• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 22410 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 21810 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 31957 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 35443 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 37647 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Dosen Faperta UIR, Limetry Diana, Raih Gelar Doktor dari IPB dengan Riset Sawit Rakyat

Redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025 15:27:01 WIB
Cetak
Dosen Faperta UIR, Limetry Diana, Raih Gelar Doktor dari IPB dengan Riset Sawit Rakyat

Pekanbaru (PelalawanPos.co)-Universitas Islam Riau (UIR) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan akademik. Terbaru, Limetry Diana, dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian UIR, berhasil meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasi berjudul “Efisiensi Produksi dan Kesenjangan Teknologi Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Bersertifikasi ISPO dan Non-ISPO di Provinsi Riau: Pendekatan Stochastic Meta-frontier” pada Sidang Promosi Doktor di Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB), Selasa (12/8/2025).

Dalam sidang yang berlangsung khidmat tersebut, Limetry Diana memaparkan hasil penelitiannya yang mengkaji perbedaan efisiensi produksi dan kesenjangan teknologi antara perkebunan kelapa sawit rakyat yang sudah bersertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) dan yang belum ISPO dengan pendekatan analisis Stochastic Meta-frontier.

Wakil Rektor I UIR, Prof. Dr. Ir. Fathurrahman, MSc, yang juga Dekan Fakultas Pertanian, turut hadir memberikan dukungan langsung. Ia menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa keberhasilan Limetry Diana menjadi motivasi bagi dosen-dosen UIR lainnya untuk menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi. Selain Fathurrahman hadir pula Syafii Samosir, anggota DPRD Kampar yang juga ayah dari Limetry Diana.

Prof Fathurrahman, menjelaskan bahwa dalam disertasinya, Limetry Diana memaparkan posisi strategis Provinsi Riau sebagai salah satu sentra produksi kelapa sawit terbesar di Indonesia. Sektor perkebunan ini, kata Fathurrahman, telah memberikan kontribusi signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan rumah tangga petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Tanah Melayu.
“Untuk memenuhi tuntutan pasar global terhadap praktik keberlanjutan, pemerintah mewajibkan penerapan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Sertifikat ini dirancang untuk memastikan praktik produksi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kapasitas produksi, efisiensi manajerial, dan daya tawar petani dalam rantai nilai kelapa sawit nasional,” ujar Fathurrahman usai menghadiri Sidang Promosi Doktor Limetry Diana di IPB, Selasa (12/8/2025).

Namun, lanjutnya, meski sifatnya wajib, tingkat adopsi sertifikasi ISPO di kalangan petani masih rendah. Berdasarkan temuan penelitian Limetry, hingga kini baru sekitar 19 sertifikat yang diterbitkan untuk lahan seluas 9.344 hektare di Provinsi Riau. “Kondisi ini mengindikasikan adanya perbedaan perilaku produksi dan tingkat efisiensi antara petani yang bersertifikat dengan yang belum,” tambah Fathurrahman.

Di tempat terpisah, Dr. Limetry Diana menjelaskan bahwa penelitian disertasinya dilakukan di Kabupaten Siak. Daerah ini dipilih karena memiliki jumlah rumah tangga petani sawit dan kepemilikan sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) terbesar di Provinsi Riau.

"Siak merupakan wilayah strategis dalam produksi kelapa sawit. Pemilihannya memberikan gambaran yang komprehensif mengenai dampak sertifikasi ISPO terhadap kinerja produksi tandan buah segar (TBS),” kata Limetry.

Studi ini mencakup tiga desa dengan karakteristik petani dan pola kemitraan yang berbeda, yakni Desa Empoang Pandan (petani swadaya bersertifikat ISPO dan non-ISPO), Desa Keranji Guguh (petani kemitraan non-ISPO), serta Desa Mandiangin (petani kemitraan ISPO).

Hasil penelitian menunjukkan, produksi TBS petani bersertifikat ISPO dipengaruhi secara signifikan oleh penggunaan pupuk kimia, umur tanaman, serta interaksi antara luas lahan dengan umur tanaman dan antara umur tanaman dengan pupuk organik. Sebaliknya, produksi petani non-ISPO dipengaruhi oleh umur tanaman, tenaga kerja, pupuk kimia, serta interaksi antara umur tanaman dengan pupuk kimia.

Limetry juga mengungkapkan bahwa variabel sosial-ekonomi seperti usia, tingkat pendidikan, pengalaman bertani, dan jumlah tanggungan keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat inefisiensi teknis. Namun, pola pengelolaan kebun terbukti berperan dalam meningkatkan inefisiensi teknis, khususnya pada petani non-ISPO.

