Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Komnas PA Dampingi Baznas Pelalawan Belanja Lebaran untuk 30 Anak Yatim
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co) – Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Pelalawan mendampingi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pelalawan dalam kegiatan penyaluran bantuan belanja Lebaran untuk 30 anak yatim, Senin (9/3/2026). Kegiatan dilaksanakan di pusat perbelanjaan Tanah Abang, Jalan Lintas Timur, Pangkalan Kerinci.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Pelalawan, KH. Karmani, S.Pd.I., S.HI, didampingi Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Kabupaten Pelalawan, Erik Suhenra, S.I.Kom, Sekretaris Mahyudi, SH, tim advokasi Chandra Yoga Adiyanto, SH, MH, serta Amri Koto.
Ketua Komnas PA Pelalawan, Erik Suhenra, menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Pelalawan yang telah menyalurkan bantuan kepada anak-anak yatim melalui program belanja Lebaran.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat, terutama bagi anak-anak yang sudah tidak memiliki sosok ayah, sehingga kehadiran pemerintah dan lembaga sosial menjadi bentuk perhatian nyata.
“Kita sangat mengapresiasi program Baznas Kabupaten Pelalawan. Zakat yang dikumpulkan dari masyarakat dikembalikan kepada yang berhak, salah satunya kepada anak-anak yatim di Pelalawan,” ungkap Erik.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan, KH. Karmani, S.Pd.I., S.HI, mengatakan bahwa kehadiran Komnas PA Pelalawan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama dalam pendampingan penyaluran bantuan kepada anak yatim.
“Ya, kita berharap Komnas PA Pelalawan dapat melihat langsung bagaimana Baznas menyalurkan hak anak-anak yatim. Ini juga bentuk kepedulian pemerintah daerah melalui Baznas agar mereka bisa merasakan kebahagiaan menjelang Idulfitri,” ujar Karmani.
Ia menjelaskan, setiap anak diberikan kesempatan untuk memilih sendiri pakaian Lebaran di pusat perbelanjaan dengan anggaran belanja sebesar Rp400 ribu per anak, ditambah uang saku Rp100 ribu.
Menurut Karmani, program belanja Lebaran untuk anak yatim ini tidak hanya dilaksanakan di satu wilayah saja, tetapi akan digelar secara bertahap di kecamatan lain di Kabupaten Pelalawan.
“Untuk kecamatan lain akan dilaksanakan pada hari dan tempat berbeda. Teknisnya diatur oleh Baznas, dan kegiata,” jelasnya.
Di sela kegiatan, suasana penuh keceriaan terlihat dari wajah anak-anak yang antusias memilih pakaian Lebaran. Tawa dan senyum mereka terdengar saat saling menunjukkan baju pilihan masing-masing.
Bagi sebagian anak yatim, momen memilih baju Lebaran sendiri menjadi pengalaman yang jarang dirasakan. Namun melalui kegiatan tersebut, mereka dapat merasakan kebahagiaan yang sama seperti anak-anak lainnya dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.
“Meski mereka sudah tidak memiliki orang tua, kita berharap mereka tetap bisa merasakan kebahagiaan dalam menyambut Idulfitri,” pungkas Karmani.***
Ratusan Buruh di Pelalawan Peringati May Day 2026, Long March hingga Mimbar Bebas Berlangsung Tertib
Pelalawan (PelalawanPos)– Ratusan buruh yang tergabung dalam DPW KP.
Turun Langsung ke Titik Api, Bupati Zukri Tegaskan Komitmen Pelalawan Tanggulangi Karhutla
PELALAWAN (Pelalawanpos) –Di tengah tantangan kondisi geografis lahan gambut yang rawan terbaka.
Strategi Cerdas Pemkab Pelalawan: Pariwisata Jadi Andalan Sumber PAD Baru
PELALAWAN (Pelalawanpos)– Di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Pelalawan ditun.
Cetak Pemimpin Muda, Pramuka Ukui Gelar Dianpinru di Bumi Perkemahan Lubuk Kembang Sari
Ukui (PelalawanPos)– Upaya mencetak generasi pemimpin masa depan te.
Bupati Zukri Buka Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat, Tekankan Kepastian Hukum untuk Kesejahteraan Masyarakat Adat
PELALAWAN (Pelalawanpos) - Pemerintah Kabupaten Pelalawan kembali menunjukkan komitmennya dalam m.
Waspada Modus Pinjaman Fiktif, BPR Dana Amanah Tegaskan Layanan Resmi Tanpa Pungutan di Luar Ketentuan
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)– Di tengah meningkatnya kebutuhan .








