• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 20322 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 19753 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 29881 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 33380 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 35498 Kali

  • Home
  • Daerah

Mitigasi Konflik Satwa Liar Desa Tanjung Air Hitam, Ini Penjelasan KSDA Riau

Redaksi

Selasa, 02 Maret 2021 12:51:00 WIB
Cetak
PELALAWANPOS.COM-Laporan hasil mitigasi terkait merespon berita konflik satwa liar dengan manusia di Desa Tanjung Air Hitam, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau, Selasa (2/3/2021).

Dalam mitigasi dipimpin langsung Tim Balai Besar KSDA Riau bersama Kapolsek Kerumutan, Iptu Fajri SH MH dan Kepala Desa Tanjung Air Hitam, Erpan melakukan pemeriksaan lokasi TKP, dan tidak dapat melihat bekas jejak atau cakaran satwa yg dikabarkan sebelumnya adalah seekor harimau sumatera.

Dalam klarifikasi melalui WhatsApp yang disampaikan Tim BKSDA menjelaskan bahwa kronologis peristiwa terjadi pada hari Sabtu 27 Februari 2021, sekira pukul 09.00 WIB berdasarkan keterangan dari anak korban bernama Jamilus. 

Lokasi TKP merupakan kebun karet dan di sekitarnya terdapat semak belukar serta kebun masyarakat lainnya. Tempat TKP kurang lebih 500 meter dari rumah korban. Jarak lokasi TKP dari SM Kerumutan kurang lebih 18 kilometer.

Korban bernama Simi (wanita) berumur 64 tahun, bersama cucunya bernama Habibie berumur 20 tahun. Saat kejadian, korban akan mengambil perangkap ikan di kanal, sedangkan sang cucu saat yang sama sedang menderes karet.

Foto: Tim KSDA Riau bersama Polsek Kerumutan mengambil Keterangan Terkait Konflik Satwa Liar dengan Manusia.

Selanjutnya, Tim BKSDA Riau mengumpulkan keterangan langsung dari korban dan diperoleh data bahwa secara kenampakan fisik, satwa tidak ada belang, Tubuh satwa berwarna hitam, Tidak kelihatan muka dan ekor satwa tersebut.

Dan bila dilihat dari pola serangan, diduga bukan satwa harimau sumatera, 
sesuai dengan kesaksian korban yg langsung disamaika kepada kami (tim mitigasi). Informasi lanjutan, yaitu ketika saat dilakukan pemeriksaan oleh bidan desa, hanya terlihat benturan benda tumpul pada bagian mata dan pelipis korban, tidak ada bekas cakaran atau gigitan satwa.

Selain itu, dari keterangan korban yang dirasakan berupa dorongan dari belakang, lalu korban jatuh dan terlentang. Kemudian cucu korban datang membantu korban setelah beberapa saat dipanggil oleh korban. 

"Keterangan yang didapat dari cucu korban, bahwa satwa yang terlihat berwarna hitam tetapi kelihatan samar dari antara semak belukar," kata Kabid wilayah 1 KSDA Riau, Andri Hansen Siregar S.Hut.T M.Sc melalui pesan WhatsAppnya.

"Tim akan memasang kamera jebak, untuk memastikan jenis satwa yg berada di sekitar TKP," lanjutnya.

Ia juga menghimbau agar masyarakat tidak memasang jerat atau umpan di lokasi yang berpotensi menjadi wilayah jelajahnya satwa. Bila akan melakukan aktivitas, diupayakan agar tidak sendirian ke kebun atau ke hutan.**

Sumber : KSDA RIAU
Penulis : RH


Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Ratusan Buruh di Pelalawan Peringati May Day 2026, Long March hingga Mimbar Bebas Berlangsung Tertib

Jumat, 01 Mei 2026 - 18:48:17 WIB

Pelalawan (PelalawanPos)– Ratusan buruh yang tergabung dalam DPW KP.

