kasus PHK di Anak Usaha APRIL Group Disorot, Iyus Timotius Klaim Tak Adil

Ahad, 05 April 2026 - 14:14:05 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)– Sengketa pemutusan hubungan ke.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Adat yang Bergeser: Dari Simbol Kehormatan Menjadi Pertunjukan
28 April 2026
Realisasikan CSR, PT Arara Abadi Bangun 4 KM Jalan Aspal Tipe A
28 April 2026
Pria Pengangguran Diciduk Saat Nongkrong, 9 Paket Sabu Disita Polisi di Pangkalan Kuras
27 April 2026
Kabel Trafo Dicuri, Listrik Sejumlah Wilayah Padam — BUMD Tuah Sekata Siapkan Laporan Polisi
27 April 2026
Dari Batu Bersurat ke Panggung Riau, Wahyu Trinanda Puteri Bawa Nama Pelalawan ke Grand Final Duta Pariwisata 2026
27 April 2026
IBCA MMA Riau Mantapkan Langkah: Raker 2026 Fokus Event Nasional dan Internasional
27 April 2026
Musda Ulang HMI Badko Sumbagtera Dinyatakan Sah, Teguhkan Konsolidasi dan Arah Baru Organisasi
27 April 2026
Kecam Pembatalan Musda, MSO Pekanbaru Nilai PB HMI MPO Langgar Konstitusi Organisasi
26 April 2026
KAMMI Pelalawan Resmi Dilantik, Siap Kawal Peran Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045
26 April 2026
Green Policing di Pelalawan: Polisi, Perusahaan, dan Masyarakat Bersatu Lawan Karhutla
26 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Dari Batu Bersurat ke Panggung Riau, Wahyu Trinanda Puteri Bawa Nama Pelalawan ke Grand Final Duta Pariwisata 2026
  • 2 Aksi Pencurian Tembaga di PT RAPP Digagalkan, Pelaku Ditangkap Kurang dari 3 Jam
  • 3 Bupati Zukri Turun Tangan, Drainase Tersumbat di Pangkalan Kerinci Langsung Dibongkar
  • 4 Khidmat dan Sarat Makna, HM Rojuli Resmi Dinobatkan sebagai Datuk Ajo Bilang Bungsu Desa Tambak
  • 5 Sat Resnarkoba Polres Pelalawan Ringkus Pengedar Sabu di Ukui, 15 Paket Siap Edar Disita
  • 6 Polsek Kerumutan Ungkap Curanmor, Pelaku Diamankan Bersama Motor Nmax Curian
  • 7 Bupati Zukri Lepas Tim Futsal Pelalawan ke Kejurda Piala Gubernur, Targetkan Prestasi Terbaik

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media