Berdasarkan temuan tersebut, Limetry merekomendasikan perlunya kebijakan terpadu yang tidak hanya menekankan kepatuhan terhadap sertifikasi, tetapi juga fokus pada peningkatan kapasitas teknis, akses terhadap teknologi, dan dukungan pembiayaan bagi petani. “Pelatihan khusus dalam pemupukan dan pengelolaan umur tanaman perlu diperkuat guna mendorong produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat di Provinsi Riau,” tegasnya.

Dalam menyelesaikan disertasinya, Limetry Diana dibimbing oleh tiga promotor, yakni Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, MEc, Prof. Dr. Ir. Bonar Sinaga Marulitua, MA, dan Prof. Dr. Ir. Dedi Budiman Hakim, MAEc. Sebelum mengikuti sidang terbuka, Limetry terlebih dahulu menjalani ujian tertutup pada 30 Juli 2025.
Pada Sidang Promosi Terbuka, ia diuji oleh tiga penguji, dua di antaranya adalah Prof. Dr. Ir. Harianto, MS, dari Departemen Agribisnis IPB, dan Prof. (R) Dr. Ir. Saptana, MSi, dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).***


 Editor : Ew

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Pemkab Pelalawan Matangkan Persiapan TMMD ke-129, Fokus Bangun Infrastruktur dan Perkuat Gotong Royong

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:41:44 WIB

PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos) — Pemerintah Kabupaten Pelalawan m.

Daerah

Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga, Bupati Zukri Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjangkau

Senin, 25 Mei 2026 - 19:31:07 WIB

PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co)—Ratusan masyarakat memadati Lap.

Daerah

Kapolres Pelalawan Turun ke Pesisir Sungai Kualo, Warga Curhat Soal Pencurian hingga Lampu Jalan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:32:45 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos) – Suasana hangat penuh keakraban t.

Daerah

Polres Meranti Tunjukkan Keseriusan Berantas Narkoba Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:32:39 WIB

MERANTI (PelalawanPos) – Polres Kepulauan Meranti melaksanakan pemu.

Daerah

Progres Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Polres Meranti Tuntas 80 Persen.

Ahad, 17 Mei 2026 - 18:50:59 WIB

MERANTI (PelalawanPos)– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Ta.

Daerah

Penutupan Panglong Arang Guncang Ekonomi Warga Pesisir, Bupati Meranti Minta DPR RI Turun Tangan

Senin, 18 Mei 2026 - 18:48:38 WIB

MERANTI (PelalawanPos)– Penutupan sejumlah panglong arang di Kabupa.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Pemkab Pelalawan Matangkan Persiapan TMMD ke-129, Fokus Bangun Infrastruktur dan Perkuat Gotong Royong
26 Mei 2026
Bupati Zukri Resmikan Sekolah Assisi, Siap Cetak Generasi Unggul Pelalawan
26 Mei 2026
Heboh Isu “Pocong Bersenjata” Resahkan Warga Pangkalan Kerinci, Polisi Turun Selidiki
25 Mei 2026
Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga, Bupati Zukri Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjangkau
25 Mei 2026
Donor Darah ke-75 KDD Riau Kompleks RAPP Pecahkan Semangat Kemanusiaan, Terkumpul 1.257 Kantong Darah
25 Mei 2026
Wahyu Trinanda Puteri Dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Riau 2026, Harumkan Nama Pelalawan
25 Mei 2026
Direktur BPR Dana Amanah Ellisa Susanti Raih Inspiring Woman Excellence Award 2026
24 Mei 2026
Kapolres Pelalawan Turun ke Pesisir Sungai Kualo, Warga Curhat Soal Pencurian hingga Lampu Jalan
22 Mei 2026
Harkitnas ke-118 di Pelalawan Berlangsung Khidmat, Sekda Ajak ASN Bangkit Hadapi Era Digital
21 Mei 2026
Dua Siswa SDN 006 Pangkalan Kerinci Sabet Emas O2SN, Siap Harumkan Nama Pelalawan di Tingkat Provinsi
21 Mei 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Heboh Isu “Pocong Bersenjata” Resahkan Warga Pangkalan Kerinci, Polisi Turun Selidiki
  • 2 Direktur BPR Dana Amanah Ellisa Susanti Raih Inspiring Woman Excellence Award 2026
  • 3 Harkitnas ke-118 di Pelalawan Berlangsung Khidmat, Sekda Ajak ASN Bangkit Hadapi Era Digital
  • 4 Dua Siswa SDN 006 Pangkalan Kerinci Sabet Emas O2SN, Siap Harumkan Nama Pelalawan di Tingkat Provinsi
  • 5 Dua ASN Sumatera Raih Penghargaan Nasional Kenaikan Pangkat Luar Biasa, Lurah Kerinci Timur Harumkan Nama Riau
  • 6 Bupati Zukri Murka, Jalan Rusak Parah Diduga Akibat Truk Sawit Overload
  • 7 Polres Meranti Tunjukkan Keseriusan Berantas Narkoba Lewat Pemusnahan Barang Bukti

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media