Daerah

Turun Langsung ke Titik Api, Bupati Zukri Tegaskan Komitmen Pelalawan Tanggulangi Karhutla

Jumat, 10 April 2026 - 12:09:29 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) –Di tengah tantangan kondisi geografis lahan gambut yang rawan terbaka.

Daerah

Strategi Cerdas Pemkab Pelalawan: Pariwisata Jadi Andalan Sumber PAD Baru

Rabu, 15 April 2026 - 11:04:58 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos)– Di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Pelalawan ditun.

Daerah

Cetak Pemimpin Muda, Pramuka Ukui Gelar Dianpinru di Bumi Perkemahan Lubuk Kembang Sari

Jumat, 01 Mei 2026 - 10:55:03 WIB

Ukui (PelalawanPos)– Upaya mencetak generasi pemimpin masa depan te.

Daerah

Bupati Zukri Buka Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat, Tekankan Kepastian Hukum untuk Kesejahteraan Masyarakat Adat

Rabu, 29 April 2026 - 08:48:31 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) - Pemerintah Kabupaten Pelalawan kembali menunjukkan komitmennya dalam m.

Daerah

Waspada Modus Pinjaman Fiktif, BPR Dana Amanah Tegaskan Layanan Resmi Tanpa Pungutan di Luar Ketentuan

Selasa, 28 April 2026 - 14:28:05 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)– Di tengah meningkatnya kebutuhan .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Upah Naik, Hidup Tak Kunjung Layak: May Day 2026 dan Realitas Buruh Kita
02 Mei 2026
Ratusan Buruh di Pelalawan Peringati May Day 2026, Long March hingga Mimbar Bebas Berlangsung Tertib
01 Mei 2026
Cetak Pemimpin Muda, Pramuka Ukui Gelar Dianpinru di Bumi Perkemahan Lubuk Kembang Sari
01 Mei 2026
BBM Langka, Bupati Zukri Gerak Cepat: Minta Kuota Diselesaikan Sehari, Koperasi Desa Jadi Penyalur
30 April 2026
Kasus Ayah Cabuli Anak Gegerkan Langgam, Publik Murka dan Desak Hukuman Maksimal
30 April 2026
Dua Emas Sekaligus! Tim Voli SDN 010 Pangkalan Kerinci Tampil Perkasa di O2SN 2026
30 April 2026
Borong 5 Medali, SDN 006 Pangkalan Kerinci Ukir Prestasi Gemilang di O2SN 2026
30 April 2026
Bupati Zukri Buka Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat, Tekankan Kepastian Hukum untuk Kesejahteraan Masyarakat Adat
29 April 2026
Waspada Modus Pinjaman Fiktif, BPR Dana Amanah Tegaskan Layanan Resmi Tanpa Pungutan di Luar Ketentuan
28 April 2026
Adat yang Bergeser: Dari Simbol Kehormatan Menjadi Pertunjukan
28 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 BBM Langka, Bupati Zukri Gerak Cepat: Minta Kuota Diselesaikan Sehari, Koperasi Desa Jadi Penyalur
  • 2 Kasus Ayah Cabuli Anak Gegerkan Langgam, Publik Murka dan Desak Hukuman Maksimal
  • 3 Dua Emas Sekaligus! Tim Voli SDN 010 Pangkalan Kerinci Tampil Perkasa di O2SN 2026
  • 4 Borong 5 Medali, SDN 006 Pangkalan Kerinci Ukir Prestasi Gemilang di O2SN 2026
  • 5 Waspada Modus Pinjaman Fiktif, BPR Dana Amanah Tegaskan Layanan Resmi Tanpa Pungutan di Luar Ketentuan
  • 6 Adat yang Bergeser: Dari Simbol Kehormatan Menjadi Pertunjukan
  • 7 Realisasikan CSR, PT Arara Abadi Bangun 4 KM Jalan Aspal Tipe A

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media