• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 31569 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 30943 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 41128 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 44571 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 47286 Kali

  • Home
  • Nasional

Catatan: Ir. H. Abdullah Rasyid, ME., Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI

Bagaimana Kita Menghadapi Pengungsi Perang Di Masa Depan

Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 13:32:47 WIB
Cetak
Bagaimana Kita Menghadapi Pengungsi Perang Di Masa Depan
Foto: Ir. H. Abdullah Rasyid, ME., Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI

Pada akhirnya – Siapapun yang jadi pemenang, ujung dari sebuah peperangan hanyalah gelombang pengungsian. Albert Camus, filsuf yang hidup di masa Perang Dunia II pernah pengatakan: siapapun mereka yang teraniaya oleh perang, harus menjadi pusat alam semesta. Dengan kata lain, terhadap pengungsi perang, kita harus melepaskan diri dari pertanyaan: siapa mereka, apa agamanya, apa ras, ideologi dan seterusnya.

Peningkatan eskalasi konflik antara Israel-Palestina dan perang yang saat ini sedang terjadi antara Iran-Israel akan menimbulkan dampak signifikan, mencakup aspek kemanusiaan, ekonomi, politik, dan geopolitik. Hampir seluruh populasi Gaza (2,3 juta orang) akan mengalami pengungsian paksa. Citra satelit menunjukkan tenda-tenda pengungsi memenuhi Rafah dan wilayah lain. Konflik kemudian meluas ke Lebanon, Suriah, dan Yaman sehingga berpotensi meningkatkan resiko perang regional (Kawasan Timur Tengah).

Sementara Negara-negara yang tidak terlibat dalam perang akan dihadapkan pada gelombang eksodus Imigran yang akan terjadi di masa depan. Termasuk Indonesia yang selama ini dikenal memiliki ikatan emosional cukup kuat dengan Palestina.

Jika konflik tidak terselesaikan, tekanan pengungsi Palestina dapat meluas ke Yordania dan Lebanon yang sudah menampung 5,7 juta pengungsi Palestina terdaftar di UNRWA. Negara-negara di luar wilayah konflik akan menghadapi peningkatan permohonan suaka untuk kemanusiaan dari penduduk korban perang.

Tantangan utama bagi Indonesia di masa depan adalah status Indonesia sebagai Negara non-penandatangan Konvensi Pengungsi yang akan memicu kritik dari komunitas internasional jika menolak pengungsi secara massal. Dilema ini juga yang dihadapi Indonesia saat menampung para pengungsi dari Rohingya. Di satu sisi pemerintah harus menjaga stabilitas domestik, di sisi lain Indonesia bukanlah tujuan utama para pengungsi.

Dengan demikian diperlukan upaya-upaya preventif dengan mengoptimalkan Kerja Sama Internasional untuk; (1) mendapatkan dukungan pendanaan dari PBB guna memperluas kapasitas penampungan sementara bagi Imigran dan (2) Mendorong negara-negara tujuan utama (AS, Kanada, Australia) untuk mempercepat relokasi pengungsi dari Indonesia.

Sebagai negara non-penandatangan Konvensi Pengungsi 1951, Indonesia tidak memiliki kewajiban hukum untuk membiayai pengungsi, sehingga dukungan pendanaan dari PBB menjadi krusial. Namun demikian, koordinasi bersama dengan UNHCR dan IOM telah diatur melalui Perpres No. 125/2016 tentang Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri. Penyusunan langkah-langkah praktis untuk dapat mengakses pendanaan PBB dalam memperluas kapasitas penampungan sementara bagi imigran dapat dilakukan melalui; Identifikasi kebutuhan dan pemetaan, serta mendesain proposal yang komprehensif.

Proposal pendanaan tersebut kemudian dapat di koordinasikan secara berkelanjutan bersama Unit Kerja PBB seperti UNHCR dan IOM yang ada di Indonesia dengan melibatkan Kantor Koordinator Residen PBB di Indonesia untuk membantu mengoordinasikan proposal dengan badan-badan PBB lainnya seperti UNICEF, sekaligus menghubungkan Indonesia dengan Lembaga donor internasional melalui Joint SDG Fund atau mekanisme lain.

Dengan memanfaatkan pengalaman kemanusiaan dan posisi diplomatik saat ini, Indonesia dapat mengakses pendanaan PBB untuk dapat mengelola potensi eksodus imigran dari Timur Tengah, sambil menjaga stabilitas domestik dan memenuhi komitmen kemanusiaan internasional. **


 Editor : RH

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam

Jumat, 11 September 2026 - 09:44:43 WIB

Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Pengukuran bersama terhadap lahan .

Nasional

Puluhan Warga dan Aparat Berjibaku Padamkan Karhutla di Kuala Kampar, Lahan Gambut Masih Berasap

Senin, 07 September 2026 - 17:29:59 WIB

KUALA KAMPAR (PelalawanPos.co) – Upaya mencegah kebakaran hutan dan.

Nasional

Aktivis Pelalawan Beri Dua Jempol untuk Komitmen PT Musim Mas di Tengah Maraknya Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 - 06:54:53 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) — Di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi.

Nasional

BEM ITP2I Desak Kapolda Riau Usut dan Tindak Tegas Pelaku Karhutla

Kamis, 03 September 2026 - 07:12:35 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi persoalan seriu.

Nasional

PT Arara Abadi Terjunkan RPK dan Alat Berat Padamkan Karhutla Kerumutan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:54:20 WIB

KERUMUTAN (Pelalawanpos) — Personel Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT Arara Abadi turut berjibaku.

Nasional

KMPKS Apresiasi Instruksi Prabowo Soal Karhutla, Minta Korporasi yang Lalai Ditindak Tegas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:18:08 WIB

PEKANBARU (PelalawanPos.co)– Kedatangan Presiden RI Prabowo Subiant.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Warga Dua Desa di Siak Berjuang Pertahankan Tanah Leluhur yang Dikuasai PTPN IV, Komisi II DPRD Siak Turun ke Lokasi
16 September 2026
Kejari Pelalawan Turun ke Jalan, Ajak Warga Bersama Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi
16 September 2026
Antrean Biosolar Mengular, Hima Persis Pelalawan Desak Pengawasan Distribusi BBM Subsidi Diperketat
16 September 2026
Huzni Kembali ke Pidsus, Kini Pimpin Seksi Pidsus Kejari Pekanbaru
15 September 2026
100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih
15 September 2026
Diduga Cabuli Anak dan Sebar Video Seksual di WhatsApp, Pelaku Dibekuk Polres Pelalawan
14 September 2026
HIPMAWAN Dukung Program Aren Pelalawan: Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Membangun Ekonomi dan Wisata Masa Depan
14 September 2026
Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
13 September 2026
Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan
11 September 2026
Jelang HUT ke-27, Pemkab Pelalawan Percepat Penyelesaian Tahap Akhir Tugu Bono
11 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih
  • 2 Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
  • 3 Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan
  • 4 Jelang HUT ke-27, Pemkab Pelalawan Percepat Penyelesaian Tahap Akhir Tugu Bono
  • 5 Bupati Zukri Gerak Cepat Atasi Banjir Pangkalan Kerinci: Jangan Tunggu Banjir Datang Baru Bergerak!
  • 6 Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam
  • 7 Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448 H, Wabup Ajak Masyarakat Perbanyak Doa

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media