• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 16458 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 15934 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 26076 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 29612 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 31488 Kali

  • Home
  • Pemerintahan

Webinar Nasional IDIK UNPAD, Kepala BNPT Tegaskan Islam Bukan Teroris dan Teroris Bukan Islam

Redaksi

Sabtu, 08 Mei 2021 15:15:46 WIB
Cetak
Webinar Nasional IDIK UNPAD, Kepala BNPT Tegaskan Islam Bukan Teroris dan Teroris Bukan Islam
Webinar Nasional IDIK UNPAD Bersama Kepala BNPT.

PELALAWANPOS.co-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar, M.H, menegaskan bahwa aksi teroris yang marak terjadi itu bukan ajaran Islam. Para pelaku teror ini menyalahgunakan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin menjadi dasar gerakan kekerasan.

“Islam itu bukan teroris dan teroris itu bukan Islam,” penegasan ini disampaikan oleh Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar, M.H pada webinar Nasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi (IDIK) UNPAD, Sabtu (7/5).

Webinar yang dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD, Dr. Dadang Rahmat Hidayat, S.Sos, SH, MSi, dengan pembicara Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar, MH, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr H Amirsyah Tambunan, MA, Prof Dr Asep Saeful Muhtadi, MA, Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, dengan moderator Dr. Pitoyo, M.IKom, Ketua Umum Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi (IDIK) UNPAD, dengan Host Dr. Zakiyuddin, S.IP, M.IKom dihadiri oleh 243 partisipan.

Acara yang diselenggrakan kerjasama IDIK UNPAD dengan Universitas Muhammadiyah Medan (UMM), Tribun Jabar.id, Medcom serta TV Harmoni, menarik perhatian para dosen komunikasi dan mahasiswa komunikasi di berbagai perguruan tinggi. Tema yang dibahas dalam webinar ini masih hangat dalam perbincangan di masyarakat baik di media massa maupun media sosial.

Menurut Boy Rafli, pada tahun 2021 ini saja tercatat ada dua aksi teroris, pertama aksi bom bunuh diri di Gereja Katederal Makasar pada 28 Maret 2021. Kedua, aksi teror yang dilakukan oleh seorang perempuan muda di Mabes Polri pada 31 Maret 2021. Berdasarkan fakta yang didapat, pelaku teror di kedua tempat tersebut terpapar paham radikalisme. Mereka ini oleh BNPT masuk dalam kategori kelompok retan.

Pemaparan paham radikal yang mengarah pada terorisme ini, jelas Boy Rafli, alumni Doktor Ilmu Komunikasi UNPAD ini, melalui proses komunikasi yang intens. Karena itu komunikasi menjadi kunci dalam pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme. Komunikasi intens itu dilakukakn dengan fasilitas media sosial.

Sebagaimana diketahui, saat ini dikenal sebagai era revoluasi media digital, dimana pengguna internet di negeri ini tercatat sebanyak 202 juta akun dan sebanyak 180 juta akun lebih pengguna media sosial. Boy Rafli menegaskan narasi-narasi negatif yang dibangun kelompok radikal dan teroris tersebar secara luas dan bebas di media sosial. Era new media ini banyak disalahgunakan oleh kelompok tertentu untuk menyebarkan paham kekerasan, radikalisme dan terorisme.

“Kita harus melawan narasi negatif itu, Mereka menang atau kita yang kalah,” ungkap Boy Rafli.

Untuk itu, Boy Rafli mengajak semua pihak untuk mengisi media baru yakni media sosial dengan narasi narasi yang posiitif. Para pakar komunikasi, cerdik cendekia, alim ulama, untuk selalu mengisi media sosial dengan tulisan maupun visual, di youtube dengan narasi yang memberi pencerahan, agar masyarakat tidak terseret dalam pemikiran sesat kaum radikal dan teroris.

Boy Rafli menjelaskan BNPT memiliki dua program yakni program deradikalisasi BPNT itu ditujukan pada para tersangka, terpidana, terdakwa pelaku teror dan narapidana serta eks narapidana teroris. Adapun untuk masyarakat agar tidak terpapar paham radikal BNPT mengembangkan program kontra radikalisasi, kontra idiologi teroris, kontra propaganda. BNPT menjalin kerjasama dengan 46 Kementerian dan Dewan Pers.

“Kami terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk menangkal ajaran sesat radikalisme dan terorisme, termasuk dengan Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi (IDIK) ini,” jelasnya.

