• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • More
    • Religi
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Parlemen
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Religi
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 31518 Kali
Sah, KPU Riau Tetapkan Paslon Abdul Wahid - SF. Hariyanto Sebagai Gubernur Terpilih Pilkada 2024
Dibaca : 30892 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 41077 Kali
Targetkan Satu Kursi Satu Dapil, Partai Ummat Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU Pekanbaru
Dibaca : 44520 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 47226 Kali

  • Home
  • Daerah

Jaga Ekosistem, Tangkap Ikan dengan Tradisional Perlu Dilestarikan

Redaksi

Rabu, 10 Maret 2021 08:36:00 WIB
Cetak
PELALAWANPOS.COM-Kesadaran masyarakat menangkap ikan dengan cara tradisional di Sungai Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan masih perlu ditingkatkan. 

Selain merupakan tradisi sejak zaman dahulu yang patut dilestarikan, cara tersebut adalah sebagai upaya dalam menjaga ekosistem perairan, khususnya populasi ikan yang ada di dalamnya.

”Kita suport para nelayan untuk selalu menggunakan tangkap tradisonal, sebab dapat mempertahankan kelangsungan ekosistem sungai khususnya populasi ikan," kata anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan, Yusri SH.

Foto : Yusri SH saat mengakat Ikan Toman (Gabus Sungai) asli dari sumber daya alam Sungai Kerumutan.

Dikatakan Yusri, makanya tidak heran pada zaman datuk dan nenek kita dulu, ikan sangat melimpah. Hal ini berbeda dengan sekarang, sungai sudah mulai banyak diracun oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Lanjut Yusri, menjelaskan bahwa semakin sedikitnya jenis ataupun populasi ikan saat ini bukan semata-mata tergerus oleh zaman yang seakan dapat menghilangkannya begitu saja, tapi disebabkan pula oleh tindakan oknum yang tak menyadari jika hal yang dilakukannya dapat memusnahkan atau menghabiskan populasi ikan.

Foto: Nelayan Sungai Kerumutan membersihkan ikan secara tradisional.

”Sekarangkan penangkapan ikan dengan cara yang terbilang instan masih dilakukan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab, salah satu contohnya penyetruman dan pengobatan dengan racun, padahal itu nyata-nyata sudah dilarang oleh pemerintah. Ini juga sangat merugikan nelayan tradisional maupun masyarakat yang memiliki hobi seperti memancing atau menangkap ikan dengan cara tradisional lainnya,” tegasnya.

Penangkapan ikan dengan cara yang dilarang itu tentu sangat merugikan, sebab dengan sekejap waktu saja bisa mendapatkan ikan dalam jumlah yang banyak terlebih saat volume air sungai terus menurun seperti sekarang ini. Hal ini tentu akan menjadikan segala upaya pemerintah dalam menambah populasi ikan di sungai seakan percuma.

Foto: Sekretaris Desa Makteduh bersama Anggota Dewan Mengujungi Nelayan Sungai Kerumutan.

Ditambahkan mantan Sekjend KPMR- Jawa Barat bahwa fungsi pengawasan dari semua komponen masyarakat harus benar-benar maksimal, khususnya oleh pemerintah melalui dinas terkaitnya sehingga harapan kedepannya populasi ikan dapat bertahan bahkan bertambah banyak jumlahnya.

”Kita memahami, karena kemungkinan besar itu sudah menjadi mata pencaharian mereka demi menghidupi keluarganya, tapi kalau bukan kita semua maka siapa lagi yang bisa mempertahankan kelangsungan populasi ikan di negeri seiya sekat ini.  Maka dari itu, marilah bersama-sama kita menjaga ekosistem sungai khususnya ikan demi kelestariannya,” pungkasnya.

Penulis: RH


Ikuti Pelalawanpos.co


Pelalawanpos.co

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Huzni Kembali ke Pidsus, Kini Pimpin Seksi Pidsus Kejari Pekanbaru

Selasa, 15 September 2026 - 15:44:50 WIB

PEKANBARU (PelalawanPos.co)— Fusthathul Amul Huzni, S.H., kembali d.

Daerah

100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih

Selasa, 15 September 2026 - 12:51:01 WIB

Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)— Kepedulian terhadap kesehatan .

Daerah

HIPMAWAN Dukung Program Aren Pelalawan: Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Membangun Ekonomi dan Wisata Masa Depan

Senin, 14 September 2026 - 14:12:45 WIB

PELALAWAN (PelalawanPos.co) – Program pengembangan pohon aren di Ka.

Daerah

Jelang HUT ke-27, Pemkab Pelalawan Percepat Penyelesaian Tahap Akhir Tugu Bono

Jumat, 11 September 2026 - 13:51:14 WIB

PELALAWAN (Pelalawanpos) - Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui tim terpadu turun langsung ke l.

Daerah

Bupati Zukri Gerak Cepat Atasi Banjir Pangkalan Kerinci: Jangan Tunggu Banjir Datang Baru Bergerak!

Jumat, 11 September 2026 - 12:32:57 WIB

PELALAWAN (PelalawanPos.co) – Persoalan banjir di Kota Pangkalan Ke.

Daerah

JMSI Dumai Resmi Dilantik, Pesan Keras Syafriadi: Wartawan Harus Paham Kode Etik

Kamis, 10 September 2026 - 23:06:18 WIB

DUMAI (PelalawanPos.co) – Kepengurusan Jaringan Media Siber Indones.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini +INDEKS
Huzni Kembali ke Pidsus, Kini Pimpin Seksi Pidsus Kejari Pekanbaru
15 September 2026
100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih
15 September 2026
Diduga Cabuli Anak dan Sebar Video Seksual di WhatsApp, Pelaku Dibekuk Polres Pelalawan
14 September 2026
HIPMAWAN Dukung Program Aren Pelalawan: Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Membangun Ekonomi dan Wisata Masa Depan
14 September 2026
Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
13 September 2026
Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan
11 September 2026
Jelang HUT ke-27, Pemkab Pelalawan Percepat Penyelesaian Tahap Akhir Tugu Bono
11 September 2026
Bupati Zukri Gerak Cepat Atasi Banjir Pangkalan Kerinci: Jangan Tunggu Banjir Datang Baru Bergerak!
11 September 2026
Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam
11 September 2026
Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448 H, Wabup Ajak Masyarakat Perbanyak Doa
10 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
  • 2 Lima Anak Yatim Ingin Kembali Sekolah, Komnas PA Pelalawan Gandeng Baznas Wujudkan Harapan
  • 3 Bupati Zukri Gerak Cepat Atasi Banjir Pangkalan Kerinci: Jangan Tunggu Banjir Datang Baru Bergerak!
  • 4 Puluhan Tahun Tak Kunjung Tuntas, Pengukuran Lahan PT THIP Dikawal Ratusan Warga hingga Malam
  • 5 Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448 H, Wabup Ajak Masyarakat Perbanyak Doa
  • 6 JMSI Dumai Resmi Dilantik, Pesan Keras Syafriadi: Wartawan Harus Paham Kode Etik
  • 7 Kapolda Riau Turun Langsung Padamkan Karhutla di Pelalawan, 300 Jerigen Formula X-Fire Dikerahkan

PT. INSAN PERS PELALAWAN
Jl Pulau Payung Pangkalan Kerinci Kota- Pelalawan-Riau
Email: pelalawanpos@gmail.com

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

©2021 Pelalawanpos.co - All Rights Reserved By Delapan Media