Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Petani Madu di Riau, Betuk Asosiasi Perternak Madu Lebah
PelalawanPos.co-Dalam rangka meningkatkan pemasaran dan produksi madu di Riau, sejumlah peternak madu yang berasal dari Riau kini telah membentuk suatu Asosiasi Peternak Lebah Riau (APLR) di Hotel Evo, Pekanbaru, Sabtu (8/1/2022).
Pembentukan APLR yang diketuai oleh Syamsultan, peternak madu dari Pangkalankerinci ini, berangkat dari rasa keprihatinan para peternak madu di Riau yang "merasa" tidak menjadi tuan di negerinya sendiri dalam soal pangsa pasar madu.
Hal ini banyaknya peternak madu dari Jawa yang masuk ke Riau, yang kemudian memasarkan ke Jawa merupakan imbas dari semua ini.
"Saat ini, harga madu menjadi anjlok karena tidak adanya pengaturan soal ini. Untuk menutupi hasil panen saja kita kesulitan, " kata Syamsultan pada media ini, Senin (10/1/2022).
Syamsultan yang memiliki ternak madu di Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan ini, bahwa pihaknya tak alergi dengan peternak madu yang berasal dari luar Riau. Namun setidaknya ada aturan atau regulasi yang mengatur soal ini, sehingga para peternak madu di Riau bisa menikmati secara nyata dari hasil madunya sendiri.
"Kita tak ada bedanya tapi jangan sampai orang luar malah menikmati hasil madu kita. Kita tak ingin menyalahkan karena kita sendiri memang tak mencegahnya. Karena itu, setelah terbentuk asosiasi ini, kita akan bahas aturannya atau regulasinya. Para peternak dari luar Riau akan kita kendalikan. Kalau mereka investasi ya akan kita catat, kalau bisa kita rangkul ya kita buat aturannya juga," paparnya.
Meski belum dikukuhkan, lanjutnya, APLR kini telah memiliki anggota sebanyak 50 orang peternak madu yang berasal dari Pekanbaru, Pelalawan, Bengkalis, Dumai dan kabupaten lainnya yang ada di Riau. Rencananya, usai dikukuhkan nanti pihaknya akan beraudiensi dengan Pemerintah untuk menetapkan aturan mainnya bagi para peternak lebah madu.
"Kita menginginkan setelah asosiasi ini dikukuhkan, harus ada nanti aturan mainnya atau regulasinya. Seperti misalnya soal penetapan harga madu yang harus dikeluarkan oleh Asosiasi sehingga ke depannya para peternak madu bisa lebih diperhatikan lagi," ujarnya.
Dia juga mengatakan pada dasarnya pembentukan asosiasi ini memiliki tiga tujuan yakni untuk mengendalikan pasar dan penguasaan pasar, penguasaan lahan yang harus diatur jaraknya sekaligus penertiban sangkar serta membatasi masuknya peternak dari luar.
"Kita harapkan dengan telah terbentuknya APLR ini nantinya akan ada dukungan soal pemasaran dan permodalan bagi kami. Sehingga para peternak madu di Riau ini dapat merasa menjadi tuan di negerinya sendiri. Dan saat ini juga para reseller yang ingin membeli madu bisa membeli langsung ke pihak Asosiasi Peternak Lebah Riau," katanya.***
Kebun Melon Ketua RT di Pangkalan Kerinci Ini Diserbu Warga: Buah Belum Matang Sudah Punya Pemilik
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co) — Siapa sangka lahan kosong ber.
PT SAU, Kembali Salurkan Program Pemberdayaan Masyarakat Disekitar Operasional Perusahan
PELALAWAN (Pelalawanpos) – PT Selaras Abadi Utama kembali merealisasikan program peningkatan ek.
Senyum Bahagia Keluarga Yunizur, Bantuan Baznas Datang di Tengah Cobaan Berat
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co) – Senyum bahagia terpancar dari.
Dorong Inklusi Keuangan di Seluruh Kecamatan Pelalawan, BRI Pangkalan Kerinci Salurkan Rekening Payroll BritAma
PELALAWAN (Pelalawanpos)– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Pangkalan Kerinc.
PT Selaras Abadi Utama Salurkan Bantuan Lintas Sektor untuk Masyarakat di Kecamatan Pelalawan
PELALAWAN (Pelalawanpos) – Komitmen perusahaan melalui program pemberdayaan masyarakat di sekit.
BRI Pangkalan Kerinci Perluas Layanan Payroll, Sasar Ribuan Tenaga Pendidik Paruh Waktu di Pelalawan
PELALAWAN (Pelalawanpos) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat kom.








