Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
DLHK Tegaskan Air Terproduksi EMP Bentu Ltd Sudah Sesuai Aturan

Langgam (PelalawanPos.co)-Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Pelalawan menegaskan, air terproduksi (air ikutan) yang dihasilkan dari produksi gas EMP Bentu Ltd sudah sesuai aturan pemerintah dan di bawah baku mutu lingkungan. Penegasan ini menjawab isu yang beredar terkait fasilitas produksi pengolahan air limbah perusahaan.
Demikian disampaikan Kepala DLHK Kabupaten Pelalawan, Eko Novitra ST MSi kepada media, Ahad, 10 September 2023.
Dikatakan Eko Novitra, setelah menerima isu yang beredar, pihaknya menurunkan petugas DLHK ke lokasi EMP Bentu pada 31 Agustus dan 1 September lalu, untuk membuktikan informasi tersebut.
"Tim Pengawas telah melakukan verifikasi lapangan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir yakni dengan memeriksa mulai dari sumur-sumur produksi kemudian dikirim ke beberapa manifold dan selanjutnya dikirim ke Seng Gas Plant (SGP)," katanya.
Dari hasil survei, sambung Eko Novitra, Tim Pengawas mengambil kesimpulan bahwa EMP Bentu Limited telah melengkapi Unit Intalasi Pengolahan Air Limbah dengan alat sparing, yang terkoneksi dengan database Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang terpantau secara real time dengan parameter pantau seperti pH, COD, NH3-N, Debit, TDS dan temperature.
"Hasilnya, semua parameter pantau memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan sesuai peraturan," ujar Eko Novitra.
Sparing adalah alat yang dipergunakan untuk mengukur kadar suatu parameter kualitas air dan debit air limbah melalui pengukuran dan pelaporan debit secara otomatia, terus menerus dan dalam jaringan sesuai diatur dalam Permen LHK No. P. 80/MENLHK/SETJEN/KUM.I/10/2019 tentang perubahan Permen LHK No. P 93/MENLHK/SETJEN/KUM.I/8/2018 tentang Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus Menerus dan Dalam Jaringan Bagi Usaha dan/atau Kegiatan.
Eko menambahkan, pipa yang terlihat pada foto yang dimuat dalam pemberitaan media bukanlah pipa siluman. Pipa tersebut adalah pipa pembuangan air limbah yang digunakan untuk membuang air limbah yang telah diolah pada Unit Intalasi Pengolahan Air Limbah menuju kanal pada bagian depan SGP sesuai dengan izin dari Pemerintah.
Tim Pengawas, sambung Eko, juga tidak menemukan adanya rembesan atau luberan dan kebocoran pada unit pengolahan limbah. Hal ini didukung oleh jumlah air limbah yang masuk sama dengan air limbah yang dibuang ke media lingkungan sesuai dengan izin yang diberikan.
"Air limbah juga tidak ada ditemukan selain dari saluran pembuangan air yang telah ditentukan dalam izin yang diberikan," ujarnya.***
Perusahaan di Wilayah Lesung dan Kerumutan Tutup Mata Atas Rusaknya Akses Jalan, HIPMAKER Sayangkan Lambatnya Tanggung Jawab Perusahaan
Kerumutan (PelalawanPos.co) - Kehadiran perusahaan-perusahaan yang be.
Kondisi Terkini Korban Hilang Tragedi di Sungai Segati, Kapolres AKBP Afrizal Asri: Korban Sudah Ditemukan Semua
Langgam (PelalawanPos.co) -Hari ini tim SAR gabungan terus melakukan .
Truk Colt Diesel Bawak Penumpang 32 Orang Terjun Ke Sungai Segati, Ini Penjelasan Pihak PT NWR
Langgam (PelalawanPos.co)-Viralnya Truk Colt Diesel yang membawa penu.
Bikin Gaduh, Lagi-Lagi Balap Motor di Perkantoran Bakti Praja Pelalawan Kembali Berujung Perkelahian
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co) - Belum lama beberapa bulan lalu .
Alami Cacat Bekas Luka Bakar, Komnas PA Pelalawan Dampingi Pengobatan Bocah 4 Tahun
Bandar Petalangan (PelalawanPos.co)-Nasib malang dialami bocah peremp.
Banjir di Sungai Kampar Pangkalan Kerinci Berangsur Surut
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co) -Banjir besar yang melanda sejuml.