Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dua Desa di Pelalawan Bersatu Tolak KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Warga: Lahan untuk Rakyat, Bukan Segelintir Orang
PELALAWAN (PelalawanPos.co)– Gelombang penolakan terhadap pelaksanaan Kerja Sama Operasional (KSO) dan Sub-KSO di Kabupaten Pelalawan kembali menguat. Kali ini, masyarakat Desa Terbangiang, Kecamatan Bandar Petalangan, bersama warga Desa Lipai Bulan, Kecamatan Kerumutan, menyatakan sikap tegas menolak seluruh praktik KSO dan Sub-KSO yang berjalan di wilayah mereka bersama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).
Pernyataan sikap bersama yang disampaikan pada Selasa (5/8/2026) itu menyebutkan bahwa pelaksanaan KSO dan Sub-KSO dinilai tidak transparan, tidak adil, tidak berpihak kepada masyarakat, serta dianggap merugikan warga dan mengabaikan aturan yang berlaku.
Dalam tuntutannya, masyarakat meminta PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) segera menghentikan sementara seluruh Surat Perintah Kerja (SPK), KSO, maupun bentuk kerja sama operasional lainnya yang diterbitkan di tingkat regional, wilayah, kebun, unit usaha hingga kantor perwakilan perusahaan.
Selain itu, warga menuntut agar seluruh kewenangan penerbitan SPK dan KSO dikembalikan sepenuhnya ke kantor pusat perusahaan dan tidak lagi diterbitkan melalui kantor perwakilan maupun pihak di tingkat daerah.
Tak hanya itu, masyarakat juga mendesak agar seluruh Sub-KSO dan KSO yang dinilai merugikan masyarakat segera dihentikan dan dikeluarkan dari wilayah mereka.
Menurut warga, pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara terbuka, mematuhi ketentuan hukum yang berlaku, mengacu pada keputusan pemerintah, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dibanding kepentingan kelompok tertentu.
"Lahan untuk rakyat, bukan untuk kepentingan segelintir!" demikian seruan yang disampaikan masyarakat kedua desa sebagai bentuk komitmen mereka dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat atas pengelolaan lahan.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan oleh perwakilan masyarakat, yakni M. Rasid selaku tokoh masyarakat Desa Terbangiang dan Anto, perwakilan warga Desa Lipai Bulan. Mereka berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian pihak perusahaan maupun pemerintah agar penyelesaian persoalan dilakukan secara terbuka, adil, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.***
Dandim 0102/Pidie: Sumur Bor TMMD Hadirkan Sumber Kehidupan Baru bagi Masyarakat
PIDIE (Pelalawanpos) – Program pembangunan sumur bor yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD.
TMMD 129 Kodim 0102/Pidie Hadirkan Ketahanan Pangan, Bangun Kandang Ayam, Kolam Lele dan Kebun Sayur
PIDIE (Pelalawanpos) – Tidak hanya membangun rumah layak huni, TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie jug.
Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Lembur Malam, Kebut Pengecoran Lantai RTLH Demi Capai Target
PIDIE (Pelalawanpos) – Semangat pengabdian tanpa mengenal waktu kembali ditunjukkan personel Sa.
Bentengi Generasi Muda dari Narkoba dan Pelanggaran Hukum, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR Gelar Penyuluhan di Pangkalan Terap
PELALAWAN (Pelalawanpos) – Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, Progra.
Perkuat Kemanunggalan TNI, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0313/KPR dan Warga Goro Perbaiki Jembatan
PELALAWAN (Pelalawanpos) - Semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebudayaan gotong royong kemba.
Rehab 5 RTLH TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Capai 80 Persen, Satgas Fokus Tuntaskan Pekerjaan Finishing
PIDIE (Pelalawanpos)– Program rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi.






.jpg)

