• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 31512 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 30886 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 41071 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 44514 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 47220 Kali

  • Home
  • Pendidikan
  • Pelalawan

Tangis Ibu Gladisy Pecah, Tiga Anaknya Terancam Putus Sekolah Usai Bantuan PIP Terhenti

Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 13:59:56 WIB
Cetak
Tangis Ibu Gladisy Pecah, Tiga Anaknya Terancam Putus Sekolah Usai Bantuan PIP Terhenti
Foto : Ilustrasi

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co) – Kisah pilu menyelimuti kehidupan Gladisy Syahro, warga Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota. Di tengah himpitan ekonomi yang semakin berat, ibu tiga anak itu kini dihantui ketakutan terbesar dalam hidupnya melihat ketiga buah hatinya terpaksa putus sekolah.

Kepedihan itu disampaikan Gladisy saat bertemu dengan Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Pelalawan, Selasa (28/7/2026). Dengan mata berkaca-kaca dan suara bergetar, ia menceritakan perjuangan keluarganya yang kini hanya bergantung dari upah sebagai buruh tani di lahan milik orang lain.

Sementara itu, sang suami hanya mampu membantu semampunya karena kondisi kesehatan yang terus menurun akibat luka lama yang dideritanya saat bekerja beberapa tahun silam.

"Anak saya yang pertama dulu mendapat bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) sejak kelas 1 SMP sampai tamat. Tapi setelah masuk SMK, bantuannya tidak ada lagi. Begitu juga anak kedua, sejak SD sampai tamat juga menerima PIP, namun setelah masuk SMP bantuan itu berhenti. Padahal kondisi ekonomi kami semakin sulit, semua kebutuhan sekarang serba mahal," tutur Gladisy sambil menahan tangis.

Menurutnya, bantuan PIP selama ini sangat berarti bagi keluarga mereka untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak. Kini, tanpa bantuan tersebut, beban ekonomi semakin berat hingga mengancam keberlangsungan pendidikan ketiga anaknya yang saat ini masih bersekolah di jenjang SD, SMP, dan SMK.

Gladisy mengaku tidak memiliki sepeda motor untuk mengantar anak-anaknya ke sekolah. Bahkan untuk berangkat bekerja ke lahan pertanian, ia dan suaminya harus berjalan kaki sekitar 20 menit setiap hari.

"Saya hanya berharap anak-anak saya jangan sampai putus sekolah. Untuk ongkos ojek saja kami tidak mampu. Sepatu sekolah mereka sudah koyak dan berkali-kali dijahit agar tetap bisa dipakai," ujarnya.

Akibat keterbatasan tersebut, anak keduanya harus berjalan kaki menuju SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci. Sementara anak sulungnya yang bersekolah di SMK Negeri 1 Pangkalan Kerinci hanya bisa berangkat jika ada tumpangan. Jika tidak, ia terpaksa berjalan kaki menuju sekolah.

Di penghujung ceritanya, Gladisy berharap pemerintah dan pihak terkait dapat kembali memberikan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada anak-anaknya agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan.

"Harapan saya sederhana, semoga bantuan PIP bisa kembali kami terima. Saya hanya ingin anak-anak tetap sekolah dan memiliki masa depan yang lebih baik daripada orang tuanya," tutupnya penuh harap.

Kisah keluarga Gladisy menjadi potret nyata bahwa masih ada masyarakat yang berjuang keras demi mempertahankan pendidikan anak-anak mereka. Besar harapan agar uluran tangan dari pemerintah, para dermawan, maupun pihak terkait dapat hadir sehingga mimpi ketiga anak tersebut untuk terus mengenyam pendidikan tidak terhenti karena kemiskinan.***


 Editor : Rh

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Pendidikan

Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan

Jumat, 11 September 2026 - 23:01:12 WIB

PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co) – Putus sekolah bukan berarti h.

Pendidikan

Tikungan Gelap dan Tajam, Mahasiswa KKN UIN Suska Pasang 10 Reflektor

Selasa, 01 September 2026 - 19:19:08 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) - Sebanyak 10 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Suska Riau memasang.

Pendidikan

Bupati League Futsal Pelalawan 2026 Resmi Bergulir, Bupati Zukri Bidik Lahirnya Bintang Futsal Masa Depan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:06:12 WIB

PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co) — GOR Tengku Pangeran, Pangkala.

Pendidikan

Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Edukasi Bank Sampah dan Olah Limbah Tutup Botol di Sorek Dua

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:03:20 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) - Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau di &.

Pendidikan

78 Siswa Adu Kecerdasan di KIPS IPS Rayon 2 Pelalawan, SMPS Anwar Karim Raih Juara I

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:05:42 WIB

PANGKALAN LESUNG (PelalawanPos.co)– Sebanyak 78 siswa dari 26 sekol.

Pendidikan

Kemeriahan Karnaval HUT RI ke-81 di SMPN 3 Bandar Seikijang, Usung Tema Peduli Lingkungan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:53:23 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos)– Suasana kemeriahan Hari Ulang Tahun&nbs.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Huzni Kembali ke Pidsus, Kini Pimpin Seksi Pidsus Kejari Pekanbaru
15 September 2026
100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih
15 September 2026
Diduga Cabuli Anak dan Sebar Video Seksual di WhatsApp, Pelaku Dibekuk Polres Pelalawan
14 September 2026
HIPMAWAN Dukung Program Aren Pelalawan: Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Membangun Ekonomi dan Wisata Masa Depan
14 September 2026
Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
13 September 2026
Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan
11 September 2026
Jelang HUT ke-27, Pemkab Pelalawan Percepat Penyelesaian Tahap Akhir Tugu Bono
11 September 2026
Bupati Zukri Gerak Cepat Atasi Banjir Pangkalan Kerinci: Jangan Tunggu Banjir Datang Baru Bergerak!
11 September 2026
Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam
11 September 2026
Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448 H, Wabup Ajak Masyarakat Perbanyak Doa
10 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
  • 2 Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan
  • 3 Bupati Zukri Gerak Cepat Atasi Banjir Pangkalan Kerinci: Jangan Tunggu Banjir Datang Baru Bergerak!
  • 4 Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam
  • 5 Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448 H, Wabup Ajak Masyarakat Perbanyak Doa
  • 6 JMSI Dumai Resmi Dilantik, Pesan Keras Syafriadi: Wartawan Harus Paham Kode Etik
  • 7 Kapolda Riau Turun Langsung Padamkan Karhutla di Pelalawan, 300 Jerigen Formula X-Fire Dikerahkan

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media