PelalawanPos.co-Gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang wilayah Sumatera Barat tepatnya 17 km timur laut Pasaman Barat pada Jumat pukul 08.39 WIB.
Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa yang berlokasi di 0.15 derajat Lintang Utara, 99.98 derajat Bujur Timur pada kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami.
Namun gempa bermagnitudo 6,2 itu sampai terasa guncanganya hingga ke Provinsi Riau, tak hayal kondisi tersebut membuat masyarakat Riau terkejut.
"Ada gempa, terasa goyang-goyang di Pelalawan," ujar Yudi warga Pekanbaru kepada PelalawanPos.co.
Keterangan BMKG
Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan gempa kuat M6,2 didahului gempa M5,2 dan hanya berselang 4 menit. Diduga dipicu Sesar Besar Sumatra dengan mekanisme geser menganan (strike slip dextral). Gempa M6,2 ini jenisnya gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake yang dipicu aktivitas sesar aktif (active fault).
“Gempa kerak dangkal M6,2 ini dipicu oleh aktivitas Sesar Besar Sumatra tepatnya pada Segmen Angkola bagian selatan, diperkirakan berpotensi destruktif/kerusakan," kata Daryono di akun Twitter pribadinya, Jumat (25/2/2022).
Dalam catatan sejarah gempa di wilayah gempa M6,2 saat ini pernah dilanda gempa merusak beberapa kali seperti yang terjadi pada tahun 1822, 1892, 1926 M.7,0 dan 1971 M6,1.**
Gempa Bermagnitudo 6,2 Pasaman Barat Hingga Terasa Guncangan Ke Riau
Ikuti Terus Pelalawanpos