Dr Dadang, menambahkan bahwa era media baru ini berlangsung di tengah masyarakat yang belum begitu paham tentang berbagai narasi yang disebarkan, sehingga masyarakat gampang sekali terkecoh oleh pesan bohong (hoax) atau berita palsu (fake news). Kurangnya daya kritis masyarakat terhadap pesan yang disebar di media sosial, ini akan mengarah pada gagal berkomunikasi, salah paham, gagal paham, dan paham salah, yang akan mengarah pada gagal sosial dan yang dikhawatirkan akan terjadi gagal berbangsa.

Berkaitan dengan lebeling Islam pada setiap adanya aksi teroris, Dadang mengemukakan perlunya para pakar komunikasi untuk mendudukan masalah terorisme ini dalam rana komunikasi secara intens. Hal ini dimaksudkan agar upaya pihak yang melakukan framing bahwa Islam itu teroris dapat ditepis dan tidak menjadi sebuah labeling di masyarakat yang mayoritas muslim ini.

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. Amirsyah Tambunan menegaskan bahwa MUI sudah dengan tegas melalui fatwah MUI menyatakan teroris itu haram. Islam jelas dan tegas disebutkan dalam Al Quran sebagai agama yang rahmatan lil alamin. Islam tidak mengajarkan tentang aksi teroris dan radikalisme.

Para teroris itu mengkomunikasikan kepada para calon pelaku teror dengan kata-kata jihad. Padahal kata jihad itu tidak identik dengan aksi teroris. Jihad juga tidak dapat diartikan melakukan aksi bom bunuh diri dengan tujuan menyerang orang lain, apalagi beragama lain. Pelaku aksi teror menganggap bahwa perbuatannya yang sesat itu merupakan perjuangan untuk agamanya, padahal sama sekali bukan itu ajaran Islam.

“Jihad itu maknanya perjuangan dengan sungguh-sungguh, dan tidak diartikan perang. Perlu pemaknaan yang jelas agar tidak sesat dalam memaknai kata jihad dalam Al Quran,” tegas Amirsyah.

Islam itu agama Thabat (tetap) yang mendasarkan pada aqidah, ibadat, ketentuan hukum Syariah, halal, haram, wajib, makruh. Islam juga agama yang Tawazun artinya memperhatikan keseimbangan. Setidaknya ada beberapa ayat yang menegaskan bahwa Islam datang untuk kebaikan semua umat manusia, diantaranya surah Al Baqarah 143, Saba 28, Ali Imron 110 dan An Nahl 25.

Prof Asep Saeful Muhtadi menjelaskan, paham radikal maupun teroris itu melakukan pemaknaan kata jihad sesuai dengan keinginan kelompoknya sendiri. Padahal, untuk memaknai satu ayat dalam Al Quran, itu harus dilakukan oleh orang-orang yang punya orotitas tinggi, yakni kaum alim ulama, ustad, tokoh agama.

“Hal itu agar tidak terjadi kesalahan dalam memaknai kata Jihad,” ungkap Prof Asep.

Umat Islam, menurut Prof Asep Saeful, adalah orang yang menjadi pengikut Nabi Muhammad. Karena itu perlu dipertanyakan kalau ada aksi teror dengan kekerasan yang dilakukan dengan mengaku sebagai Islam. Apakah nabi Muhammad pernah mengajarkan aksi bom bunuh diri, tentu jawabnya tidak.

Prof Asep Samu, panggilan akrab, prof Asep Saeful Muhtadi menambahkan, pemerintah juga perlu hati-hati dalam menyampaikan berita tentang aksi teroris ini, jangan sampai menimbulkan sakit hati umat Islam. Masyrakat juga perlu hati-hati dalam menyikapi pesan-pesan jihad atau ajakan perang di media sosial.

“Cermati dulu, cerna dulu, dan pahami dulu, jangan langsung dipercaya apalagi disebarkan,” kata prof Asep Samu.

Webinar yang dimulai pukul 10.00 wib, dan diagendakan berakhir pada 12.00 wib, ini karena banyaknya penanya dari para narasumber, maka sedikit berjalan molor 15 menit. Sebelum Webinar diakhiri, moderator Dr Pitoyo, M.IKom menyampaikan bahwa tindaklajut dari Webinar ini, IDIK UNPAD akan menjalin kerjasama dengan BNPT dan MUI dalam menyelenggrakan Literasi Anti radikalisme dan Anti Terorisme.

“Kami ucapkan terimakasih kepada IDIK yang memberikan pencerahan melalui acara ini, dan kami dengan senang hati menjalin kerjasama dengan IDIK,” jelas Boy Rafli mengakhiri pemaparannya.

