Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
DLH Pelalawan Tegaskan Pencucian Sungai Tiga Desa Sudah Disepakati, Baru PT Musim Mas yang Tindak Lanjut
Pelalawan (PelalawanPos.co)– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan memastikan telah dilakukan kesepakatan antara tiga desa, yakni Desa Air Hitam, Desa Kesuma, dan Desa Lubuk Kembang Bunga, terkait pelaksanaan pencucian sungai yang menyempit akibat aktivitas perusahaan besar di wilayah tersebut.
Kesepakatan ini lahir atas permintaan langsung masyarakat dari tiga desa yang terdampak oleh penyempitan aliran sungai, akibat pembukaan lahan berskala besar untuk perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman industri (HTI) akasia serta eukaliptus.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan, Eko Novitra, M.Si, saat dikonfirmasi media pada Rabu (13/11/2025).
“Memang benar kami telah melakukan kesepakatan antara tiga desa Desa Air Hitam, Desa Kesuma, dan Desa Lubuk Kembang Bunga. Ketiga desa itu meminta agar pencucian sungai kembali, dan untuk masalah izinnya cukup dari kepala desa yang mengeluarkan SPPL (Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan) untuk pekerjaan tersebut,” ujar Eko Novitra.
Menurutnya, pekerjaan pencucian sungai ini telah disepakati sejak 11 Oktober 2025, dan secara prinsip sudah bisa dilaksanakan. Namun, hingga kini, baru Desa Air Hitam yang menindaklanjuti dengan melaksanakan kegiatan pencucian sungai tersebut.
“Untuk saat ini yang sudah melaksanakan hanya Desa Air Hitam dengan bantuan PT. Musim Mas, sementara dua perusahaan lain yaitu PT. RAPP dan PT. Arara Abadi masih belum melakukan kegiatan apapun. Pelaksanaannya bahkan sudah terlambat hampir satu bulan,” jelas Eko.
Lebih lanjut, Kadis DLH menegaskan bahwa kegiatan pencucian sungai di Desa Air Hitam dilakukan secara legal karena telah memiliki izin lingkungan berupa SPPL yang diterbitkan oleh pemerintah desa setempat.
“Itu kegiatan pencucian sungai di Desa Air Hitam dilakukan atas permintaan masyarakat dan sudah memiliki legalitas lingkungan melalui SPPL. Jadi secara aturan, kegiatan tersebut sah dan sesuai prosedur,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui DLH berharap dua perusahaan lainnya segera merealisasikan komitmen yang telah disepakati bersama, agar proses pemulihan ekosistem sungai di kawasan tiga desa tersebut dapat berjalan optimal.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan pemulihan fungsi sungai, yang diharapkan bisa mengembalikan keseimbangan ekologi dan mendukung keberlanjutan kehidupan masyarakat di sekitar kawasan terdampak.***
Lautan Manusia Sambut 1448 Hijriah, Pelalawan Ukir Tradisi Baru Bersama UAS dan Ikan Bakar 5,5 Ton
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)– Malam itu, langit Pelalawan seaka.
Gladi Akbar Sukses Digelar, Zukri-Husni Pastikan Semarak Tahun Baru Islam di Pelalawan Berjalan Meriah
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)– Semangat menyambut Tahun Baru Isl.
Mahasiswa Pelalawan Bergerak, IPMKP Desak Bupati Panggil PT SHL
Pelalawan (PelalawanPos)– Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Pelala.
Rahmat Pantun Resmi Ditunjuk Jadi Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan Tanah Putih Tanjung Melawan
ROKAN HILIR (PelalawanPos)– Langkah nyata untuk memperluas perlindu.
Sambut Tahun Baru Islam, Camat Pangkalan Kerinci Libatkan Forum RT/RW Sukseskan Semarak 1 Muharram 1448 H
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)– Pemerintah Kecamatan Pangkalan Ke.
Harapan Baru dari Tesso Nilo, Kapolda Riau Beri Nama Anak Gajah Sumatera "Nona Seroja"
Pelalawan (PelalawanPos)– Kabar menggembirakan datang dari kawasan .








