• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 20298 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 19731 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 29858 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 33356 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 35475 Kali

  • Home
  • Religi

Oleh: Iswadi M. Yazid

Ramadhan: Ibadah Naik, Akhlak Turun?

Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 10:42:10 WIB
Cetak
Ramadhan: Ibadah Naik, Akhlak Turun?
Ketua MUI Kabupaten Pelalawan, Iswadi M. Yazid. (Foto/istimewa)

PelalawanPos – Setiap Ramadhan datang, suasana religius terasa semakin kuat. Masjid kembali ramai, kajian agama meningkat, dan berbagai aktivitas ibadah tumbuh di tengah masyarakat. Namun, di balik semarak spiritual tersebut, muncul sebuah kegelisahan yang patut menjadi refleksi bersama: mengapa di bulan suci ini sebagian orang masih mudah marah, saling menyakiti dengan kata-kata, bahkan kehilangan adab, baik di ruang publik maupun dalam lingkungan keluarga?

Puasa sejatinya tidak hanya mengajarkan umat Islam menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, puasa merupakan latihan pengendalian diri secara menyeluruh—menahan emosi, menjaga lisan, serta memperbaiki sikap. Tujuan utama puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa, dan tanda paling nyata dari ketakwaan itu tercermin dalam akhlak yang baik.

Realitas Ramadhan kekinian menunjukkan tantangan yang semakin kompleks. Media sosial, misalnya, kerap menjadi ruang pelampiasan emosi. Komentar kasar, prasangka, hingga perdebatan yang tidak sehat mudah ditemui, bahkan di bulan puasa. Ironisnya, semua itu dilakukan oleh orang-orang yang sedang menjalankan ibadah. Puasa seolah hanya berhenti pada aspek fisik, tidak sampai pada perubahan sikap dan perilaku.

Dalam kehidupan keluarga, tantangan tersebut juga terasa nyata. Puasa seharusnya membuat seseorang lebih sabar menghadapi pasangan dan anak-anak. Namun yang terjadi justru sebaliknya: emosi meningkat, komunikasi menjadi keras, dan konflik kecil mudah membesar. Padahal keluarga adalah ruang pertama dan utama dalam pembentukan akhlak. Jika puasa tidak membawa ketenangan dalam rumah tangga, maka esensi pendidikan spiritualnya perlu dipertanyakan.

Ramadhan juga sering diiringi perilaku konsumtif. Belanja meningkat, konsumsi makanan berlebihan, dan gaya hidup menjadi lebih boros. Puasa yang seharusnya menumbuhkan empati kepada mereka yang kekurangan, justru terkadang berubah menjadi ajang memanjakan diri. Sikap ini bertentangan dengan nilai kesederhanaan yang menjadi ruh ibadah puasa.

Fenomena lain yang tak kalah mengkhawatirkan adalah kecenderungan memamerkan ibadah dan sedekah. Amal yang semestinya dilakukan secara tulus, terkadang berubah menjadi konten. Padahal salah satu pelajaran terpenting dari puasa adalah keikhlasan—berbuat baik tanpa ingin dilihat atau dipuji.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan ibadah secara lahiriah belum tentu sejalan dengan perbaikan akhlak. Puasa bisa saja sah secara hukum, tetapi kehilangan makna jika tidak melahirkan perubahan sikap. Dalam ajaran Islam, ibadah tidak berdiri sendiri; ia harus berdampak pada cara seseorang bersikap, berbicara, dan memperlakukan orang lain.

Ramadhan seharusnya menjadi momentum menata ulang diri, terutama dalam hal adab dan etika. Menahan diri dari ucapan kasar, memilih diam daripada menyakiti, serta bersikap adil dalam keluarga mungkin terasa lebih berat daripada menahan lapar. Namun justru di situlah nilai puasa diuji.

Karena itu, persoalannya bukan pada Ramadhan. Bulan suci ini selalu sama—penuh berkah dan peluang perubahan. Yang sering berbeda adalah cara kita menjalaninya. Jika Ramadhan berlalu tanpa memperbaiki akhlak, maka yang perlu dievaluasi bukan puasanya, melainkan pemahaman kita tentang makna puasa itu sendiri.