Dr Zakiyuddin mengatakan, webinar ini sangat menarik sehingga pesertanya dapat bertahan hingga acara berakhir. Semoga setelah webinar ini IDIK UNPAD menindaklanjuti kerjasama dengan BNPT dan MUI guna menyusun program literasi antiradikalisme dan antiterorisme.***


Sumber : IDIK Unpad /  Editor : ES

Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Pemerintahan

Bupati Zukri Buka Operasi Pasar Pengendalian Inflasi, Prioritaskan Masyarakat P3KE

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:48:04 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)– Bupati Pelalawan, Zukri, secara r.

Pemerintahan

Pemkab Pelalawan Terbitkan Surat Edaran Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H/2026 M

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:27:06 WIB

PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)– Pemerintah Kabupaten Pelalawan re.

Pemerintahan

Wabup Husni Tamrin Pimpin Gotong Royong Bersama Polres Pelalawan, Wujudkan Lingkungan Bersih Sesuai Arahan Presiden

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:13:45 WIB

PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)– Wakil Bupati Pelalawan Husni Tamr.

Pemerintahan

Bupati Pelalawan Tekankan Sinergi dan Toleransi Jelang Imlek 2577 dan Ramadan 1447 H

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:19:40 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos.co) - Bupati Pelalawan Zukri menegaskan pentingnya mempe.

Pemerintahan

Wakil Bupati Pelalawan Ikuti Karya Bakti Kodim 0313/KPR di Pasar Baru Pangkalan Kerinci

Kamis, 05 Februari 2026 - 22:02:22 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)-— Wakil Bupati Pelalawan, Husni Ta.

Pemerintahan

Wabup Pelalawan Terima Silaturahmi Danrem 031/Wira Bima

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:22:33 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)— Wakil Bupati Pelalawan Husni Tamr.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Menjemput Idul Fitri: Momentum Rekonsiliasi dalam Keluarga Muslim
19 Maret 2026
Polres Pelalawan dan Baznas Ajak 150 Anak Yatim Belanja Gratis di Ramayana Pangkalan Kerinci
19 Maret 2026
Bupati Zukri Hadiri Bukber PPTK di RTH Taman Bola, Ajak Masyarakat Jaga Fasilitas Umum
18 Maret 2026
Meski Diguyur Hujan, Pendamping Siaga Salurkan Zakat Fitrah Baznas Pelalawan ke Mustahik di Pangkalan Kerinci
18 Maret 2026
Aktivis Duga Jadi Korban Penyiraman Air Keras, KMPKS Desak Perlindungan HAM dan Evaluasi Menteri HAM
18 Maret 2026
Kapolri Tinjau PLG Tesso Nilo, Tegaskan Komitmen Pulihkan 81 Ribu Hektare Habitat Gajah Sumatera
17 Maret 2026
Kebakaran Lahan di Merbau Pelalawan Berhasil Dikendalikan, Tim Gabungan Lakukan Pendinginan
17 Maret 2026
Bukber Bersama Wartawan, Bupati Zukri Ajak Pers Jadi Mitra Strategis di Tengah Tantangan Anggaran
17 Maret 2026
Iswadi Muhammad Yazid Raih Gelar Doktor ke-510 UIN Suska Riau, Teliti Konsep Mahar dalam Perspektif Wahbah Az-Zuhaili
16 Maret 2026
IKA UIR Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim, Pererat Silaturahmi Alumni di Bulan Ramadan
15 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Kapolri Tinjau PLG Tesso Nilo, Tegaskan Komitmen Pulihkan 81 Ribu Hektare Habitat Gajah Sumatera
  • 2 Di Tengah Puasa Ramadan, Bupati Zukri Datangi Rumah Warga Pulau Payung, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Keluhan
  • 3 138 Mahasiswa Riau di Jawa Ikuti Program Balik Basamo 2026, Dilepas dari Asrama Putera Riau Yogyakarta
  • 4 Komnas PA Pelalawan Kecam Aksi Main Hakim terhadap Anak, Minta Aparat Bertindak Tegas
  • 5 Bupati Pelalawan Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Tekankan Kesabaran Kunci Keberhasilan Pengamanan Idulfitri
  • 6 Bupati Zukri Buka Operasi Pasar Pengendalian Inflasi, Prioritaskan Masyarakat P3KE
  • 7 SDIT Muhammadiyah Pelalawan Buka Puasa Bersama 100 Siswa

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media