Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Adrian Ahmad Juanda Sebut Humas PT RAPP Gagal Menjawab Pertanyaan, Ini Tuntutan KMPKS
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)- Dalam audiensi bersama Kesatuan Mahasiswa Peduli Kebijakan Sosial (KMPKS), Mabrur Humas PT. RAPP gagal memberikan jawaban yang jelas dan ilmiah terkait dampak negatif penanaman tanaman Eucalyptus di wilayah dataran rendah.
Saat dicecar pertanyaan seputar bahaya ekologis tanaman tersebut yang dikenal menyerap air tanah secara masif, bersifat allelopati, dan mengandung zat tanin memicu dan membahayakan kepada gen hayati dan dapat menyebabkan penurunan kesuburan tanah.
"Mabrur Humas PT. RAPP hanya menjawab dengan kalimat normatif tanpa dasar data atau kajian lingkungan yang kuat," ujar Adrian Ahmad Juanda yang merupakan perwakilan KMPKS dalam forum tersebut, Jumat (1/8/2025).
Lanjut Adrian menilai ketidaktahuan Mabrur sebagai bentuk ketidakseriusan perusahaan RAPP menjaga keseimbangan ekologis dan mengabaikan potensi kerusakan lingkungan jangka panjang.
"Eucalyptus bukan tanaman asli dan terbukti mengganggu vegetasi lokal, mengancam keanekaragaman hayati, serta mempercepat degradasi lahan," ungkap Adrian menjelaskan.
“Mabrur tidak hanya gagal menjelaskan, tapi juga menunjukkan tidak adanya kajian lingkungan yang matang sebelum proyek penanaman ini dijalankan,” tambah Adrian Ahmad Juanda yang juga Ketua BEM ITP2I ini.
Dalam audiensi KMPKS dengan tegas menuntut:
1. Penghentian sementara proyek penanaman Eucalyptus di dataran rendah;
2. Audit lingkungan menyeluruh dan transparan terhadap kawasan terdampak;
3. Pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait, termasuk Mabrur, atas kebijakan yang telah diambil tanpa kajian ilmiah yang memadai.
Audiensi ini menjadi catatan penting bahwa pengambilan keputusan yang menyangkut lingkungan tidak boleh didasarkan pada kepentingan jangka pendek atau keuntungan korporasi, tetapi harus berpijak pada keberlanjutan ekosistem dan hak masyarakat lokal.***
Rokok Ilegal Masih Marak di Pelalawan, PD Hima Persis Soroti Kinerja Aparat
Pelalawan (PelalawanPos)– Pasca pengungkapan besar-besaran oleh Bea.
Diduga Kontes Waria di THM Pekanbaru Viral, PW Hima Persis Riau Kecam Keras
Pekanbaru (PelalawanPos.co)– Beredarnya sebuah video yang diduga me.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Pelalawan Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden
Pelalawan (PelalawanPos.co)– Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pe.
Pengurus APSAI Kabupaten Pelalawan Periode 2026–2031 Resmi Dilantik
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos) – Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak.
ITP Pelalawan Indonesia Gelar Pelatihan Desain Promosi Digital Berbasis Canva dan AI di Desa Padang Luas
Pelalawan (PelalawanPos)– Upaya peningkatan kapasitas masyarakat de.
EMP Bentu Limited Bersama Pemerintah Kecamatan Langgam dan Korek Tanam 1.000 Pohon
Langgam (PelalawanPos.co)- EMP Bentu Limited bersama Pemerintah Kecam.





.jpeg)