Akhirnya, Ramadhan mengajarkan satu pesan penting: ibadah yang benar akan melahirkan akhlak yang baik. Jika ibadah meningkat tetapi akhlak tidak berubah, bahkan memburuk, maka Ramadhan belum sepenuhnya hadir dalam diri kita. Sebab keberhasilan puasa tidak hanya diukur saat waktu berbuka tiba, tetapi dari bagaimana kita bersikap—terutama setelah Ramadhan berakhir.
Wallahu a’lam.


 Editor : Rh

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Religi

“Keberkahan dalam Keterbatasan” Tausyiah Ustad Wandi Saputra

Jumat, 24 April 2026 - 13:17:33 WIB

PelalawanPos.Co – Dalam kehidupan yang serba cepat dan penuh tuntut.

Religi

Kisruh Dana Zakat untuk Z-Park Memanas, Alumni UIN Suska: Sudah Sesuai Fatwa MUI

Ahad, 19 April 2026 - 20:07:17 WIB

Pelalawan (PelalawanPos)-Polemik pemanfaatan dana zakat untuk investa.

Religi

Shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Al-Kiram Bandar Seikijang Berlangsung Khidmat, Khatib Ajak Jaga Nilai Ramadhan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:26:26 WIB

Bandar Seikijang (PelalawanPos)— Suasana penuh khidmat dan kebersam.

Religi

Bupati Zukri dan Wabup Husni Tamrin Sholat Idul Fitri Bersama Masyarakat di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci

Sabtu, 21 Maret 2026 - 10:00:54 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)– Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., M.

Religi

Masjid Al-Hidayah 131 Pangkalan Kerinci Gelar Sholat Idul Fitri Perdana Besok

Jumat, 20 Maret 2026 - 12:27:02 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co) – Masjid Al-Hidayah 131 yang be.

Religi

Menjemput Idul Fitri: Momentum Rekonsiliasi dalam Keluarga Muslim

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:36:25 WIB

PelalawanPos.co- Ramadhan perlahan mendekati penghujungnya. Dalam wak.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Upah Naik, Hidup Tak Kunjung Layak: May Day 2026 dan Realitas Buruh Kita
02 Mei 2026
Ratusan Buruh di Pelalawan Peringati May Day 2026, Long March hingga Mimbar Bebas Berlangsung Tertib
01 Mei 2026
Cetak Pemimpin Muda, Pramuka Ukui Gelar Dianpinru di Bumi Perkemahan Lubuk Kembang Sari
01 Mei 2026
BBM Langka, Bupati Zukri Gerak Cepat: Minta Kuota Diselesaikan Sehari, Koperasi Desa Jadi Penyalur
30 April 2026
Kasus Ayah Cabuli Anak Gegerkan Langgam, Publik Murka dan Desak Hukuman Maksimal
30 April 2026
Dua Emas Sekaligus! Tim Voli SDN 010 Pangkalan Kerinci Tampil Perkasa di O2SN 2026
30 April 2026
Borong 5 Medali, SDN 006 Pangkalan Kerinci Ukir Prestasi Gemilang di O2SN 2026
30 April 2026
Bupati Zukri Buka Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat, Tekankan Kepastian Hukum untuk Kesejahteraan Masyarakat Adat
29 April 2026
Waspada Modus Pinjaman Fiktif, BPR Dana Amanah Tegaskan Layanan Resmi Tanpa Pungutan di Luar Ketentuan
28 April 2026
Adat yang Bergeser: Dari Simbol Kehormatan Menjadi Pertunjukan
28 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 BBM Langka, Bupati Zukri Gerak Cepat: Minta Kuota Diselesaikan Sehari, Koperasi Desa Jadi Penyalur
  • 2 Kasus Ayah Cabuli Anak Gegerkan Langgam, Publik Murka dan Desak Hukuman Maksimal
  • 3 Dua Emas Sekaligus! Tim Voli SDN 010 Pangkalan Kerinci Tampil Perkasa di O2SN 2026
  • 4 Borong 5 Medali, SDN 006 Pangkalan Kerinci Ukir Prestasi Gemilang di O2SN 2026
  • 5 Waspada Modus Pinjaman Fiktif, BPR Dana Amanah Tegaskan Layanan Resmi Tanpa Pungutan di Luar Ketentuan
  • 6 Adat yang Bergeser: Dari Simbol Kehormatan Menjadi Pertunjukan
  • 7 Realisasikan CSR, PT Arara Abadi Bangun 4 KM Jalan Aspal Tipe A

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media