Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Tujuh Mobil di Pangkalan Kerinci Rusak dalam Sepekan, Kualitas BBM di Pangkalan Kerinci Disorot
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co)-Sejumlah pemilik kendaraan di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, mengeluhkan kondisi fuel pump mobil mereka yang berlumpur dan bercampur air. Dalam kurun waktu satu pekan terakhir, sedikitnya tujuh unit mobil dilaporkan mengalami kerusakan dengan indikasi yang sama.
Kasus tersebut terungkap setelah para pemilik kendaraan membawa mobilnya ke salah satu bengkel di Pangkalan Kerinci. Dari hasil pemeriksaan mekanik, ditemukan adanya lumpur dan air di dalam fuel pump kendaraan yang menggunakan bahan bakar jenis bensin maupun pertalite.
Dalam sebuah video berdurasi 1 menit 38 detik yang beredar luas, seorang mekanik bengkel menjelaskan bahwa selama sepekan terakhir pihaknya menangani tujuh mobil dengan kasus serupa. Kendaraan tersebut terdiri dari empat unit Toyota Innova, dua unit Suzuki APV, dan satu unit Toyota Agya.
“Masalahnya ini teman-teman, lumpur yang berada di fuel pump mobil. Sudah tujuh mobil dengan kasus yang sama dalam satu minggu ini. Ini seperti campur air,” ujar mekanik tersebut sambil memperlihatkan kondisi fuel pump yang kotor dan berair.
Lebih lanjut, mekanik itu mempertanyakan kualitas bahan bakar minyak (BBM) maupun kondisi tangki penampungan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Pasalnya, mayoritas kendaraan yang mengalami kerusakan merupakan milik warga setempat.
“Kepada teman-teman dan abang-abang yang punya mobil injeksi, hati-hati ya, motor juga hati-hati. Ini bukan pertama, tapi sudah tujuh mobil mengalami kejadian seperti ini,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang pengendara mobil di Pangkalan Kerinci, Amri, menilai kejadian tersebut harus menjadi perhatian serius dan bahan evaluasi bersama.
Menurutnya, jika hanya satu kendaraan yang mengalami kerusakan masih dapat dimaklumi, namun jika sudah tujuh mobil dalam satu pekan, maka patut diduga adanya lemahnya pengawasan terhadap SPBU.
“Kita tahu harga fuel pump itu tidak murah, tentu pemilik kendaraan sangat dirugikan atas kualitas minyak tersebut. Kita harapkan ini menjadi perhatian bersama, jangan sampai masyarakat terus dirugikan. Kami juga meminta aparat penegak hukum turun dan memantau persoalan ini,” ujar Amri, Rabu (14/1/2026).***
Diduga Tak Kantongi Identitas Resmi, Oknum Jukir Paksa Pemotor Bayar Parkir di Depan Tokoh Toserba 600 Pangkalan Kerinci
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co)— Aktivitas parkir di kawasan La.
Wabup Pelalawan Bersama Kapolres Turun Langsung Padamkan Karhutla di Teluk Binjai
Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutl.
Ribuan Warga Kepung PKS PT THIP, Tuding 28 Tahun Tak Beri Manfaat: Ancam Rebut Hak Jika Tuntutan Diabaikan
Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Gelombang protes besar mengguncang.
Warga Terbangiang dan Lipai Bulan Tolak Pengelolaan Lahan 92,2 Hektare oleh KSO PT Agrinas, Minta Presiden Prabowo Kembalikan Tanah Milik Masyarakat
Pelalawan (PelalawanPos.co) – Konflik agraria kembali mencuat di Ka.
Heboh! Buaya 1,5 Meter Terjerat Pancing Tradisional Nelayan di Sungai Kualo Kerinci, Warga Diminta Waspada
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos) – Warga yang bermukim di pinggiran.
Kolaborasi lintas sektor tekan karhutla dan perlindungan satwa di Langgam
PELALAWAN (Pelalawanpos) – Upaya bersama dalam menekan angka kebakaran hutan dan lahan (karhutl.








